
Tit…tit…tit…tit…tit…
Suara alarm yang hanya lima detik itu mulai berbunyi. Arzan terjaga, menghadapkan kepalanya ke sebelah kanan, melihat jam tangan-sekaligus alarmnya yang selalu ada di bawah bantal sebelah kanan. Jam analog digital itu menunjukkan pukul 07.15, waktu yang selalu ia atur agar ia dapat terbangun tepat waktu.
Ia segera bangun dan membersihkan diri di kamar mandi serta bersiap-siap untuk pergi menjemput orang tuanya di bandara.
Setelah selesai arzan turun dan menyusuri garasi untuk mengambil mobil kesayangannya untuk dibawa pergi selalu saja memakai mobil warna hitam.
...---...
"Nyoya tinggal 10menit lagi kita akan sampai"Ucap seorang perempuan
"Hmm baiklah kau persiapkan semuanya"Perintah seorang paru baya.
10mnt kemudian
Seseorang laki-laki dan wanita parubaya turun dari jet pribadi nya,ia tersenyum kala melihat anaknya menjemputnya.
"akhirnya kita sampai ma"Ucap seorang laki-laki parubaya tetapi tidak menghilangkan ketampanannya.
"Y pa ayo kita pulang"Ajak seorang perempuan parubaya
Mereka berjalan bersama untuk turun dari jet dan menuju ke mobil yang telah dipersiapkan.
"nak bagaimana kabarmu? "tanya laki-laki parubaya dengan memeluk arzan dan menepuk punggung arzan
"seperti yang kau lihat ayah"jawab arzan dengan tersenyum
"ayah apakah singa betina sudah lunak? "Tanya arzan dengan berbisik dan melepaskan pelukan
"belum nak, sangat sulit sepertinya singa betina ini butuh asupan ceramah agama"Jawab ayah arzan
__ADS_1
Singa betina adalah sebutan mereka kepada sang mama serta istrinya tuan mirza karna sang mama yang sifatnya memaksa serta keinginan yang tidak bisa diganggu gugat maka dari itu mereka menamai singa betina.
"kalian sedang apa, ayo cepat mama capek"Ajak mama arzan kepada suaminya dan anaknya.
"pa urus masalah ini aku tidak mau berurusan dengan singa betina yang satu ini"Guman arzan kepada tuan mirza dan memasuki mobilnya.
"Dasar kau anak laknat menyusahkan saja"Tutur tuan mirza
Akhirnya mereka pulang dengan menaiki mobil yang berbeda,serta pengawalan yang ketat apalagi jika media tahu sang pebisnis no 1 dinegara ini sedang berkunjung mereka tidak mau sampai keluarganya menjadi bahan isu.
Arzan sengaja tidak memasuki kantor dan yang menghandel semuanya otomatis alesha dan galen serta jack.
...---...
...Mansion memiliki luas sebesar 4.645 meter persegi. Rumah yang disebut oleh sebagai 'The Embassy' ini dilengkapi dengan segala macam fasilitas yang super mewah. Didesain oleh arsitek asal Kanada, Ferris Rafauli, yang terkenal dengan desain elegan dan penuh detail, di dalam mansion ini juga terdapat ruang-ruang fungsional yang mewah, seperti kloset khusus tas Birkin hingga,bath up yang nyaman serta dapur yang elegan. ...
Mirza membangun rumah dengan desain serta fasilitas lengkap ini bukan tanpa alasan. ia berkeinginan nantinya jika mempunyai cucu ia ingin mereka tinggal dalam 1 atap yang sama seperti sebuah keluarga yang harmonis.
Mansion ini sendiri banyak memiliki tangga dan juga lif jika dalam keadaan terdesak, gaya elegan serta warnanya yang simple membuat mansion tersebut lebih menarik dan indah.
Bahkan indahnya adalah mansion ini mempunyai 5 lantai sekaligus,lantai 1 mereka gunakan sebagai ruang bertamu bahkan dilantai 1 ini mereka mendesain semua sendiri dengan warna putih keabuan lalu dilantai 2 dan seterusnya berbeda warna dan desain serta interior nya.
Yang mendesain semua ini adalah mamanya arzan karna ia ingin mansion nya bewarna simple,serta tampak indah yang lebih mengejutkan adalah dilantai 5 terdapat desain seperti taman bahkan suasana yang nyaman.
Setelah perjalanan selama 15 mnt, mereka memasuki mansion beriringan,bahkan para bodyguard yang bertugas langsung menundukkan badan untuk memberikan hormat dan mengambil koper yang berada digarasi.
Tuan mirza serta arzan dan mamanya disambut oleh para pelayan yang setia selama bertahun-tahun apalagi kepala pelayan yang dikenal dengan sebutan mbok lela.
"selamat datang tuan dan nyoya serta tuan muda"Ucap mbok lela dengan menundukkan kepala
__ADS_1
"Tidak usah begitu mbok"Ucap mama arzan dengan menegakkan dagu mbok lela supaya tidak merendah
"Mbok tolong siapkan makan siang ya mbok saya mau keruang keluarga dulu"Perintah nyoya ainin kepada mbok
"Baik nyoya"Jawab mbok lela lalu ia pergi untuk mempersiapkan semuanya
"Arzan kau ikut mama ke ruang keluarga"Ucap mama
"Baiklah ma"Jawab arzan dengan pashra
Arzan dan ayahnya menuju ruang keluarga dimana ruang ini terletak di ujung lantai 1.ruang keluarga dikhususkan untuk berdiskusi untuk mereka jika terjadi masalah indahnya adalah ruang keluarga ini masih sama berdesain putih keabuan dengan interior yang sangat indah.
mansion ini berbeda dengan semua orang, tangga yang mereka desain disamakan dengan tema interior nya, serta isinya pun sama. kesan simple dan nyaman yang ada dimansion ini karna meskipun terlihat mewah tetapi didalam mansion masih tampak elegan.
---
Sedangkan dikantor semua orang disibukan dengan peluncuran produk yang akan dikeluarkan minggu ini maka dari itu mereka semua sibuk.
"sha"Panggil galen
"Iya pak"Jawab alesha
"Kamu tolong bantu saya untuk minta tanda tangan tuan arzan sekarang juga karna ini berkas yang penting apalagi harus selesai sekarang dan harus dikirim hari ini juga"Perintah galen pada alesha dengan memberikan berkas
"Tapi pak saya masih harus menyiapkan jadwal untuk pak arzan dan saya juga tidak tahu sekarang pak arzan kemana"Jawab alesha dengan polos
"Tuan arzan sekarang ada dimansion orang tuanya, nanti kau akan diantar oleh supir dan tolong sha"Pinta galen
"hmm baiklah pak"balas alesha dengan anggukan dan mengambil berkas
"Tnks sha"Tutur arzan
__ADS_1
"Tentu"kata alesha ia langsung menuju ke lif
"Apa yang dia bilang thnks, aku saja tidak mau berurusan lagi dengannya ini malah takdir mempermainkan ku yang ada, semoga saja hari ini cepat selesai aku tak tahu sampai kapan mencintai ia dalam diam"Guman alesha dalam hati.