
HAPPY READING
####
Syani yang menghilang dan tidak diketahui keberadaannya selama 3 hari membuat para sahabatnya kelimpungan mencari keberadaannya. Semua Maba dan senior yang mengenalnya bahkan juga ikut membantu, namun nihil. Syani tetap tidak ditemukan. Bahkan Rayan, Sisil dan Sabiq sampai menggunakan kekuasaan orang tua mereka demi mencari sahabat bulenya itu.
Sedangkan orang yang mereka khawatirkan saat ini sedang duduk di samping pusara sang bunda, orang yang telah melahirkannya.
Syani mengusap dan menatap batu nisan sang bunda dengan wajah yang sendu
"Bunda,, terima kasih telah melahirkan, merawat dan membesarkan Syani. Syani janji ini akan menjadi tangis Syani yang terakhir
"I love you mom, be happy up there and may God give you the most beautiful place in heaven!!" ucap Syani sambil menciumi batu nisan sang bunda.
Setelah puas dan lega menceritakan semua unek-uneknya, Syani berdiri lalu melangkah pergi meninggakan pusara dari wanita yang melahirkannya, wanita yang hidupnya menderita karna kehadirannya, wanita yang menjadi korban dari ayah kandungnya. Selama ini Syani tidak pernah mengetahui siapa ayah kandungnya dan tidak pernah membayangkan akan bertemu dengan orang yang memiliki DNA yang sama dengannya. Benar sekali, Syani bertemu dengannya. Pria brengsek yang membuatnya menjalani hidup seperti sekarang. dan mulai sekarang Syani sudah bertekat akan melakukan apapun untuk melindungi orang-orang yang berada disekitarnya terutama kekasih dan juga sahabatnya. dan ia juga berjanji pada dirinya sendiri bahwa dirinya tidak akan pernah menangis lagi, dan kalaupun ia menagis itu hanya terjadi saat-saat dirinya merasa benar-benar bahagia dan tidak akan pernah membuat orang yang dicintainya bersedih seperti yang dilakukan oleh pria itu, pria yang telah membuat seorang ibu dan putrinya hidup dalam penderitaan karna dibuang oleh keluarganya.
Flashback on...
Syani yang merasa tidak memiliki masalah atau keperluan dengan Rektor merasa heran kenapa dirinya di panggil, dirinya bahkan tak bisa menduga-duga hal apa yang akan dibicarakan oleh sang Rektor. atau jangan-jangan ini behubungan dengan putrinya?? tidak mungkin. Syani yakin seorang Rektor pasti bijak dalam menggunakan kekuasaan yang di embannya. Begitu Syani sampai di depan pintu ruangan Rektor, kemudian Syani mengetuknya dengan pelan.
Tok... tok... tok...
"Masuk!!" seru sang Rektor dari dalam. Syanipun langsung masuk setelah diperintah.
"Maaf pak,,, ada keperluan apa bapak memanggil saya??" tanya Syani dengan sopan. karna terlalu fokus dengan berbagai dugaan dikepalanya, Syani sampai tidak menyadari keberadaan orang lain di ruangan tersebut.
"Bukan saya, tapi mereka." jawab sang Rektor sambil mengarahkan tangannya pada tamunya tersebut.
Syanipun menoleh kearah yang di tunjuk, kemudian dirinya terdiam beberapa saat... "ANDA!!" jerit Syani yang kemudian langsung menutup mulutnya. ia tidak menyangka orang yang dulu di tolaknya sekarang ada disini.
__ADS_1
"Kenapa anda-"
"Bisa kita bicara diluar ?" pintanya langsung memotong perkataan Syani. karna merasa sangat tidak etis, membahas sesuatu yang rahasia di depan orang yang tidak tau apa-apa. lagi pula itu bukanlah hal yang bisa dibahas didepan orang yang tidak berkepentingan.
Sedangkan sang Rektor hanya diam memperhatikan interaksi Mahasiswinya yang dikenal sangat jenius itu dengan orang yang awalnya mengaku sebagai keluarga dari Syani. sangat mencurigakan, mungkin kata itu yang ada dipikiran sang Rektor saat melihat cara berkomunikasi mereka yang sangat kaku. apa lagi sekarang, mereka memilih keluar karna membahas sesuatu yang sepertinya sangat rahasia.
Syanipun memenuhi permintaan pria itu, ia keluar dari ruangan Rektor, kemudian dirinya menuntun mereka ke arah taman yang ada di kampusnya.
"Kita bisa bicara disini!" ucap Syani begitu ia sampai di taman. "disini aman, tidak ada cctv dan juga orang lain yang akan mendengarkan perkataan anda!" sambungnya lagi dengan nada sedikit menyindir.
"Kami datang kesini untuk mengulangi permintaan kami yang dulu,, dan kami sangat berharap kamu mau bergabung." pintanya dengan tegas. namun dalam ketegasan itu Syani melihat ada sesuatu yang tersirat dalam perkataannya. tapi Syani tidak peduli, ia tidak mau menempatkan dirinya dalam masalah karna itu akan membuat sahabatnya dalam bahaya.
"Maaf saya tidak bisa membantu anda." tolak Syani dengan cepat. kemudian berlalu pergi meninggalkan pria tersebut dalam kekecewaan.
"ISYANI NAVFEA,,,,"
Baru beberapa langkah Syani meninggalkan taman seseorang memanggil nama Syani dari belakang. Syanipun menoleh, dan empat orang pria tak dikenal mendekatinya. tiga pria asing dan satunya lagi seperti orang Indonesia, dan kemungkinan dia adalah penerjemahnya mereka.
" Yes. it's me, what's up ?"
Salah satu dari mereka yang umurnya mungkin hampir paruh baya atau lebih Syani tidak bisa memastikannya karna wajahya yang masih sangat tampan dan juga terawat langsung memeluk Syani dengan erat.
"Let me go !!!" bentak Syani sambil mendorong tubuh pria tersebut dengan kencang hingga membuatnya tersentak dan mundur beberapa langkah. Syani paling tidak suka disentuh orang tidak di kenal apalagi orang itu memeluk Syani. Syani murka dan membentaknya dengan kasar.
"Don't be afraid, we are not bad people." ucap pria yang lebih muda menimpali. kemudian ia mengajak Syani bicara secara pribadi tanpa yang lainnya.
Betapa kagetnya Syani begitu ia mengetahui siapa pria itu dan apa hubungannya Syani mereka. dan Syani tidak mempercayainya, kalau pria yang memeluk tubunya tadi adalah ayah kandungnya sendiri sedangkan pria yang ada didepannya sekarang, itu kakak kandungnya.
"Impossible !!" bantah Syani dengan cepat. ia mungkin membantah, tapi hati dan tubuhnya menahan Syani untuk tetap berada disana. Syani menggelengkan kepalanya dan terus menggelengkan kepalanya dan Syani semakin Syok begitu ia mengetahui seperti apa dirinya lahir kedunia. lahir tanpa cinta, lahir hanya karna obsesi seseorang.
__ADS_1
"Long enough daddy looking for you.." imbuh pria yang mengaku sebagai ayahnya Syani.
"NO.... YOU NOT MY DADDY !!!" teriak Syani dengan histeris. saking syok dan histerisnya, Syani sampai jatuh tak sadarkan diri.
Pria yang mengaku sebagai ayahnya dan kakaknya yang ternyata adalah Lucas Sebastian Halt dan juga putranya Kyle Sander Halt. Lucas kaget melihat putrinya pingsan dan langsung membawanya ke Hotel tempat Lucas menginap sementara. karna Lucas juga merupakan seorang dokter jadi ia merasa tidak perlu membawa Syani ke rumah sakit.
Lucas merasa bersalah pada Syani, ia tidak menyangka kalau putrinya diusir setelah kematian sang bunda. Ya, Lucas sudah mengetahui semua penderitaan Syani. karna Kyle menceritakan semuanya pada Lucas tanpa terlewatkan sedikitpun. Kyle datang ke Bandung dan menyelidiki latar belakang Rosalia Wulandari dari ia masih kecil sampai menikah dengan pria bernama Riko Arta Wijaya hingga ia mengetahui kisah pilu tentang adiknya.
"Beskytt ham fra nΓ₯ av !! ( lindungi dia mulai sekarang !! ). perintah Lucas pada putranya. Kyle pun mengguk, dirinya tak akan membiarkan Syani terluka lagi untuk kesekian kalinya, Kyle tentu pasti melindungi adiknya.
Syani kaget begitu ia sadar dari pingsan dan membuka matanya, ia bangun di tempat yang sangat asing baginya. Syani kembali mengingat apa yang didengarnya beberapa menit yang lalu.
Syani yang belum bisa menerima keberadaan ayah dan kakaknya memutuskan pergi diam-diam hingga sekarang ia berada di Bandung. kota kelahirannya dan juga tempat ibunya beristirahat.
Flashback off
Syani meninggalkan kota Bandung dengan hati yang penuh luka dan juga dendam. mulai sekarang dirinya tidak akan menerima siapapun yang berani menyakitinya. dan Syani juga bertekat pada dirinya sendiri, siapapun yang mencoba menyakitinya atau orang yang dicintainya akan mendapatkan balasan yang setimpal bahkan lebih!!!
Visual : ISYANI NAVFEA
source : google
.......
jangan lupa like β 5 β€ dan komennya ya!!
kalau bisa poinnya juga...
__ADS_1
π π π πππ