Impian Menjadi Istri Ceo

Impian Menjadi Istri Ceo
Takjub


__ADS_3

Setelah merebahkan tubuh alesha diranjang,kemudian arzan menyelimutinya. Ia kemudian keluar dari kamar itu menuju ke lantai tiga dengan menggunakan lift.


Ting!!! Pintu lif terbuka


Lalu arzan mulai berjalan dan berbelok kearah kanan dengan memasuki sebuah kamar yang berdominasi bewarna hitam, bahkan semuanya hampir bewarna hitam.


Arzan kemudian membersihkan diri dikamar mandi, setelah itu menuju ke walk in closet dengan berganti piyama tidur dan membaringkan tubuhnya diranjang.


Matanya menatap menerawang langit-langit kamar, ia masih memikirkan tentang apa yang dilakukan alesha padanya.


Akhirnya arzan memutuskan untuk berterimakasih telah menolongnya besok, dan sekarang ia merasa lelah dan segera tidur.


...****************...


Alesha membuka matanya, ia menggeliat merengangkan otot-ototnya yang kaku lalu alesha pun terduduk saat menyandari dimana ia berada. ia edarkan padangannya keseluruhan ruangan,coraknya yang berharum maskulin mengingatkan alesha tentang apa yang terjadi kemarin malam.


Wajahnya bersemu merah, karna mengingat perkataan arzan yang tidak mau menyetubuinya sebelum menjadi istrinya lalu alesha kembali mengingat saat ia mencium arzan dengan liar ia menelan ludah.


"Apa yang harus aku lakukan, kenapa kau bisa seperti itu sha bodoh"ucap alesha dengan memijat pelipisnya


"Bagaimana aku bisa menghadapi mas arzan jika begini? "kata alesha dengan memenjamkan matanya


Dreettt!!!!


Hp alesha berbunyi disebelah laci, ia mengambilnya dan melihat clarisya yang menelepon nya bahkan ia sendiri lupa untuk mengabari ibunya serta cla.


"Dimana?"Tanya cla dengan kesal


"Maaf cla"Ucap alesha dengan mengigit bibirnya


"Kau gila sha, ibumu sungguh kwatir kau tidak pulang semalaman dan tidak memberikan kabar"Teriak cla disebrang telepon

__ADS_1


"Maaf, nanti aku pasti pulang dan memberitahukan ibu cla"ucap alesha kepada Clarisya dan alesha mendengar suara ketukan


Tok, Tok


"cla nanti aku kabari ya"Kata alesha langsung mematikan telphonya tanpa mendengarkan cla terlebih dahulu sebelum mematikan hpnya


"masuk"ucap alesha dengan gelisah


"maaf nona, ini saya bawakan baju ganti serta handuk untuk nona membersihkan diri"ucap maid tersebut menaruhnya di samping ranjang


"Terimakasih"Ucap alesha dengan tersenyum dan sedikit lega


Lalu maid tersebut pun keluar dan alesha melihat jam masih menunjukkan pukul lima pagi, ia langsung membersihkan diri dan berlari menuju ke kamar mandi.


...****************...


Dilain waktu


Cla pun hanya bisa menghembus kan nafasnya karna alesha mematikan telepon secara sepihak, dan ia langsung menuju kedapur untuk memberitukan ibunya alesha.


"Terimakasih ya nak, kalau begitu ibu mau bikin sarapan dulu"Sahut ibu alesha


"Ya bu, saya bantu"Ujar cla membantu ibu alesha didapur


"Hmm iya"Ucap ibu alesha dengan tersenyum


...****************...


Alesha sudah membersihkan dirinya dan ia berencana untuk membuat sarapan untuk arzan sebagai ucapan terimakasih.


Tetapi ia bener-bener kagum karna kamar ini sungguh indah menurutnya, dan anehnya bath up ada disamping kamar tidur yang hanya dibatasi dengan kaca.

__ADS_1



Jika dilihat dari luar balkon, ia seperti ada ditengah-tengah hutan, banyak burung-burung berkicau, bunga-bunga yang bermekaran dll.


Alesha menutup pintu balkon, dan mendudukkan badanya diranjang, ia masih memikirkan bagaimana ia akan menjelaskan pada arzan tentang perasaannya.


Ia benar-benar merasa kagum dan terikat dengan pesona arzan, ceo yang berwibawa tidak mengenal maupun menggoda wanita manapun tetapi sayangnya alesha tidak tau jika arzan adalah mafia juga.


Setelah berkutik dengan pikiranya alesha memutuskan untuk keluar karna jam telah menunjukkan pukul 6 pagi.


Lalu alesha pun membuka knok pintu dan menutup pintu kembali, tetapi alesha sedikit bigung karna banyaknya penjaga serta para maid dan yang membuat ia membuka mulutnya karna kagum adalah mansion ini sangat besar.


Alesha pun berpegang pada pintu karna rasa terkejutnya, ia tidak mau membuat masalah ataupun keributan dimansion milik arzan ia sendiri yakin karna mansion ini berbeda dengan yang kemarin.


Tetapi ia takut karna saat ia berpapasan dengan lain ruangan yang pintunya terbuka, menunjukkan banyaknya orang seperti sedang berlatih menembak, dan anehnya suara tersebut tidak terdengar.


"maaf nona apa nona membutuhkan sesuatu?"tanya seseorang wanita parubaya


"Ehhh, bi tidak jangan seperti ini bibi yang lebih tua seharusnya alesha yang menundukkan kepala"Ucap alesha dengan menegakkan tubuh seseorang yang menurut nya usianya lebih tua darinya


"Iya non"Ucap bibi tersebut dengan tersenyum


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Author bener-bener berterima kasih buat semuanya, walupun belum banyak yang baca tetapi setidaknya author bahagia karna cerita author dapat kalian pahami.


author juga ingin minta maaf karna mungkin kata dalam novel author belum bagus, karma ini juga masih berusaha semampu author buat yang terbaik.


...💐💐💐...


...🌸🌸🌸...

__ADS_1


...🌺🌺🌺...


...🌼🌼🌼...


__ADS_2