
Assalammualaikum...Reader.mohon dukungannya ya...mohon like dan komen juga...maaf kalau ada typonya.
(selamat membaca)
##
"if you win, my motorbike will be yours. but if you lose, you have to transfer to my school and become my slave .."
.....
Setelah selesai makan malam. Syani dan Adibah berkumpul diruang keluarga bersama kedua orang tua Adibah dan adiknya.
Mereka asik bersenda gurau, tanpa membandingkan mana yang anaknya dan bukan anaknya.
"Kak Syani...mau gak tinggal disini aja.Bihan pengen punya kakak.."kata Bihan merayu Syani.
"Itu. kakakmu sudah ada."ucap Syani sambil menunjuk ke arah Adibah.
"Adibah? dia gak seru..lagian dia juga pelit, Bihan minta ditunjukin PR aja Dibah gak mau." ucap Bihan spontan dan mendapat pelototan dari Adibah.
"Anjir lo..bukan gue yang pelit, tapi lo nya aja yang blo'on..."gerutu Adibah sambil melempar bantalan kursi ke arah adiknya.
"Dan....panggil gue KAKAK....biarpun jaraknya cuma 1tahun setengah, gue tetap kakak lo." bentak Adibah kesal.
"Ayah...Bihan nakal." rengek Adibah pada Ayahnya dengan manja.
"Idiihh...udah gede tapi masih manja." ejek Bihan dan membuat Adibah semakin jengkel. lalu mengejar Bihan.
Akhirnya terjadilah aksi kejar-kejaran dan saling melempar bantal antara Adibah dan Bihan. Merekapun saling tertawa dan mengejek.
Syani yang melihat kedekatan antara Adibah dan Bihan dengan cara mereka jadi iri dengan kehangatan dan keharmonisan keluarga Adibah. karna semasa ibunya masih hidupun Syani dan adiknya tidak pernah seperti ini. tanpa sengaja air matanya menetes Syanipun dengan cepat menghapusnya.
Ayah Adibah yang memperhatikan Syani sedari tadi melihat Syani menitikkan air mata. kemudian dia menghentikan mereka supaya Syani tidak larut dengan kesedihannya.
"Sudah...sudah..kalian ini sudah pada besar bukan anak-anak lagi."ujar Ayahnya dengan suara yang tinggi.
Ummi hanya tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya saat Suaminya angkat bicara. karna jarang-jarang suaminya meninggikan suara pada anak-anak mereka demi orang yang bukan darah dagingnya. karna suaminya tipikal orang yang cuek.
Adibah dan Bihan kaget mendengar suara Ayahnya, lalu menghentikan aksi kejar-kejaran mereka dengan nafas yang mulai ngos-ngosan.
"Ayah...haahhh...haahh..."panggil Adibah yang sudah ngos-ngosan. setelah stabil Adibahpun bicara lagi.
"Yah, Adibah sama Syani izin kerumah teman ya. ada tugas yang harus kami satukan." ucap Adibah berbohong.
Seorang Ayah yang sudah mengetahui sifat asli anaknya mengetahui kalau Adibah berbohong. tapi karna keberadaan Syani, Ayahnya mengijinkan.
__ADS_1
"Syani pasti bisa menjaga Adibah" batinnya.
"Ayah izinkan kalian keluar tapi jaga diri kalian baik-baik."ucap Ayahnya menginjinkan.
"Baik Ayah...."ucap Syani dan Adibah serentak dengan senyum mengembang.
Syani dan Adibah keluar dengan motor Sportnya menuju tempat yang sudah di janjikan.
****
Syani dan Adibah disambut dengan suara ejekan dari teman-temannya Nova.
"Ratu sekolah kita dulu akhirnya datang..." seru mereka mengejek
"Waahhh....si Ratu punya teman bule yang sangat cantik, gak jadi Ratu lagi dong sekarang." sahut yang lain.
"don't talk too much. the sooner we start the better." (jangan terlalu banyak bicara. lebih cepat kita mulai itu akan lebih baik.)potong Syani dengan sinis, karna sudah jenuh mendengar omongan busuk mereka.
"before the race starts, it's better to have a black and white agreement. because there are many people who cannot be trusted."
(sebelum balapan kita mulai. lebih baik ada hitam diatas putih. karena banyaknya manusia yang tidak bisa dipercaya.)
"Okay..!" jawabnya cepat. kemudian mereka meminta kertas pada salah satu penonton pria yang merupa seorang pelajar. mereka melakukan perjanjian hitam diatas putih yang disaksikan oleh penonton yang ada di arena dan juga diabadikan lewat rekaman video.
"Sure. But if there is a cheating in this race or win in a cunning way, then it means it's losing!"( Tentu. Tapi jika ada kecurangan dalam balapan ini atau menang dengan cara yang licik, maka itu berarti kalah.)tegas Syani dengan nada datar.
Syanipun yang sudah siap dengan penampilannya, kostum serba hitam dengan sepatu Drag race berwarna putih. dia menunggangi Kawasaki Ninja 250 Cc SL mono milik salah satu teman Nova, sedangkan Nova menunggangi Kawasaki Ninja 250 Cc milik kekasihnya.
"Pilihan soal motor aja udah licik, apa lagi nanti." batin Syani sambil menatap sinis kearah Nova.
Saat seseorang telah memberikan aba-aba, Syani dan Nova meluncur degan cepat. tidak ada kata kompromi di arena balapan. mereka saling susul dan meninggalkan.
satu-persatu tiang telah dilewati, mereka akan finish di tiang ke 40 / balik arah. saat di tiang ke 35 (sudah balik arah) Nova melakukan kecurangan dia mengambil sesuatu yang dibawanya dan disimpan didalam tas pinggang miliknya.
Sesaat sebelum Start dimulai Syani sudah melihat gelagat yang aneh dari Nova, dengan cepat Syani meminta ponsel Adibah yang lebih canggih dari pada ponsel miliknya yang rada jadul. karna kebetulan ponsel Adibah memakai karet gurita dibelakang ponselnya, itu akan mempermudah Syani menjalani misi jebakan pada Nova seandainya dia memang melakukan kecurangan.
Syani dengan sengaja merekam aksi balapan mereka dengan ponsel milik Adibah, tanpa sepengetahuan Nova. dia menempelkannya di kaca pelindung motor bagian depan.
Seperti perkiraan Syani. Nova melakukan kecurangan saat tiang ke 36. dia menumpahkan minyak pelumas yg dimasukannya kebotol parfum yang berukuran 100ml dan berbahan dasar plastik yang penutup botolnya mudah dibuka. sebanyak 3 botol kejalan saat dia mendahului Syani..
Saat Syani melihat tumpahan minyak pelumas, Syani mengerem mendadak sebelum dia melewati tumpahan minyak pelumas yang bisa membuatnya terjatuh dan merusak ban motor. Syani turun dari motor dengan santai dengan senyum kemenangan. Syani mengambil ponsel Adibah yang dia tempel di bagian depan kaca pelindung dan mengirim hasil rekamannya keponsel miliknya sendiri.
****
Ditempat lain dilokasi yang sama Adibah sedang harap-harap cemas dengan kondisi Syani yang belum juga sampai di garis finish. sedangkan Nova sudah sampai di garis finish 3 menit yang lalu.
__ADS_1
Nova mendekati Adibah. dia melingkarkan tangannya dibahu Adibah dengan mesra sambil mengejeknya ..
"Siap-siap lo pindah kesekolah gue buat jadi budak gue.." ucapnya dengan nada mengejek. dia meninggalkan Adibah dengan perasaan yang sangat bahagia sambil melakukan hi five dengan semua teman-temannya.
Saat Nova akan melakukan ciuman kemenangan dengan kekasihnya, Syani datang dengan senyum sumringah sambil mendekati Adibah dan memeluknya serta berbisik..."kita menang."
Adibah sangat kaget saat mendengar bisikan Syani.
"Kita menang..kok bisa?" tanya Adibah heran.
"Tunggu sebentar lagi. akan ada tontonan yang menarik." dengan licik, Syani mendekati Nova tanpa membuka helmnya sambil menyodorkan surat perjanjian yang mereka buat saat sebelum start yang disaksikan oleh semua yang ada di arena balap liar.
"so, you admit that you lost. nice, it's called sportsmanship."(jadi, kamu mengakui kalau kamu kalah. bagus, itu namanya sportif.)
"I'm not losing!"( aku tidak kalah!) teriak Syani lantang
"Hahahahahahahaaa......."Semua yang ada di arena tertawa saat mendengar teriakan Syani yang tidak terima dengan kekalahannya. terutama teman-teman Nova. mereka tertawa dengan nada cemooh dan menghina.
"Kalo kalah, ya kalah aja....'I'm not losing' segala." ledek salah satu teman Nova.
Adibah menangis. dia tidak sanggup mendengar perkataan kasar. saat Adibah ingin meninggalkan arena, dengan cepat Syani menahan tangannya.
Syani membacakan isi perjanjian mereka saat di depan star dengan lantang.
"if you win, my motorbike will be yours. but if you lose, you have to transfer to my school and become my slave .."( jika kau menang, sepeda motorku akan menjadi milikmu. tetapi jika kau kalah, kau harus pindah ke sekolahku dan menjadi budakku ..)
"do you remember with your words and our agreement when starting line?"(apa kau ingat kata-katamu dan perjanjian kita saat digaris start)Syani mengingatkan.
"of course!" jawabnya santai sambil merangkul sang kekasih dan menciumnya dengan mesra tanpa peduli dengan sekelilingnya.
Syani mengeluarkan ponsel miliknya dan membuka rekaman video saat balapan berlangsung.
Semuanya melihat hasil rekaman tersebut. dan tiba-tiba..
BRENGSEKKK....
PRAAKKK....
..........
##
Maaf banyak typo nya...
trus maaf juga kalau ada kesalah dalam keterangan tentang motor serta terjemahannya...
__ADS_1