Identitas

Identitas
Kedatangan Matheo dan dugaannya...


__ADS_3

ASSALAMMUALAIKUM...READER.... Tolong beri dukungannya, like and komennya juga. kalau bisa di favoritin juga. maaf kalau diriku meminta banyak....馃槆馃槆


###


4 Bulan kemudian.


Syani yang telah pulih seratus persen mulai melakukan latihan fisiknya di halaman belakang rumah Benni. dan selama itu juga Syani masih lost contact dengan kakak angkatnya itu. Waktu Syani tinggal 1bulan lagi kalau apa yang di katakan Benni itu memang benar, dia akan pindah ke Jakarta.


Setiap hari sepulang sekolah Syani selalu menyempatkan diri ke toko buku kadang Perpustakaan kalau dia pulang cepat.


Dan siang ini Syani ke Gramedia untuk mencari buku kumpulan ujian kenaikan kelas 12 bersama dengan Adibah, Faiz dan Ello teman sebangku Faiz.


Ello juga sudah mengetahui Syani seperti apa sejak Syani menendangnya di kelas. sejak Saat itu Ello curiga kalau Syani tidak sepolos wajahnya dan mengikutinya, sampai dia melihat Syani berkelahi dengan pembegal.Ya, Ello juga ada disitu. dia sengaja tidak menunjukkan dirinya karna ingin membuktikan kecurigaannya terhadap Syani, dan kecurigaannya terhadap Syani itu benar, Syani tidaklah sepolos wajahnya. sejak saat itulah dia mendekati Syani dan berteman dengannya.


Tiba-tiba tanpa sengaja Syani menabrak seorang Pria Asing yang sama-sama mencari buku dengan Syani. hanya saja Pria itu berdiri di rak bagian Buku panduan Wisata Bandung.


"Sorry, are you okay?" tanyanya sambil memegang Syani yang hampir terjatuh.


DEG...


"Ini suara itu!!" batin Syani. dia langsung mengingat suara yang pernah di dengarnya dengan jelas.


"Are you okay??" tanya lagi karna belum mendapat jawaban dari Syani.


" I'm okay...thank you!!"jawab Syani dengan cepat sambil berusaha melepaskan diri dari Pria itu. "can you let me go??" tanya Syani. karna Pria Asing itu tak kunjung melepaskannya. sebenarnya hal mudah bagi Syani untuk melepaskan diri dari Pria mesum, tapi dia tidak mau orang lain melihat kemampuan beladirinya.


"Jack, let she go!" ucap seseorang yang tiba-tiba datang dari belakang Syani. kemudian pengangannya terlepas. " Was ist los mit dir?" ( apa yang salah denganmu? ) tanya Pria itu dengan berbahasa Jerman.


" Ich will ihm nur helfen." ( aku hanya ingin membantunya.) jawab pria yang di panggil Jack dengan cuek sambil mengambil buku Panduan Wisata Bandung yang berbahasa asing.


" miss. I apologize on behalf of my friend!!" (Nona. Saya minta maaf atas nama teman saya) ucap Pria yang batang itu.


"It's okay, I'm fine." jawab Syani tersenyum manis sambil memegang buku yang dicarinya. " sorry, I'll go first!" ujar Syani lalu melangkah ke arah kasir dan diikuti teman-temannya.


Saat di kasir Syani ditatap penuh Nafsu oleh penjaga kasir. karna tubuh Syani yang berisi , tidak seperti anak-anak lain yang seumuran dengannya.


"Bang. belum pernah liat cewek cantik yang berbody motok ya!" celetuk Ello sambil merangkul bahu Syani yang malah mendapat pelototan dan tedangan dari Syani.


"Abang kasirr...udah puas belum liatin temen saya,,,perut saya udah keroncongan nih bang!"sindir Faiz cuek.


Hahahaha.....Syani dan teman-temannya tertawa mendengar sindiran Faiz.

__ADS_1


Kasir yang merasa dirinya di sindir dengan cepat mengalihkan matanya ke belanjaan Syani dan teman-temannya sambil menghitunganya dengan cepat.


"Setelah ini kita makan dulu, baru pulang." ujar Syani. kemudian di angguki oleh teman-temannya.


****


Waktu Syani asik menikmati makanannya, dia melihat ke arah pintu, masuk 5 orang Pria Asing. 2 diantaranya adalah Pria yang dilihatnya saat di Gramedia tadi. kemudian,,


" Willkommen Matheo...."ucap mereka sambil mengarahkannya ke meja yang berada disebelah mejanya Syani.


Syani yang sedang memperhatikan Pria yang bernama Matheo itu di kejutkan oleh pertanyaan Adibah yang tiba-tiba.


"Syani...udah ada kontek sama abang lo?" tanya Adibah tiba-tiba.


"Belum. gue juga heran, kenapa dia tidak bisa dihubungi. padahal gue kangen sama dia." jawab Syani lesu sambil mengeluarkan ponselnya dari tas dan membuka media sosial Benni berharap dia sedang aktif disana. namun yang diharapkannya tak kunjung datang.


"Trus masalah sekolah lo gimana?" tanya Faiz sambil memakan makanannya. " gue harap lo gak jadi pergi."


"Itu maunya lo." seru Adibah.


"Emang..." jawab Faiz


"Syani lagi mikirin siapa tu!!" celetuk Ello


Syani kaget mendengar gebrakan dari meja sebelahnya saat dia akan menjawab perkataan Ello.


BRAKKK....


" Ihr Jungs k枚nnt diese Frau noch nicht finden, Was machst du w盲hrend der hier? " (Kalian tidak bisa menemukan wanita itu, Apa yang kamu lakukan selama ini?) tanyanya dengan amarah yang benar-benat memuncak.


Untung saja Restoran yang Syani datangi sedang sepi, kalau tidak mereka akan menjadi tontonan gratis.


" Entschuldigung Wir haben keine Beschreibung der Frau... Wir sind sehr schwierig, es zu suchen.... Gib uns mehr Zeit!!" ( Maaf Kami tidak memiliki deskripsi wanita itu. Kami sangat sulit untuk mencarinya. Beri kami lebih banyak waktu. ) ujarnya ketakutan.


" Kannst du nicht leise sein? Willst du hier das Spektakel sein?" ( tidak bisakah kalian diam? kalian mau menjadi tontonan disini? )


ucap temannya menengahi


"Jack. Matheo est en col猫re? J'aurais d没 茅tudier l'allemand. Je ne serai pas un muet comme maintenant.( Jack Matheo marah padamu? seharusnya dulu aku belajar bahasa Jerman. aku tidak akan menjadi bisu/pendiam seperti sekarang.) ujar pria asing yang lain berbahasa prancis.


"Pas votre entreprise. Vous devriez rester en France!"( bukan urusanmu.seharusnya kau tetap di Prancis!). jawab pria yang di panggil Matheo dengan kasar.

__ADS_1


Syani dan teman-temannya hanya melongo mendengar percakapan mereka.


"Syani,,lo ngerti mereka ngomong apa?" tanya Faiz khawatir, karna Faiz merasakan aura membunuh dari pria yang di panggil Matheo


"Gue ngerti apa yang mereka omongin semua.." jawab Syani datar tanpa ekspresi sedikitpun.


"Apa....?" tanya teman-temannya, sambil menatap Syani dengan harap, agar dia mau menceritakanya.


"RAHASIA...." jawab Syani sambil tersenyum manis tapi menyimpan rahasia besar dalam senyumannya.


"Gak asik lo..." seru mereka.


Syani yang kini tau dirinya dicari mulai khawatir pada keselamatan teman-temannya.


"Gue udah kenyang. kita pulang yuk." ajak Syani kemudian berdiri sambil mengambil tas, ponsel dan kunci motornya lalu menuju kasir.


Mereka pun mengikuti langkah Syani ke kasir dan membayar makanan mereka.


"Apa yang kau lihat dari mereka Matheo?" (masih dalam bahasa jerman).tanya Jack, sambil memperhatikan Matheo yang terus menatap anak-anak yang duduk di sebelah mereka tadi.


"Entahlah aku juga tidak tau. saat aku melihat perempuan yang bersebelahan denganku tadi, perasaanku mengatakan kalau dia mengerti semua pembicaraan kita.


"Itu tidak mungkin..." Ujar Jack tak percaya


"Aku akan mencobanya."ucap Jack sambil berdiri dan menunggu Syani yang akan melewatinya.


" Also bist du die Frau, die zum Zeitpunkt der Zeit ist?" (Jadi kau adalah wanita pada saat itu?)


DEG.....


DEG.....


DEG.....


" Meine Vermutung erwies sich als richtig!!!"


........


###


Maaf atas typo dan kesalahan dalam terjemahannya....馃槆馃槆....

__ADS_1


__ADS_2