
Luna ia adalah suruhan akila yang membuat tangan alesha terkena air panas.
"Waw, kau tumbuh sehat ya"Sindir arzan melihat keadaan luna yang berjalan saja tak sanggup, tubunya pun kurus tak seperti awal.
"Ambilkan kotak"perintah arzan mendekati luna yang sedang dipegang galang dan jack
"Lepaskanlah kasihan dia"Ucap arzan sontak saja galang dan jack pun langsung melepaskan nya. Tapi tetap saja tangan luna diikat.
Salah satu anak buah arzan membawa kotak besar dan memberikan nya pada arzan. Arzan tersenyum smirk dan membuka kotak tersebut dihadapan luna.
"A-a-pa y-ang k-kau l-akk-ukan?"Tanya luna dengan takut karena isi kotak tersebut banyak peralatan yang menakutkan.
"Aku akan bermain-main"jawab arzan tersenyum
"Gila"Guman galang yang hanya terdengar jack dan galen disampingnya
"Lihatlah ini pisau kesayangku hampir beberapa tahun aku tak menggunakan nya sekarang aku akan melatihnya dan mencobanya apakah ia berguna seperti dulu atau tidak"Ucap arzan menunjukan pisau kecil yang bertanda Devil's Dave
"J-jangan"Teriak luna dengan memundurkan langkahnya
"Apa kalian takut? "Tanya arzan dengan lantang kepada semua orang dan anak buahnya,arzan menunjukan pisaunya dengan menggesekanya ditanganya
"Tidak tuan"Jawab mereka serempak
"Kenapa tuan kembali seperti awal ya? "
"Inilah tuan yang kusuka"
"Akhirnya tuan kembali lagi"
"Tapi apa yang ia perbuat"
Banyak anak buah arzan berpendapat karena arzan kembali keawal saat ia memimpin devil's dave, sebagian mereka hampir menyukai sifat arzan kembali lagi tapi sebagian juga dari mereka takut karena arzan sungguh menyeramkan jika menyiksa.
"Baiklah kita akan mulai dari mana ya? "Tanya arzan dengan melihat dan merapikan rambut luna yang berantakan dengan melepaskan tali yang mengikat tanganya
"J-ja-aangan"Pinta luna dengan terbata-bata ia tak bisa lagi memundurkan langkahnya karena dibelakangnya terdapat sel
"Ohh, aku lebih menyukai dari yang kiri"Guman arzan
Arzan memegang pergelangan tangan luna dan menaruh pisau ditangannya, meletakan bagian pisau yang tajam di jari manis luna.
Sssserettttttttttttt
"Aaaakhhhhhhhhh...."Teriak luna
Jari manis pun terpotong
Arzan tersenyum smirk, tanpa menghambat perkerjaan ia langsung menghabiskan tiga jari dan tak lupa ditangan kanannya juga.
__ADS_1
Sssssretttttttttttttt
"Akkhhhhhhhh"Teriak luna dengan kesakitan
"Damm"Guman galang dengan santai tersenyum melihat pertunjukan arzan
Ssssrrrreeeeeettttttt
"Akkhhhhhhhh"
Sekarang jari manis,jari kelingking dan jari tengah luna terjatuh ditanah, dengan banyaknya darah yang tak habisnya dari pergelangan tanganya
Arzan tersenyum melihat luna yang kesakitan dan menahan sakit akan tangannya.
"Apa lagi yang kau mau? lebih baik kau bunuh aku? Kau kau"Tanya luna dengan menahan sakit
"apa yang kau lakukan tuan? "Tanya galang dengan tersenyum
Arzan mengambil ketiga jari tersebut dan melihatnya beberapa menit.
Tiba-tiba arzan memegang rahang luna,ia paksa luna untuk membuka mulutnya. Setelah terbuka lebar, arzan mengambil ketiga jari tersebut dan memasukanya ke dalam mulut luna. Seakan ia meminta luna untuk menguyahnya.
KKKKKKRIIIIIYUKKKK
KRRRRRRRIUUUIIUYUKKKK
KRRRRIIIIIIIYYYYYYYUKKKK
Semuanya yang melihat hal tersebut ingin lari dari sana,mereka seaakan tak tahan melihat hal tersebut. Sedangkan galang dan galen hanya menggelengkan kepalanya.
Arzan menarik kepala luna keatas untuk menerima semua jarinya, luna menagis ia merasa mual tapi arzan selalu memaksakan sehingga semua jari tersebut tergigit oleh luna.
"Uhukkkkk....... Uhukkkkkkkk"Jari tersebut sepertinya hampir akan memasuki kerongkongan.
Luna meneteskan air matanya, ia salah memilih lawan.
"Kau tahu, tak ada gunanya kau menagis luna"Ucap arzan melepaskan tanganya dari kepala luna
Hueekkk....
Saat luna akan memuntahkan semuanya arzan segera mengambil air yang ia persiapkan dan memasukanya semua air kedalam mulut luna, supaya ia tak memuntahkan jari yang telah ia makan.
"Bunuh saja aku"Pinta luna dengan menagis
"Tenang saja pasti sesuai keinginan mu, tapi biarkan mereka yang memutuskan"Jawab arzan menunjuk anak buah arzan dan galang, galen serta jack.
"Siallllll"Umpat luna dengan menagis
"Bereskan semuanya"Perintah arzan bangun dari posisi jongkongnya dan merapikan jasnya yang kotor karena terkena tanah.
__ADS_1
"Baik tuan"Ucap anak buah arzan
"Kau cincanglah dia, lalu berikan pada hewan kesayangan ku"Ucap arzan membisikanya pada galang.
"Tenang saja"sahut galang dengan mengedipkan matanya.
Arzan pun meninggalkan ruangan bawah tanah dan kembali ke kamarnya untuk membersihkan dirinya.
...****************...
"Apa alesha sudah tidur cla?"Tanya ibu sambil memasak karena cla bilang alesha lapar dan belum makan malam
"Iya bu"Jawab cla dengan mengambil piring dan nampan
"Biarkan ibu saja yang membawanya"Ucap ibu saat memindahkan nasi goreng ke piring
"Eh jangan bu, ibu lebih baik istirahat saja. Lagipula kami juga akan mengerjakan tugas kantor setelah membangunkan alesha nanti"Bohong cla
"Ohh, jangan terlalu malam ya nak"Lirih ibu alesha
"Siap"Sahut cla dengan memberikan hormat ia kembali kekamar dengan membawa makanan untuk alesha karena sedari tadi ia menagis dan tak mau makan apapun.
"Sha ayo makan"Ucap cla menaruh nampan dimeja dan membangunkan alesha yang masih saja menagis dengan menyembunyikan dirinya kedalam selimut.
"Aku tak makan cla"Kata alesha dengan sesegukan menagis
"Baiklah, kalau begitu biar ibu saja yang menyuapimu."Ucap cla dengan tegas
"Jangan"Pinta alesha berdiri dari tidurnya dan menyenderkan punggungnya di dinding
"Ayo makan"Cla mengambil piring dan menyuapi alesha
"K-kenapa dia melakukan itu cla... hikss..... Hikssss?"Tanya alesha dengan menagis,menerima makanan yang disodorkan cla
"Sudahlah lupankanlah"Jawab cla ia benar benar tak tau harus mengatakan apa
"Apa kau tahu maksud ku begini, kau jangan asal menyipulkan terlebih dahulu. Yakinkanlah dulu hatimu dia bener benar mencintaimu tidak"
"Maksudmu cla? "Tanya alesha dengan menghapus air matanya
"Bagaimana ya! menurutku lebih baik kau jangan menyerah dulu"Jawab cla dengan menghentikan menyuapi alesha
"Apa kau pikir aku menyerah? "Tanya alesha dengan tersenyum
cla hanya mengangguk kan kepalanya
"Aku tak menyerah cla, lihat saja nanti siapa yang menang"Ucap alesha dengan mengedipkan matanya
"Ha!"cla terkejut membuka mulutnya ia berfikir bagaimana bisa alesha tak menagis lagi seperti tadi.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...