Impian Menjadi Istri Ceo

Impian Menjadi Istri Ceo
satu langkah dari ku


__ADS_3

Sinar matahari telah menampakkan wujudnya,pagi ini udara segar telah muncul, bunga bunga banyak yang sedang bermekaran,dan sepertinya awal baru juga telah dimulai.


Tok, Tok


"Masuk"


"Maaf tuan, tuan malik sedang pergi ke luar negeri untuk menjalin hubungan, namun"Ucap galeng menggantung ucapanya


"Ada apa? "Tanya arzan dengan melepaskan kacamatanya dan menaruh berkas yang ia pegang sedari tadi.


"Kita kebobolan tuan, produk penelitian yang tuan malik lakukan telah terbakar habis mungkin juga mengalami kerugian yang cukup besar, lalu perusahaan armadja menarik saham dengan tiba-tiba dan produk yang tuan malik lakukan gagal total, produk tersebut telah diluncurkan terlebih dahulu oleh perusahaan armadja"sahut galen panjang lebar


"Bagaimana bisa len, kau tahu kan ayah menyerahkan seutuhnya kepadaku? "Tanya arzan sambil memijat pelipisnya


"maafkan saya tuan, namun tuan malik menyuruh tuan segera meluncurkan produk baru sebelum semua orang menarik saham"Kata galen menundukan kepalanya


"Cepat kau adakan rapat darurat"Perintah arzan dengan tegas, galen pun meninggalkan ruangan.


"Sial, akila kau telah bermain cukup jauh nona"Ucap arzan menggelengkan kepalanya


...****************...


Ruang rapat.....


"Cepat kalian semua cari cara supaya kerugian yang kita alami kembali total, cari cara apapun,kalau bisa aku akan memjadi investor di perusahaan"


"Atau kalian cari ide produk baru yang lebih mudah diproduksi dan dipromosikan dalam waktu dekat ini"


"Tapi tuan, bukankah tuan malik sendiri yang bilang jika kita tidak boleh melakukan itu"Sela galen karna ayah arzan tak ingin perusahaanya berkembang atas bantuan dari anaknya


"Cepat kenapa kalian diam semua"Perintah arzan dengan menggebrak meja


Semua orang yang berada di ruang rapat terkejut karna tindakan arzan, mereka mungkin cukup terbiasa namun tidak dengan alesha.

__ADS_1


"Astaga"Guman alesha mengelus dadanya karna terkejut


Arzan pun melihat alesha memenjamkan matanya membuat ia sadar apa yang ia lakukan, ia segera menarik nafas dan mengehembuskanya,arzan mengambil posisi duduk kembali.


"produk apa yang bisa dinikmati semua orang dalam produksi yang cepat?"Tanya alesha dalam hatinya memikirkan.


"Maaf tuan, bolehkah saya memberikan usulan? "Tanya alesha dengan hati-hati


"Hmm"Guman arzan menolehkan wajahnya ke arah alesha


"Bagaimana jika kita menggunakan teh hijau, karna teh hijau juga bermanfaat bagi kesehatan,bukan hanya itu dia memiliki sisi lain yang positif seperti nutrisi dan manfaatnya"Ucap alesha dengan yakin


"jenis teh hijau yang mana,karna teh hijau juga banyak dipasar-pasar?"Tanya arzan mulai serius


"Hmm,jika boleh izinkan saya sendiri yang memulai produksi teh hijau ini"Pinta alesha karna ia ingin membantu perusahaan milik ayah arzan, dan membuat teh hijau yang Ia pelajari waktu tinggal bersama neneknya dahulu.


"Atau jika tuan tak ingin mendengar manfaatnya bagaimana jika kita membahas presenternya,karna kelompok sasaran kita sekarang adalah para profesional dan remaja,ada baiknya jika kita menggunakan presenter yang lucu, imut dan cantik seperti gadis remaja pada umumnya"Gagas alesha panjang lebar


"Baik, coba kau kirimkan sampel teh hijau mu dan galen serahkan kepadaku secepatnya,supaya devisi lainya juga bisa segera mempersiapkan"perintah arzan meninggalkan ruangan rapat


...****************...


Arzan kembali keruanganya,namun ia merasa ponsel yang berada dalam saku jas nya bergetar ,arzan merogoh jasnya dan mengambil ponselnya rupanya satu panggilan tak terjawab dari salah satu anak buahnya.


Arzan membaca pesan dalam ponselnya,kemudian wajahnya menegang bersamaan dengan rahangnya,tampak kesal karna hal tersebut,namun tiba-tiba arzan menunjukan senyuman yang licik.


"Tak kusangkah ayah, kau memang satu langkah dari ku"Guman arzan ia segera meminta galen mempersiapkan semuanya yang ia bisa.


"Ah akhirnya selesai juga, semoga racikan teh ini bisa bermanfaat bagi semua orang"Guman alesha membersihkan tanganya.


"Permisi, bolehkan saya meminta tolong, ini sampel teh hijau yang tuan arzan minta"Kata alesha sambil menunjuk sebuah gelas kecil


"Baik nona, silahkan tunggu nanti saya sendiri yang akan menyerahkannya hasilnya pada tuan arzan"Sahut para divisi penelitian

__ADS_1


Alesha pun mengambil jas kantornya kembali, dan ia segera kembali ke kantor pusat karna alesha takut arzan akan sibuk dengan perkerjaannya maka dari itu ia ingin membantu masalah arzan.


Alesha sendirian tak bersama galen, karna tadi galen meminta izin tak bisa membantu ia harus pergi bersama dengan arzan untuk rapat, alesha keluar dari kantor divisi penelitian dan mencari taxi untuk kembali ke kantor.


"Ah, kenapa bisa selarut ini"Guman alesha dengan kesal karna jam telah menunjukan bahwa jam kantor telah usai dari tiga puluh menit yang lalu,alesha tak menyadari bahwa dari tadi ia sibuk mencari bahan-bahan alami yang digunakan dalam produksi teh.


Alesha pun menemukan taxi, ia segera pergi untuk menuju ke kantor lagi.saat sampai alesha hanya melihat beberapa petugas keamana dan resepsionis yang bertugas.


"Maaf, nona alesha ada pesan dari tuan arzan jika nona tidak usah mencarinya dan membantunya untuk saat ini"Ucap resepsionis tersebut


"Baiklah terimakasih"Sahut alesha ia kembali keluar dari kantor dan berniat untuk pulang ke apartemen karna percuma juga menunggu namun tak disuruh


...****************...


Beberapa menit kemudian.....


Alesha sampai didepan apartemen nya, dan ia merasa melihat seseorang yang sangat ia kenal tak jauh dari pandanganya, alesha mencoba mendekati punggung lelaki tersebut.


"Mmm, tuan galen kenapa tuan kesini? "Tanya alesha saat melihat galen berdiam diri disebelah mobil arzan tepatnya alesha juga melihat dibagasi dibuka terdapat beberapa bunga dan makanan serta buah-buah an.


"Tuan arzan memiliki urusan dengan investor"Jawab galen


"Ohhh, apakah tuan tak ingin masuk terlebih dahulu kenapa menunggu disini? "Tawar alesha


"Tidak perlu repot nona, saya merasa nyaman disini"Tolak galen dengan halus ia segera menutup garasi mobil


"Baiklah, saya permisi dulu"Lirih alesha meskipun ia merasa ada yang aneh namun alesha mencoba tak berfikiran yang tidak-tidak untuk saat ini


Ting!!


"Mas, arzan"Ucap alesha melihat arzan berada di lift apartemen nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


udah mulai konflik nihh....


tungguin alesha sama arzan bersatu ya....


__ADS_2