
Pagi hari telah menjelang setelah selesai aktivitas joging, mereka mandi lalu bersiap-siap untuk pergi kekantor bersama. Setelah sarapan ia langsung mencari bus supaya cepat sampai kantor.
Alesha langsung menuju ke lift khusus,sedangkan Clarisya sudah berada diruang nya sendiri setelah mereka berpisah di lobby kantor.
Tak berselang lama arzan mengendarai mobil sport hitam dengan atap yang dibiarkan terbuka, dan galen duduk disebelah nya. Arzan mengendarai mobil sendiri dengan penampilan yang begitu memukau dan tak lupa kesan kacamata hitam.
Mereka sampai didepan kantor dan galen mengambil lemparan kunci dari arzan dan melemparkan kembali kepada satpam yang bertugas.
Arzan memasuki kantor dengan wajah yang bahagia, para karyawan langsung menyapanya dengan mengucapkan selamat pagi dan membungkuk kan badan. Arzan hanya menggangguk dan menjawab dengan senyuman selepas kepergian arzan para karyawan heran dengan sikap yang ceo mereka berikan.
Galen tidak terkejut karna ia tau jika tuanya bahagia pastinya karna mereka berhasil berburu, ia langsung menyusul arzan yang akan memasuki lift khusus.
Arzan langsung disambut oleh sekretaris nya yaitu alesha dengan mengucapkan
"Selamat pagi pak"sapa alesha dengan menundukkan badan
Arzan hanya melemparkan senyuman begitu arzan memasuki ruangan nya alesha sempat tertegun karna tidak biasanya jika arzan disapa akan tersenyum biasanya ia langsung masuk begitu saja.
Alesha pun tidak ambil pusing ia langsung memasuki ruangan arzan setelah mengetuk pintu terlebih dahulu dengan membawa Ipad nya.
"apa jadwal hari ini? "Tanya arzan tidak mengalihkan perhatiannya kepada berkas yang ia baca.
"Hari ini kita ada meeting bersama dengan departemen marketing perusahaan, lalu anda harus menandatangani surat dari perusahaan Rama grub dan Compeny grub"Ucap alesha
"Jam berapa meeting? "Tanya arzan
"10 menit lagi tuan"Jawab alesha
"Baiklah persiapan semuanya"Perintah arzan
Alesha hanya menganggukan kepalanya dan pergi ke ruang meeting untuk mempersiapkan semuanya yang dibutuhkan.
...****************...
Seorang laki-laki parubaya turun dari jet pribadi dan memasuki mobil yang menjemput nya.
"Ke mansion malik "Perintah seorang laki-laki parubaya
"Baik bos"Sahut sopir tersebut
"Tunggu saja, malik kau telah bermain-main denganku aku kira kau telah pensiun dari dunia ini ternyata kau memulai perang kembali"Guman laki-laki parubaya.
...****************...
"Tuan meeting akan dimulai"Ucap alesha
__ADS_1
Arzan hanya berdehem dan membereskan berkas dan melangkahkan kaki menuju ruang meeting,serta galen mengikutinya dibelakang arzan.
Mereka bertiga memasuki ruang meeting dimaja semua orang telah duduk diposisinya masing-masing,setelah itu arzan galen serta alesha duduk dikursi yang telah disediakan.
Rapat pun dimulai hampir 2 Jam lamanya karna banyak hal yang harus dibahas apalagi dengan keluarnya produk baru minggu kemarin.
Semua orang telah meninggalkan ruang meeting begitu juga dengan arzan,galen dan alesha mereka semua menuju ruang nya masing-masing dan mengerjakan tugas yang telah hampir menumpuk.
...****************...
Lain hal nya dengan seorang gadis yang sedang mengendari mobil sport bewarna hitam dengan kacamata hitam yang menghiasi wajahnya serta rambut yang bergelombang.
Gadis tersebut turun tepat diperusahaan ARM Grub dan meninggalkan mobilnya begitu saja,para satpam yang akan memarahi nya tidak jadi karna setelah gadis tersebut turun ternyata wanita parubaya juga turun dari mobil sport merah tersebut.
Satpam tersebut langsung menundukkan badan karna mereka takut dengan istrinya tuan mirza pemilik perusahaan,gadis tersebut berjalan beriringan dengan wanita parubaya masuk kedalam.
Semua orang lantas terkejut karna baru kali ini nyoya mirza mengunjungi perusahaan, mereka semua menundukkan badan dan memberi salam dan dibalas dengan senyuman dan anggukan oleh nyoya mirza melainkan tidak dengan gadis tersebut yang berjalan dengan sombongnya.
Mereka berdua menuju lif khusus ceo dan otomatis mereka pergi untuk bertemu dengan ceo.
Ting!!
Pintu lif terbuka
"Apakah arzan ada di dalam sha?"Tanya nyoya mirza
"Iya nyoya ainin"Jawab alesha
"Selamat siang nyoya"Sapa galen disebelahnya
"Bagaimana kabarmu nak? "Tanya nyoya ainin
"Seperti yang kau lihat nyoya"Jawab galen
"Sudah kuperingatkan berapa kali len, jangan panggil aku nyoya,aku sudah menganggap mu seperti arzan jadi panggil aku dengan mama mengerti"Perinta nyoya ainin
"Baik ma"Ucap galen
"Yasudah kalau begitu kalian lanjutkan aku akan masuk dulu bersama tunangan arzan"Ujar nyoya ainin
Deg!!!
"Ya ampun kenapa jantung ku seperti ini dan perasaanku mengapa sesakit ini, apa mas arzan sudah bertunangan "Guman alesha dalam hati ia hampir meneteskan air matanya
Tetapi ia langsung menghapus nya karna ia tidak mau membuat mamanya arzan merasa curiga kepadanya, alesha lebih memilih memfokuskan diri dengan perkerjaan.
__ADS_1
...****************...
"Arzan"Sapa nyoya ainin
"Mama kenapa ada disini, dan dia siapa kenapa aku seperti mengenalnya? "Tanya arzan
"Apa kau tidak tahu ia adalah Akila yang mama ceritakan waktu itu, kau pasti merasa tidak asing karna kalian dulu teman masa kecil"Ucap nyoya ainin
"Apa kabar kak?"Tanya kila
"Ohh aku ingat jadi itu kau kila,aku kira siapa aku baik kila"Jawab arzan ia mempersilakan mama serta kila duduk disofa
"Baiklah kalian berbincang dahulu mama ada urusan di perusahaan cabang dengan papa,jaga kila arzan"Ucap nyoya ainin
"Tentu ma"Jawab arzan dengan tersenyum
Mama arzan pun pergi dari kantor dan sekarang hanya tersisa arzan serta akila yang berbincang disofa.
Tok, Tok
"masuk"Teriak arzan dari dalam
Alesha pun masuk, tetapi yang ia lihat justru membuat hatinya hancur seketika tetapi ia harus menguatkan hatinya ia tahu kalau arzan tidak akan pernah memandang nya seperti wanita yang berbicara dengannya.
Alesha melihat arzan tersenyum serta tertawa bersama wanita tersebut bahkan mereka terlihat sangat akrab, alesha seketika langsung menaruh kopi serta jus dimeja sofa dan meninggalkan ruangan.
arzan bahkan tidak memperhatikan alesha yang menata minuman dimeja karna ia terlalu fokus berbicara dengan akila, serta kenapa alesha membawa minuman tadi sebelum mama ainin pergi ia menyuruh alesha untuk membawakan minuman ke ruangan arzan.
Ia buru-buru ke toilet untuk menenangkan hatinya, setelah sampai ia menagis dalam diam dan menutup mulutnya supaya tidak terdengar dari luar.
"Mas kenapa harus seperti ini,yatuhan belum cukupkah kau menguji kesabaran ku,untuk apa kau mempertemukan ku dengan seseorang yang ku anggap sebagai imam dikemudian hari"
"Kenapa rasanya sesakit ini ya tuhan melihat seseorang yang kita cintai tertawa dan tersenyum bersama wanita lain,Untuk apa kau memberikan ku kenyamanan tetapi kau juga yang memberikan ku luka mas"Guman alesha
Ia menjatuhkan dirinya didepan lantai dan menagis serta menekuk lututnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...💐💐💐...
...🌸🌸🌸...
...🌼🌼🌼...
...🌺🌺🌺...
__ADS_1