
"Silahkan"sahut galang dengan tersenyum mempersilakan akila pergi
Akila pun pergi dan pulang dengan ayahnya karna rencana mereka gagal.
"Baiklah semuanya terimakasih atas kehadirannya"Ucap galang mengakhiri pestanya setelah beberapa detik akila pergi
Semua orang mulai pergi dan meninggalkan hotel tersebut.
"kenapa dengan badanku ya? "Guman alesha dalam hatinya pasalnya ia merasa panas dengan badannya.
"Terimakasih bro, aku pergi dulu"Kata galang ia pamit untuk pulang karna besok ia harus pergi keluar kota.
"Tentu"Ujar arzan dengan melepaskan pelukan
"Tuan, mobil sudah siap"Ucap galen dengan mempersilakan arzan serta alesha untuk memasuki mobil
Alesha serta arzan pun memasuki mobil, dan alesha duduk dikursi depan dengan arzan sedangkan galen ia mengendarai mobilnya sendiri karna arzan yang memintanya.
"Mas apa ac mobilnya mati? "Tanya alesha dengan mengelus badannya yang terasa tidak nyaman dan gerah
"Tidak menyala"Jawab arzan dengan mengecek ac dan menaikkan suhunya
__ADS_1
"Panas masssssss"Teriak alesha dengan frustrasi ia bahkan melepaskan ikat rambutnya dan heels nya sehingga menampakkan rambutnya yang indah bergelombang telah tergerai
"Whait?Tunggu panas?Tanya arzan dengan bigung melihat tinggah laku alesha
"Panas"Ucap alesha dengan tidak tahan
"Apa itu obat ? "Guman arzan dengan melototkan matanya, akhirnya ia melajukan mobilnya dengan cepat menuju ke mansionnya sendiri untungnya jaraknya dekat
Namu tiba-tiba saat arzan sedang memfokuskan diri untuk mengendarai mobilnya alesha dengan anehnya melepaskan sabuk pengaman dan duduk dipangkuan arzan.
"Shitt!!! "Kata arzan dengan keras pasalnya alesha seketika menyusuri lehernya dengan menciumnya,bahkan sekarang detak jantungnya berdetak lebih cepat.
Arzan memasuki sebuah mansion mewah dengan banyaknya penjaga disana, beberapa penjaga membuka kan pintu gerbang untuk arzan sedangkan arzan tidak fokus karna alesha mulai membuka kancing jasnya.
Bahkan saat ini arzan tidak tahan dengan sentuhan alesha yang berbeda ia dengan segera memasuki sebuah kamar dilantai satu untuk mempermudahkan keaadan.
Arzan dengan lembut menaruh alesha ditempat tidur dengan menyelimutinya dan segera ia mencari obat sebelum situasinya tidak terkendali.
Ia mulai membuka laci satu persatu, sehingga penampilan kamar yang rapi menjadi berantakan, sedangkan alesha ia menggeliat dengan teriakannya.
"Mass, panassss tolonggg"Ucap alesha dengan memohon dan berusaha menghampiri arzan
__ADS_1
"Tunggu sha, jangan macam-macam aku nggak mau menyentuh siapapun kecuali kamu menjadi istriku nantinya!Ketemu"Ucap arzan dengan membalikkan badanya dengan cepat dan menghampiri alesha
Alesha yang terbawa situasi karena obat yang diberikan akila pun dengan segera ia mencium arzan, arzan sendiri segera melepaskan ciumanya dan membaringkan alesha lagi.
Arzan mengambil air yang tersedi dilaci tempat tidur, dengan cepat ia memberikan obat itu kepada alesha dengan cara arzan yang memasukkan obat tersebut dalam mulutnya dan ia langsung mencium alesha.
Obat tersebut pun berhasil ditelan karna ciuman tersebut, arzan kembali memasukkan air kedalam mulutnya dengan cara yang sama setelah beberapa menit akhirnya alesha tertidur pulas.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
terima kasih buat yang udh menantikan kelanjutan novel, author akan berusaha up walaupun telat.
karna author juga lagi ujian sekolah
dan juga terima kasih banget buat yang udah like, komentar dan menyukai novel author.
tunggu kelanjutan nya yak..........
...🌼🌼🌼...
...🌺🌺🌺...
__ADS_1
...🌸🌸🌸...
...💐💐💐...