
Susana kantor tenang serta damai karna sekarang mereka tidak lagi disibuk kan dengan proposal dan tender.
Ruangan arzan sendiri tidak tenang karna ia dan galen membahas tentang rama yang akan melakukan penyerangan terhadap markas nanti malam.
"Bagaimana ini tuan, sedangkan ia mencari pemimpin mafia yaitu bos? "Tanya galen dengan kwatir
"tenang len kau tau kan bahwa balas dendam akan berhasil jika tidak mempunyai perasaan"Jawab arzan dengan menepuk pundak galen
"Iya tuan, kalau begitu saya persiapkan sesuai rencana"Ucap galen dengan menundukkan badan
"Hmm"Jawab arzan dengan tersenyum licik dan mengarahkan jarinya tandanya menyetujui galen.
Jam makan siang yang harusnya mengisi perut tetapi tidak dengan 2 manusia ini,ia mengisi perutnya dengan rencana,lain halnya dengan alesha dan Clarisya mereka makan siang bersama serta berbincang - bincang.
Setelah 1 jam kemudian mereka kembali kekantor, saat alesha berjalan untuk menyebrang jalan tidak sengaja ia melihat restoran seafod yang ia sukai lalu ia mampir untuk membelikan makanan untuk arzan alesha, tau jika kutub es ini terlalu fokus dengan kerjannya sedangkan badannya tidak ia perhatikan.
Alesha membeli udang saos pedas serta kepiting,setelah membayarnya ia kembali kekantor untuk menyiapkan makanan ke pantry.
***
Tok tok tok
"Masuk"Ucap arzan
"Tidak bisa,tolong bantu aku"Jawab alesha karna memang tangannya penuh dengan makanan dan minuman
"shit"ucap arzan lalu melangkahkan kakinya untuk membuka pintu
Arzan melihat alesha membawa makanan,memang benar jika ia tidak bisa membuka pintu untuk masuk kedalam.
"Terima kasih"Ucap alesha lalu menaruh makanan dimeja dan menatanya
"Tunggu nona, siapa yang memintamu untuk menyiapkan makan ini, dan bagaimana kau tau aku suka itu? "Tanya arzan menghampiri alesha
"Oh begitu, aku tidak tau dari siapa -siapa hanya saja kebetulan makanan ini kesukaan ku, jadi aku beli dan tadi aku pikir kau tidak akan suka dan mau aku buang"Jawab alesha sambil tersenyum
__ADS_1
"Hmm"Ucap arzan mulai duduk dimeja untuk makan
"Ets tunggu dulu"Kata alesha menghentikan arzan mengambil nasi
"Ada apa?"Tanya arzan
"Dimana sekretaris galen?"tanya alesha
"Ya diruanganya lah"Jawab arzan dengan kesal
"tunggu dulu, biar aku panggil kita makan Sama-sama"Ucap alesha berlari ke ruangan sekretaris galen untuk memanggilnya.
2 menit sudah berlalu akhirnya alesha berhasil memnujuk galen untuk makan bersama dengan arzan dan ia, lalu ia menyuruh galen duduk dan alesha yang akan menyediakannya makanan.
"Terima kasih nona"Ucap galen
Alesha hanya tersenyum sedangkan arzan ia kesal karna ia fikir hanya berdua tapi ini bertiga, alesha tau kalau arzan marah ia tersenyum puas karna bisa mengerjai arzan.
Acara makan dikantor ceo telah usai dan sekarang sekretaris galen telah kembali ke ruangannya,sedangkan didalam ruang an arzan ob lagi membereskan makanan,setelah selesai semua alesha pamit tapi sebelum itu arzan menahan alesha ditembok sehingga wajah mereka bertatapan
"memang kau siapa ku,sehingga kau menyuruhku kita hanya berpura-pura bahkan ini baru 2 minggu"Jawab alesha dengan jantung yang berdetak kencang
Memang mereka menjalani hubungan ini sudah 2 minggu arzan sendiri ia sudah mulai menyukai alesha,sedangkan alesha sendiri ia sudah menyukai sejak pertama tetapi ia memilih tetap diam untuk masalah perasaannya.
"Apa yang menjadi milik ku tetap akan menjadi milikku camkan itu"Ucap arzan dengan penuh penekanan ia tersenyum kala mendengar detak jantung alesha
Cup, cup, cup
Arzan mencium alesha dibibir,pipi,lalu kening sebagai stempel kepemilikan nya terhadap alesha,jangan ditanya lagi yang dicium pipinya telah memerah seperti kepiting rebus dan menggigit bibir bawahnya.
"jangan pernah menggigit bibirmu itu akan membuat ku ingin menciumnya lagi"Ucap arzan lalu meletakkan jarinya dibibir alesha
Alesha hanya mengangguk kan kepalanya sedangakan arzan tersenyum dengan apa yang ia lakukan barusan.
"baiklah honey kau boleh pergi"Ucap arzan lalu berjalan menuju kursinya.
__ADS_1
Alesha langsung berlari ia kembali ke ruangannya dan ia memikirkan kembali tentang kata-kata arzan dan ciuman yang telah terjadi lagi untuk ke-2 kalinya.
"bagaimana ini,apakah pak arzan menyukai ku, atau hanya aku yang berharap untuk ini"Guman alesha
"Kamu datang untuk memberikan kenyamanan, namun lupa untuk memberikan kepastian,kamu menyembuhkan luka lamaku,apakah aku tidak bisa berharap untuk bisa hidup bersamamu"Guman alesha dengan meneteskan air matanya lalu ia memilih untuk melupakan ini sementara.
***
"apakah aku harus mengatakan kepadannya jika aku menyukainya?"Tanya arzan dalam dirinya sendiri
"Tapi Aku tidak tau bagaimana perasaanya terhadapaku, apalagi jika ia mau menerimaku sebagai suaminya"Tanya arzan lagi dan mulai memikirkan semua yang telah ia lalui bersama alesha beberapa waktu ini
"Jika aku tidak mengatakan rama pasti akan mengambil alesha dariku"ucap arzan
"apakah ini cinta,apakah aku mempunyai perasaan pada alesha tapi mengapa setelah bertahun-tahun aku bisa merasakan nya"Guman arzan
Shit Ahhh
Teriak arzan dari dalam ruangan ia memikirkan ini hampir mati setengah mati untuk menjalin hubungan dengan alesha.
***
Dimarkas lain seseorang lagi menyusun rencana untuk meyekap dan mengambil alih kelompok mafia devil's dave.
"Bagaimana? "Tanya rama pada para bodguard
"Sudah selesai semua bos"jawab laki-laki tinggi
"Baiklah saya tidak mau kali ini kita gagal lagi, sebelum itu kalian siapkan dengan benar dan jangan sampai terungkap"Ucap rama dengan tersenyum
"Baik bos"Jawab bodyguard semua dengan bersama-sama.
***
Terima kasih yang sudah dukung, jangan lupa untuk vote, sukai dan komen kalian mau visual mereka seperti apa.
__ADS_1
ππΊπΌπΊπΌπΊπΌπΊπΌπΊπΌπΊπΌπΊπΌ