Impian Menjadi Istri Ceo

Impian Menjadi Istri Ceo
Ini hanya hukuman


__ADS_3

Hembusan angin malam yang sejuk tidak membuat pembicaraan seseorang selesai, mungkin ia terlalu terhayut dalam apa yang dibicarakan.


"Jadi kamu nggak punya orang tua cla? "Tanya alesha dengan raut muka yang terkejut


"Iya, tapi apapun itu aku terima apa yang ditakdirkan mungkin inilah jalan hidupku"Jawab cla dengan tersenyum kecut


"Sudahlah cla, yang pentingkan ada ibu aku disini dan kamu juga boleh tetep tinggal disini kita sama-sama"Kata alesha dengan memeluk cla


"Terimakasih ya sha, kamu dan ibu selalu ada buat aku dan kamu juga seperti kakakku"Ujar cla dengan menagis dan membalas pelukan alesha


"Sama-sama kita kan sekarang saudara"Sahut alesha dengan melepaskan pelukan dan menghapus air mata cla


"Iya"Kata cla dengan terharu


"Yasudah tidur cla, udah malam besok kan kita ada klien penting"Ucap alesha dengan malas karna ia pasti akan sibuk


"Iya ya, tapi kamu gimana dengan pak arzan sha?"Tanya cla dengan takut


"aku pun tak tahu, aku cuma menjalani apa yang ditakdirkan oleh yang diatas saja cla, jikapun memang bukan jodoh yasudah mau gimana lagi"Jawab alesha dengan tersenyum


"tapi sha aku yakin jika kalian itu cocok dan berjodoh apalagi dengan semua yang terjadi dalam beberapa bulan ini dan pastinya mungkin pak arzan juga punya perasaan"Ucap cla dengan tidak membuat alesha kwatir


"Mungkin"Ujar alesha dengan membaringkan dirinya dan menarik cla untuk tidur.


...****************...


Suasana hutan yang menyeramkan tidak membuat penghuni tersebut terganggu dan juga merasa takut karna mereka terbiasa.


1. Ia akan merasa cemburu jika wanita tersebut bersama orang lain


2. Takut kehilangan


3. Kwatir jika seseorang tersebut terluka


4. Ingin selalu melindungi


5. Menjalani dengan serius


6. Ingin selalu diperhatikan

__ADS_1


7. Wanita tersebut memasak untukmu


Ya, arzan sedang mengoogle ciri-ciri seseorang yang sedang jatuh cinta untuk meyakinkan perasaanya terhadap alesha saat ini.


"Dari search diatas enam dari ini pernah ku alami"


"Itu bearti aku benar-benar jatuh cinta lagi"ucap arzan dengan tidak percaya


Karna memang dahulu hatinya telah tertutup dengan cinta pertama nya, dan memaksakan perasaan dan ego nya untuk tidak jatuh cinta lagi, dan saat ini arzan bisa merasakan jika jatuh cinta terhadap alesha itu indah dan tidak seperti dahulu.


Akhirnya arzan memantapkan niatnya untuk membicarakan ini semua kepada alesha, karna ia tidak mau kehilangan lagi untuk kedua kalinya.


...****************...


Sekarang dan saat ini adalah hari yang menyusahkan untuk alesha karna udah pagi-pagi ia harus bolak balik ke lantai bawah dan naik lagi ke lantai atas itupun karna galen sedang sibuk mewakili meeting lainya di restoran sedangkan ia bersama arzan di kantor.


Iapun juga harus mondar-mandir mengambil revisi file untuk digunakan dalam meeting investor dan waktunya pun tinggal sedikit karna perubahan jam yang dilakukan investor tersebut.


"Kenapa lama sekali alesha?"Tanya arzan dengan mengetukkan bulpennya ke meja


"Lebih baik aku susul pasti ia kesusahan membawa berkas yang banyak"Guman arzan dengan meletakkan bulpen dan keluar dari ruangan


Alesha sekarang membawa tumpukan berkas yang banyak, sampai-sampai menutupi pandangan matanya dan tidak menyadari saat ia akan menaiki lif dan bertabrakan dengan manajer HRD yang baru.


"Ahhhhh"Teriak alesha dengan frustasi karna berkas-berkas tersebut berantakan hingga lembaran-lembaran yang ada didalamnya beterbangan


"Maaf nona"Ucap pria tersebut dengan tersenyum


"Tidak apa-apa"Jawab alesha dengan menundukan badanya untuk mengambil berkas yang berantakan


Pria tersebut pun membantu alesha mengambil berkas yang berjatuhan,hingga tidak sengaja menyentuh tangan alesha dan sayangnya lif pun terbuka menampakan sosok arzan yang penuh amarah.


Seketika arzan melangkahkan kakinya dan menghampiri alesha dan pria tersebut hingga menyadarkan mereka berdua dan pria tersebut pun berdiri dan hanya menundukkan kepala,sedangkan alesha berdiri dengan ketakutan dan menyalurkan rasa takutnya terhadap berkas yang sebagian ia pegang.


"Nona alesha ikut saya sekarang"Ucap arzan dengan menarik tangan alesha dan membawanya menaiki lif untuk menuju ke ruanganya dan tanpa mempedulikan manajer Hrd tersebut


Arzan membawa alesha memasuki ruanganya dengan mecengkram lengan alesha lalu menutup pintu dan mengunci pintu secara otomatis


"Tuan, tidak ada yang terjadi antara saya dan manajer"Kata alesha dengan takut

__ADS_1


Sedangkan arzan menarik lengan alesha dan mendekatnya ditembok.


"Apa kau tahu apa yang aku fikirkan? "Tanya arzan marah


"A, aaku tahu dari matamu"Jawab alesha takut karna melihat mata arzan yang menampakan amarah serta cemburu


"Kau salah paham denganku"Elak alesha dengan mencoba menenangkan arzan


"maka tataplah mata ku sekarang nona alesha,dan lihatlah apa yang aku fikirkan"


"Eh.....


Namun tiba-tiba arzan mencium alesha dengan cara yang lembut dan menaruh tanganya di pinggang alesha, alesha berusaha untuk menolak dengan memukul dada arzan namun sayangnya tenaganya tak sebanding.


"Berhenti, aku tak ingin mendengarnya"


Arzan merapikan rambut alesha yang berantakan dengan tanganya, dan memberikan sentuhan pada wajah alesha sehingga alesha menutup matanya dan arzan tersenyum


Lalu arzan berpindah memegang dagu alesha dan berakhir pada bibir alesha dan mengusapnya dengan jarinya.


"Ini hanya hukuman"Lirih arzan tersenyum dan amarahnya pun sepertinya menghilang


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


maaf ya author baru bisa update


karna lagi ada masalah


dan sekarang baru bisa update


...****************...


...🌺🌺🌺...


...🌼🌼🌼...


...🌸🌸🌸...


...💐💐💐...

__ADS_1


...🏵🏵🏵...


__ADS_2