Impian Menjadi Istri Ceo

Impian Menjadi Istri Ceo
Hal yang tiba-tiba


__ADS_3

"Mas arzan"Ucap alesha


"Apa perkerjaanmu sudah selesai? "Tanya arzan keluar dari lift dan mendekati alesha


"Sudah, tinggal tunggu hasilnya"Jawab alesha yang sebenarnya


"Terimakasih"Ucap arzan sambil membelai rambut alesha


"Untuk? "Tanya alesha dengan mengangkat alisnya


"Sudahlah lupakan"Elak arzan tersenyum


"Kenapa mas bisa ada disini?"Tanya alesha


"Ada urusan dengan para investor"Jawab arzan


"Ohhh"Kata alesha menganggukkan kepalanya,alesha tak merasa curiga apapun karna yang dikatakan arzan sama dengan yang dikatakan galen.


"Lain kali, jangan lupa makan jaga kesehatan mu dan jangan terlalu sibuk dengan perkerjaan aku bisa mengatasinya sendiri jangan lupa untuk menjaga diri kau sendiri, mengerti"Ucap arzan memperingati alesha


"Ha, bukankah ada mas yang selalu mengingatkan alesha untuk selalu makan kenapa sekarang mas arzan ngomong begitu?"Tanya alesha dengan kwatir,karna memang sejak kejadian di pantai arzan lebih ketat menjaga alesha bahkan ia menyuruh alesha makan makanan yang lebih bergizi.


"Iya tentu, tapi bukankah lebih baik jika kau mulai menjaga dirimu sendiri"Sahut arzan sambil memeluk alesha dengan erat


"Hmm"Lirih alesha


"Mas, jangan kenceng-kenceng sesak"Ucap alesha karna arzan memeluknya dengan sangat erat seperti tak ada hari esok.


"Maaf"Kata arzan melepaskan pelukanya tak lupa ia mencium kening alesha sangat lama dan mencium bibir alesha.


"Hmphhhh.....


"Satu hal yang pasti sha, aku akan selalu mencintaimu"Ucap arzan dengan yakin

__ADS_1


"Jaga dirimu ya, aku pergi dulu"sambung arzan mencium kening alesha kembali dan juga memeluknya lalu ia pergi


"Kenapa aneh sekali"Guman alesha


"sha"sapa cla saat akan keluar dari lif


"cla apa kau tau,tuan arzan datang ke sini? "Tanya alesha


"mm,tidaklah"Jawab cla menunjukan sifat yang aneh


"kau yakin?"Tanya alesha memastikan


"Sudahlah, sha lebih baik kau keatas dulu ibu mencarimu"Kata cla sambil menarik tangan alesha dan membawanya kedalam lif


...****************...


"Bu, kata cla kau mencariku? "Tanya alesha menaruh tasnya disofa


"Tidak ada,sudah selesai lebih baik kau membersihkan dirimu dan makan"Jawab ibu alesha


Cla dan ibu sedang dilantai bawah, cla membantu ibu alesha merawat tumbuhanya, sedangkan alesha ia sedang membersihkan dkrinya.


"Ibu aku selesai"Ucap alesha menuruni tangga dengan muka yang lebih fresh


"makanlah dulu, ibu mau membaca buku ya"Sahut ibu memberikan makanan kepada alesha, memang akhir akhir ini sejak alesha kerja ibu alesha sering sekali membaca buku buku,terkadang tentang bisnis, masakan maupun lainya. Alesha tak melarang sekalipun karna itu juga tak mengganggu kesehatan ibunya.


"Jangan terlalu malam ya bu"Ucap alesha sambil makan, ibu hanya mengangguk kan kepalanya dan pergi kekamarnya.


"sha bagaimana kau dengan tuan arzan?"Tanya cla sambil duduk dipinggir sofa berdempetan dengan alesha


"Sudah lebih baik sih malahan"Jawab alesha menguyah makananya dan menikmati menonton film


"Hmm, begitu ya ok deh semoga semuanya baik-baik saja ya"kata cla menganggukkan kepalanya

__ADS_1


"Maksudmu? "Tanya alesha menolehkan kepalanya


"Tak ada, aku kan hanya mendoakanmu"Jawab cla sambil tersenyum dan memeluk alesha dari samping.


"Ngomong ngomong cla, kapan kau akan berkencan aku kasihan padamu karna kau selalu merawat ibuku sedangkan aku pergi bersenang-senang? "Tanya alesha menolehkan kepalanya


"Tidak tau, aku hanya tak ingin saat ini"Jawab cla mengerucutkan bibirnya


"Bagaimana jika tuan galen, dia baik hati loh cla tak seperti yang aku fikirkan dulu saat pertama masuk kantor? "Tawar alesha menaikkan alisnya


"Tidak jangan itu, apa tak ada yang lain aku tak ingin bersama seseorang yang seperti dia, seseorang yang ganteng ,sosok idol kpop gitu kek park jisung? "Pinta cla mengembangkan senyum


"Kau gila ya, kau menginginkan park jisung dikehidupan ini? "Tanya alesha dengan menatap tak percaya


"Memangnya apa salahnya, orang lagian dia itu ya ganteng, lucu,imut lagi"Jawab cla dengan enteng


"Aishh aku rasa otakmu ini keseringan halu deh cla, jangan banyak berhalu tinggi-tinggi kalau nanti akhirnya sama tuan galen"Sindir alesha sambil melarikan diri ke dapur sebelum cla berteriak karna ia meledeknya


"Alesshaaaaaaa"Teriak cla dengan menghentak kan kakinya


"Hahahh"tawa alesha sambil menggelengkan kepalanya ia tak heran lagi dengan cla, karna setiap alesha akan meledeknya cla pasti akan tak terima,ini bahkan sudah menjadi kebiasaan alesha dan ibunya saat tinggal bersama cla selama berbulan-bulan ini. .


"Sha jangan menggoda cla"sela ibu alesha dari kamar karna jarak antar dan kapar ibu hampir berdekatan.


"aku tak menggodanya ibu, hanya saja memberi peringatan tentang halunya"Elak alesha dengan keras agar cla juga mendengar.


"Sudahlah kalian jangan bertengkar saja, seperti anak kecil saja ibu mau tidur"Ucap ibu keluar dari kamar untuk memperingati alesha dan cla, dan ia kembali lagi kekamar.


"mmphh"Tawa alesha seketika cla menutup mulut alesha dengan tanganya


"Hahahha"Tawa cla menggelengkan kepalanya


"Hmm, baiklah"Kata alesha langsung memeluk alesha, entah apa yang mereka lakukan hingga paham bahasa tubuh sendiri sepertinya otak mereka sefrekuensi.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2