Impian Menjadi Istri Ceo

Impian Menjadi Istri Ceo
Waktu dimulai


__ADS_3

Setelah ungkapan alesha kemarin arzan menyibukkan diri di ruang kerjanya bersama dengan galen,jack serta galang entah apa yang mereka bahas.


"Kau yakin tak kan memberikan pelajaran didepan semua orang? "Tanya galen memastikan


"Hmm, sudah cukup untuk semua ini namun aku akan memberikan nya waktu"Jawab arzan dengan mengahadapkan badannya ke arah kaca


"Besok kita kembali persiapkan semuanya,dan ingat jangan sampai semuanya diketahui oleh siapapun biarkan aku nanti yang akan menjelaskan"Perintah arzan dengan suara yang tegas


Galen, galang dan jack hanya menganggukkan kepala tanda mereka mengerti sudah lama mereka mengenal arzan dan segala hal tentang dunia malam jadi inilah resikonya.


Arzan mengambil kuncil mobilnya dan melajukan mobilnya menuju rumah sakit untuk menemui dan menamani alesha malam ini.


Drttdrtdrt


"Ada apa bu?"Tanya alesha menganggat panggilan


"ibu ingin kau menemui teman masa kecilmu dan siapa tahu kalian berjodoh"Jawab ibu alesha dengan gembira dan langsung


"Apa yang ibu lakukan, alesha hanya ingin berkerja saat ini"Ungkap alesha dengan tegas


"Kau tak bisa menolaknya sha"Lirih ibu alesha


"Iya, bu kenapa kau selalu saja membahas ini alesha sudah besar bu dan jika ada ayah pasti ayah takkan setuju dengan apa yang ibu fikirkan"Ucap alesha dengan lemah


"Sha cobalah saja untuk saat ini, lagipula ini juga teman masa kecilmu dulu kan"Jawab ibu alesha disebrang telp

__ADS_1


"Baiklah terserah ibu saja"Ucap alesha dengan malas dan mematikan panggilan telepon


"Ayah, aku rindu apa kau tahu ayah aku sudah berjuang sejauh ini namun entah kenapa semuanya yang ada dalam genggaman ku telah hilang ayah. Kenapa ayah meninggalkan alesha secepat ini? Alesha rindu ayah yang selalu memberikan alesha semangat untuk mengahadapi ujian... Hikss... Hiksss... Hiksss


"Aku lelah ayahh, aku lelah dengan ujian hidup ini namun aku belum bisa membahagiakan ibu ayah sesuai dengan janjiku hiksss hikss ayahh tolong bantu alesha menghadapi ini semua hikss hikss


Alesha menagis dan memegang dadanya dengan mengadahkan kepalanya ke atas menatap atap rumah sakit,ia tak menyadari sedari tadi ada seseorang yang mengawasinya dari jarak jauh.


"sha"Panggil arzan


"Ada apa? "Tanya alesha ia segera mengapus air matanya dan melihat arzan


"Tunggu kau menagis, ada apa sha?Apa kau terluka? apa ada yang sakit? "Tanya arzan bertubi tubi dengan melihat alesha


"Tidak ada hanya kelilipan tadi sepertinya ada nyamuk masuk ke mataku"Jawab alesha dengan mengibaskan tangannya ke matanya untuk berpura pura


Namun dengan tiba-tiba arzan meniup mata alesha dengan lembut dan entah kenapa perasaan aneh muncul dalam hati alesha.


"tolong lah perasaan jangan seperti ini"Batin alesha ia dapat melihat arzan dari jarak sangat dekat apalagi bulu mata arzan dan matanya yang membuat alesha terhipnotis


"tetaplah kuat sha, kau pasti bisa melalui semua nya aku yakin karna kau wanita yang sangat hebat"Batin arzan dengan menatap alesha namun ia tetap fokus untuk meniup mata alesha


"Sudah, sudahh lepaskan"Ucap alesha tersadar dari lamunannya


"Baiklah,besok kita akan kembali dan kau tak perlu membereskan apapun sudah dilakukan yang lain"Ucap arzan menyampaikan

__ADS_1


"Baik"Jawab alesha dengan bergerak bersiap akan tidur


"Apa kau tak ingin es krim ini? "Tanya arzan sambil menunjukan didepan wajah alesha


"sudah malam takut sakit"Tolak alesha tapi tatapanya masih saja tak mengalihkannya dari tangan arzan yang memegang es krim


"Kau yakin tak mau? Aku dengar mood seseorang akan kembali lagi jika ia mem,,,,


"Baiklah jika kau memaksa"Alesha langsung saja mengambil es krim tanpa arzan menyelesaikan omongannya terlebih dahulu


"Itu lebih baik, jika sudah segeralah tidur kau mengerti"Arzan mengelus kepala alesha dengan lembut sedangkan alesha hanya menganggukkan kepalanya.


...****************...


Hari ini adalah hari terburuk bagi alesha karena tiba-tiba tadi pagi ia sudah disuruh berangkat ke bandara untuk penerbangan kembali ke perusahaan bersama yang lainnya padahal ia ingin berlama-lama disana.


saat sampai diperusahaan alahan segera membereskan semuanya pekerjaan yang tertunda namun tiba-tiba saat ia terlalu fokus ia dihadapkan oleh akila yang tersenyum aneh kepadanya.


"Apakah calon suamiku ada?"tanyanya


"Ada tapi....ucapan alesha terhenti


"nona Akila silahkan masuk tuan sudah menunggu "Sela galen dengan mempersilakan


"dasar semuanya gila"ucap alahan menghentakan kakinya dan duduk kembali

__ADS_1


"tapi ada apanya kenapa juga nona akila berpenampilan kek gitu bajunya kek kurang bahan "


__ADS_2