Impian Menjadi Istri Ceo

Impian Menjadi Istri Ceo
Bimbang


__ADS_3

Angin kencang telah menyusuri jalanan yang sepi dan tidak banyak cahaya yang menerangi nya, tetapi didekat salah satu cahaya terdapat mansion yang tidak berpenghuni serta mansion yang megah.


Mansion itu adalah salah satu markas yang dihuni oleh kelompok mafia Devil's Dave, banyak barang ilegal serta senjata keluaran terbaru salah satunya pistol dengan detail Titik 9mm,Rusia make,200 meter.


Disemak-semak terdapat beberapa orang yang bersembunyi untuk melaksanakan rencana nya,mungkin sekitar 10 orang berpakaian hitam dengan penutup muka dan memegang senjata nya masing-masing.


Serta diatas pohon terdapat salah satu orang pemanah dan orang yang bertugas untuk mengawasi, salah satu tujuan mereka adalah mengambil beberapa barang atau senjata serta mengawasi beberapa kegiatan yang terjadi didalam.


Tiba-tiba ponsel salah satu laki-laki tinggi, berjenggot, dan sedikit gemuk mendapatkan info untuk memulai rencananya. akhirnya mereka mulai menyerang sesuai yang direncanakan.


Ada yang memanjat pohon untuk memanah beberapa penjaga,lalu ada yang menembak beberapa penjaga hingga terdengar suara tembakan yang nyaring dan akhirnya penjagaan didepan pun selesai dan telah tuntas.


"sepertinya tugas kita akan berhasil bos"Ucap salah satu laki-laki


"Tentu,ini sangat mudah,ayo masuk"Jawab sang bos


Saat mereka akan memasuki mansion,tiba-tiba sistem keamanan aktif dengan menampilkan beberapa senjata yang telah siap untuk melumpuhkan orang, mereka tidak bisa menghindar karna meskipun menghindar riwayat mereka tetap pada nasibnya.


7 dari mereka,telah lumpuh atau meninggal,sedangakan sisanya hanya tidak bergeming dan hanya berdiam diri dengan kejadian yang telah terjadi.


Dor,


Suara tembakan pistol bergema, dan suara itu berasal dari belakang,orang yang menandakan tembakan teryata adalah arzan sedangkan yang mengaktifkan sistem pertahanan didalam mansion adalah galen.


arzan melangkahkan kakinya,ia tampak cool dengan setelan jas yang masih melekat ditubuhnya mungkin arzan belum sempat untuk mengganti pakaiannya, hanya yang membedakan ia memegang pistol ditanganya.


"ckckck"ucap arzan mengitari 3 orang yang tersisa.

__ADS_1


Sedangkan laki-laki yang tersisa, menggigil hingga ketakutan,bahkan mereka tidak tau bagaimana nasib mereka nantinya, mereka yang awalnya tergiur dengan bayaran 5M,tidak tau akhirnya akan seperti ini.


"ma, ma, maaf kan ka, kami tuan"ucap salah satu laki-laki yaitu sang bos dengan menagis


Sebelum arzan menjawab galen serta beberapa orang telah menyekap 3 orang tersebut,dan mereka dipindahkan kedalam sel penyiksaan dibawah markas.


Arzan memasuki ruangan,yang bercat hitam serta menampakkan beberapa pisau,pistol,anak panah dan alat pemotongan.


Arzan mengambil salah satu pisau yang digunakan untuk memotong daging, sedangkan galen hanya mengikuti dari belakang, arzan menjentikan jarinya dan menunjuk salah satu orang,galen yang mengerti dengan perintahnya, langsung melaksanakan.


Sekarang orang yang ditunjuk arzan telah muncul didepannya, arzan duduk dikursi sedangkan laki-laki tersebut duduk juga tetapi dibelakangnya ada galen yang mengawasinya.


Pisau yang menampakkan kemilauan perak, menampakkan sisinya dengan tiba-tiba arzan memotong jari orang tersebut,langsung 3 jari yang terpotong sedangkan orang tersebut hanya merintis kesakitan.


"Beraninya kalian menyerang markas Devil's Dave"Ucap arzan


"Baik Tuan"Jawab galen


Arzan meninggalkan ruangan dan kembali ke apartemen sendiri, dengan mengemudikan mobinya seperti pembalap yang profesional.


***


Ditempat lain seseorang mendapatkan kabar bahwa penyerangan yang telah dilakukan telah gagal total,hingga memecahkan hp nya sendiri.


"Shitt"Ucap rama


Memang penyerangan ini dilakukan oleh rama, untuk mengetahui pemimpin Devil's Dave dan mengambil beberapa pistol sebagai ancaman tetapi gagal.

__ADS_1


"Siapa dia"Ucap rama


"Kenapa dia susah sekali ditemukan, kenapa orang itu tidak muncul sama sekali,kelemahannya pun tidak ditemukan"kata rama dengan frustrasi


Tetapi tidak menghilangkan niatannya untuk mengetahui itu semua, dia akan perlahan-lahan untuk mengetahui orang tersebut terlebih dahulu.


***


Lain halnya dengan alesha ia didalam kamar bigung dengan persaanya sendiri terhadap arzan,ia tidak tau kenapa ini bisa terjadi secepat ini.


"Bagaimana ini"Ucap alesha dengan duduk disisi tempat tidurnya


apakah perasaan ini akan membuat alesha bahagia,atau justru membuat ia tersiksa dengan sikap diam arzan yang tidak mengungkapkan isi hatinya.


"Jangan jadikan aku seperti lilin,yang ketika gelap,menerpa kau cari. namun ketika cahaya tiba maka kau lenyapkan, tetaplah menjadi siang yang tak kan membenci malam"Guman alesha dalam hatinya ia memutuskan untuk tidur


 


Dua orang yang mempunyai perasaan harus memendam nya, karna beberapa hal yang terjadi, mungkin bagi sebagian orang ini adalah hal wajar karna seorang wanita bisa mencintai laki-laki dalam diam.


Tetapi tidak dengan alesha ia menginginkan, kepastian yang akan membawa nya ke arus kebahagiaan.


***


Terimakasih yang telah baca, maaf jika ada kesalahan karna ini adalah novel pertama yang kutulis.


Jangan lupa untuk vote,komen dan kalian jangan lupa juga untuk sukai supaya tidak ketinggalan cerita selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2