Identitas

Identitas
Babat habis !!


__ADS_3

HAPPY READING


####


Syani meninggalkan kota Bandung dengan hati yang penuh luka dan juga dendam. mulai sekarang dirinya tidak akan menerima siapapun yang berani menyakitinya. dan Syani juga bertekat pada dirinya sendiri, siapapun yang mencoba menyakitinya atau orang yang dicintainya mereka akan mendapatkan balasan yang setimpal bahkan lebih. semakin dirinya diancam dan terancam, semakin mengerikan balasan yang akan ia berikan.


Jangan pernah membangkitkan sesuatu yang buruk dan juga mengerikan jika kalian tidak bisa menaganninya nanti.


****


Saat ini Jerman, Black/Matheo Mansion


Jack yang mengalami luka dalam saat fight terakhir yang di lakukannya beberapa bulan yang lalu bersama gadis Indonesia berwajah Eropa. gadis indonesia yang membuatnya hampir kehilangan nyawa dan harus secepatnya menerima perawatan intensif di International Hospital, yang mengakibatkan rekan serta anak buahnya teledor dan tidak mengetahui kalau setiap tindakan yang mereka lakukan terus diamati oleh seseorang sejak Jack dan yang lainnya take off dari landasan pacu pribadi milik Black hingga dokumen rahasia miliknya kembali berpindah tangan.


PRANG.... DOR.... DOR... PRAKK...


Black memecahkan semua barang-barang yang ada di sekitarnya, menendang apa saja yang dilewatinya bahkan menembak siapa saja yang berkilah dan membantah perkataannya. entah berapa banyak barang-barang yang sudah di hancurkannya dan entah berada banyak pula anak buahnya yang menjadi sasaran amukan Black hingga mereka tewas. kini ruang yang sudah bersih itu kembali berantakan. noda merah bercipratan kemana-mana dan mengalir bagai anak sungai yang membuat jalannya sendiri dari tubuh anak buah Black yang sudah tidak bernyawa.


"WICHS ... WAS SIND DEINE JOBS!!!"


( BRENGSEK.... APA SAJA PEKERJAAN KALIAN!!! ) bentak Black pada anak buahnya. bahkan Carl yang dokter pribadi sekaligus sahabatnya tidak bisa berkata apa-apa. ia tidak tau harus berdiri dipihak siapa, mereka semua juga teman-temannya.


"Mateo,, beruhige dich. Sie sind finden auch gerade heraus, wer derjenige ist, der deine Habseligkeiten im Auge hat." ( Matheo,, tenanglah. mereka juga terus mencari tau siapa orang yang mengincar barang milikmu.) seru Carl menimpali. ia berusaha menenangkan Black yang sedang kalap.


"VERDAMMT!!! VERDAMMT!!! VERDAMMT !!! " rutuk Black sambil berlalu pergi dari ruang yang sekarang dominan dengan warna merah dengan nafas tidak beraturan dan dada yang naik turun karna amarah.


Bahkan sekarang Black tidak bisa asal bertindak dan dirinya tidak boleh gegabah. semakin banyak yang tau isi dokumen itu maka akan semakin banyak pula yang mengincarnya, sulit baginya untuk bergerak. dokumen yang selalu bisa menjadi senjata andalannya hilang untuk kali kedua.


Bagaimanapun caranya dokumen itu harus didapatkan kembali. hidup matinya ada pada dokumen itu. apa pun dan siapa pun yang menghalanginya resikonya adalah kematian ( KILL HIM !!! ), karna setiap perkataan yang diucapkan oleh Black merupakan perintah yang mutlak.


"Matheo ... kannst du dein Tötungsverhalten nicht loswerden, wenn du wütend bist?


( Matheo,,, tidak bisakah kau menghilangkan tabiat membunuhmu ketika sedang marah? ) pinta Carl setelah ia melihat Black sedikit lebih tenang saat mereka hanya berdua dan berada diruangan pribadi milik Black sambil memegang gelas yang berisi minuman beralkohol.

__ADS_1


Black diam, dirinya tidak bisa menjawab permintaan Carl. karna permintaan Carl itu merupakan kesalahan yang bisa menghabisi nyawanya. jika ia tidak membunuh maka dirinya yang akan menjadi sasaran dan dibunuh, kata itulah yang selalu ditekankan pada dirinya agar dia melenyapkan siapa saja yang menghalangi jalannya.


Tap... tap... tap...


Jack berjalan tergesa-gesa dengan ekspresi wajah yang sangat panik menuju ruangan pribadi Black, tempat yang selalu di datanginya ketika sedang marah.


Ceklek....


Jack masuk keruangan Black dengan nafas sedikit memburu...


"Black ... es stellt sich heraus, dass wir schon lange unter Verdacht stehen und sie spionieren um uns herum." ( Black,, ternyata kita sudah dicurigai dari dulu. dan mereka memasang mata-mata di sekitar kita.) seru Jack langsung ketika dirinya sudah berada di dalam.


PRANGGGG...


Black yang tadi mulai tenang kembali marah. ia melempar gelas yang ada ditangannya hingga hancur berkeping-keping.


"FIND IHN !!" ( TEMUKAN DIA!! ) bentak Black yang kembali murka. dirinya tidak percaya bisa tertipu di negaranya sendiri. dimana semua orang takut padanya, dimana semua orang tidak berani berbuat jahat, jangankan berbuat jahat memandang anak buahnya saja mereka tidak berani. Black benar-benar kecolongan.


"Wir haben es verstanden, aber er hat beschlossen, sein eigenes Leben zu töten, und er ist ein weißer Asiat!!" ( kami sudah mendapatkannya, tapi dia memilih menghabisi nyawanya sendiri dan dia orang asia berkulit putih.) timpal Jack sambil menatap mata Black dengan tatapan penuh sesal.


"Ich werde sie töten!" ( aku pasti akan membunuhnya! ) gumam Black dalam hati.


****


Diwaktu yang sama, Kantor pusat BIN Jakarta.


Beberapa orang petinggi negara dan agen-agen intelijen yang kompeten melakukan meeting pertama mereka bersama wanita yang selama ini mereka incar untuk direkrut dan digabungkan sebagai anggota spesial di tim inti, anggota yang tidak terikat dengan aturan dalam organisasi, kecuali identitas mereka sendiri yang mutlak harus dirahasiakan. wanita yang sudah dua kali menolak untuk bergabung bersama mereka dengan berbagai alasan, dan entah dengan alasan apa, wanita itu akhirnya duduk bersama mereka di BIN. wanita itu tidak lain adalah Syani.


Syani yang akhirnya memutuskan bergabung bersama BIN kemudian langsung datang ke kantor pusat untuk meeting pertama mereka yang kedatangannya sudah ditunggu-tunggu oleh pria yang sudah dua kali ia tolak.


Setelah dua jam meeting mereka berakhir dengan misi pertamanya 'babat habis' dan Syanipun memutuskan pulang kerumahnya.


Syani yang tidak membawa kendaraan akhirnya memutuskan naik taksi setelah menolak tawaran dari atasannya karna malam mulai larut.

__ADS_1


****


Syani sampai dirumahnya saat jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. jam tidur para sahabatnya itu lah isi pikiran Syani. tapi kali ini dia salah, semua sahabat dan kekasihnya ada disana, membahas sesuatu yang akan mereka lakukan besok. sesuatu yang tidak terpikirkan olehnya yang mungkin akan membuatnya malu jika Syani tidak datang diwaktu yang tepat seperti sekarang.


Kedatangan Syani saat malam hari mengagetkan semua sahabat dan kekasihnya. mereka mengejar dan memeluk Syani dengan erat seakan-akan Syani akan menghilang lagi dan tidak akan pernah kembali begitupun dengan sang kekasih.


Rayan menatap Syani dengan penuh kerinduan. seolah-olah ia sudah lama tidak melihatnya.


Cukup lama mereka melepas kerinduannya hingga akhirnya Rayan menyuruh kekasihnya untuk beristirahat sedangkan Rayan sendiri memutuskan kembali ke apartemennya dengan perasaan lega.


Syani yang belum bisa memejamkan matanya kembali mengingat pertemuannya dengan pria yang merupakan ayah kandungnya. ayah yang tidak ingin ditemuinya untuk yang kedua kali. namun takdir berkata lain, Rayan tanpa sengaja melihat keberadaan Lucas yang tidak jauh dari gerbang rumah Syani saat memantau kepulangan putrinya.


"Excuse me... who are you and what are you doing here?" tanya Rayan yang curiga dengan gerak-gerik Lucas. tapi ia tidak lupa dengan kewaspadaannya saat menemui pria asing.


"What is your relationship with the owner of this house?" tanya Lucas tanpa mempedulikan pertanyaan Rayan.


Lucas yang menjawab pertanyaan Rayan dengan pertanyaan membuat Rayan semakin curiga dan menatap Lucas dengan sinis kemudian menyerang Lucas tanpa mempedulikan dirinya yang bisa berada dalam bahaya.


"Syani's Father." ucap Lucas membuat Rayan terdiam dan menghentikan serangannya.


Rayan kaget dan tidak percaya dengan pendengarannya. "Father?? Syani's father??" ulang Rauan tidak percaya.


" Have you met Syani a few days ago? "tanya Rayan.


"Yes."


Cukup lama Rayan termenung setelah mendengar perkataan Lucas yang membuatnya mengerti dan paham kenapa kekasihnya menghilang tanpa sebab.


........


Maaf buat readerku yang setia cerita kali ini sedikit garing dan maaf juga karna telat dan kelamaan update, diriku hanya manusia biasa yang tidak bisa dengan lancar mengetik.


tapi like dan komennya jangan di lewat ya.

__ADS_1


😅😅😥😥 I LOVE YOU ALL ....


__ADS_2