
Sumber kehancuran seseorang lebih banyak berasal dari dirinya sendiri dibandingkan faktor-faktor yang berasal dari luar Salah satu sifat dalam diri manusia yang menjadi sumber kehancuran nya adalah apa yang disebut sebagai kesombongan..
Suara kericuhan dan kegamuan para karyawan berlipat ganda karna mereka bisa melihat secara langsung tuan malik ayah dari seorang presdir arzan, mereka turun dari mobil dengan dewan direktur lainnya serta para bodyguard.
Ketampanan dan kemiripan ayah dan anak ini membuat semua orang heran akan sifat dan semua prilaku nya, belum lagi arzan dengan gaya coolnya ia berjalan dengan santai tanpa menghiraukan jeritan para gadis yang menggaguminya.
Tuan malik dan para dewan direksi sengaja datang untuk membicarakan proyek baru yang dibuat oleh perusahaan arzan, karna proyek sebelumnya telah diambil alih oleh perusahaan armadja.
...****************...
Ruang meeting
Arzan mempersilakan tuan malik dan lainya untuk duduk diposisinya masing-masing.
"Selamat pagi tuan malik"Sapa arzan dengan mengulurkan tangannya
"Selamat pagi"Sahut tuan malik dengan menjabat tangan arzan.
"silahkan duduk tuan,silahkan"Ucap arzan kepada tuan malik
"Siapa yang akan menjelaskan produk ini? "Tanya tuan malik dengan nada lemah lembut
"Biarkan sekretaris saya yang akan menjelaskan"Jawab arzan menunjuk alesha
Alesha menganggukkan kepalanya dan menyambungkan flasdisk miliknya ke laptop untuk memukai presentasi produk.
Alesha menjelaskan bagaimana produk akan dikembangkan dan akan dibuat,semua orang memperhatikan apa yang alesha jelaskan, mereka benar-benar serius kali ini.
"Apa ada yang ditanyakan? "Tanya alesha saat akan mengakhiri presentasi
"Bagaimana dengan persentase penjualan dalam pasar? "Tanya tuan malik
Glek!
__ADS_1
"apa yang harus aku katakan"Guman alesha dengan takut karna ia belum sempat mempelajari nya tadi malam karna ketiduran.
Arzan dapat membaca pikiran alesha saat ia melihatnya, arzan segera mengalihkan pandangannya dan menatap tuan malik dengan tersenyum licik.
"Tuan malik, saya sudah memeriksa keadaan saham pasar untuk produk ini memiliki nilai jual yang tinggi"Jawab arzan dengan lantang dan tegas.
"Saya dapat yakinkan tuan malik, jika kita menggunakan produk ini maka akan banyak para investor maupun negara lain yang akan berkerja sama dengan kita"Ucap arzan menyakinkan tuan malik.
"Baiklah saya terima"Ujar tuan malik dengan berdiri dan mengulurkan tangan pada arzan
"Terimakasih tuan malik, senang berkerja sama dengan anda"Ucap arzan dengan menjabat tangan tuan malik dan tuan malik pun memeluk arzan.
"Jangan lupa tujuan kita son, jangan sia-siakan apa yang ayah pertaruhkan ikuti alur mereka untuk sementara ini"Bisik tuan malik pada arzan
"Tenang saja ayah, aku takkan mudah tertipu tunggu saja pembalasanku"Ancam arzan
Tuan malik melepaskan pelukannya dan menepuk punggung arzan, kemudian mereka mengantarkan tuan malik dan rekannya untuk sampai dilantai bawah.
...****************...
"Ada apa ini"Guman galen saat mengikuti langkah arzan dan meninggalkan alesha sendirian.
"Iya"Jawab alesha dengan heran karna ia merasa sikap arzan padanya telah beruba, terutama saat diruang meeting arzan sama sekali tak melihatnya dan memanggil namanya seperti biasanya.
Alesha segera turun untuk mem-foto copy berkas dan langsung menjilitnya sebelum ia serahkan ke clarisya lebih tepatnya.
"Ada kabar baru, ternyata nona akila dan tuan arzan akan bertunangan"Ucap salah satu karyawan dengan lantang
"Akhirnya tinggal memberikan pada cla"Guman alesha dengan berjalan cepat dan ia mendengar berita arzan dan akila.
DEG
"bertunangan"Guman alesha ia tak menyangka akan mendengar berita ini, alesha melamun dengan fikirannya hingga ia menjatuhkan berkas-berkas yang akan diserahkan ke clarisya.
__ADS_1
"Alesha"Ucap salah satu karyawan
"Sha heyyy"lirih cla saat ia dipanggil karyawan karna melihat alesha berdiam diri bahkan matanya tak berkedip sekali pun
"alesha"Ucap cla lagi dengan menggoyangkan tubuh alesha
"Ah-iya"Jawab alesha dengan bigung ia seperti kehilangan kesadaran dan fikirannya
"Kenapa banyak orang, maaf mengganggu waktu kalian"Ucap alesha saat menyadari ia dikelilingi karyawan departemen pemasaran
"Tak apa"Sahut salah satu karyawan mereka pergi dari sisi alesha dan kembali berkerja
"Oh ini cla berkas dari tuan arzan, aku permisi"Kata alesha mengambil berkas yang ia jilit terjatuh dilantai dan memberikan nya kepada clarisya.
"Hmm, kau tak apa? "Tanya cla dengan menarik tangan alesha dan membawanya ke balkon dekat dengan ruangan alesha sendiri.
"Cla, ap-a, apa yang harus aku lakukan, kenapa semuanya seperti ini cla."Tanya alesha dengan menjatuhkan dirinya dilantai dan menagis dengan kencang
"Tenanglah sha"Ucap cla dengan memeluk alesha dan mengelus punggung alesha
"Kenapa mas arzan akan bertunangan dengan nona akila, apa perasaanku padanya telah hilang hingga ia tak mau bersama ku lagi?"Tanya alesha dengan menagis terseduh-seduh
"Aku memang bodoh cla mempercayai nya untuk selama ini, aku bodoh-bodoh alesha bodoh"Ucap alesha sambil memukul pipinya berkali -kali sampai berbunyi nyaring.
Plak
Plak
Plak
"Sha aku mohon tenanglah ya jangan seperti ini"Pinta cla menahan tangan alesha saat ia ingin melukai dirinya lagi.
"Maafkan aku, membuatmu kecewa untuk saat ini tunggulah beberapa waktu lagi honey"Ucap seseorang yang bersembunyi melihat kejadian alesha dan cla
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...