
Galen pun mengendarai mobil dengan kecepatan penuh untuk sampai dimansiom utama, karena ia tahu jika terlambat sedikitpun pasti tuanya akan membuatnya menjadi perkedel nantinya.
"Cepat sedikit len"Teriak arzan dalam mobil ia kwatir tentang apa yang akan dilakukan pamanya pada ayahnya
"Baik tuan"Jawab galen dengan menambah kecepatan mobi.
Setelah hampir 10menit akhirnya mereka sampai di masion, arzan bahkan sampai berlarian untuk mencari dimana paman dan ayahnya berada, dia bahkan tidak menerima ucapan dan mendengarkan apa yang dikatankan oleh para maid serta bodyguard.
......................
Akhirnya setelah lama berkeliaran ia menemukan ayahnya dan pamanya sedang berada diruang keluarga.
"Pa"Sapa arzan dengan tersenyum ia berjalan ke ruang keluarga
"Oh keponakan ku kau sudah datang"Sapa tuan khatri dengan berjalan untuk memeluk arzan
"Jangan pernah bermain-main denganku ku anak kecil"Bisik tuan khatri
"Game over paman"Ucap arzan dengan tersenyum licik dan melepaskan pelukan
"Apa kabar paman? "Tanya arzan dengan tersenyum dan duduk disebelah papanya
"Baik, keponakan ku lalu bagaimana dengan bisnismu? "Tanya paman khatri
"Tentu, sepertin yang kau lihat, oh ya bagaimana kabar tentang Vivian? "Sambung arzan mengalihkan pembicaraan
"Vivian baik, apa kau tidak pernah menemuinya ia sangat cinta kepadamu bahkan sampai saat ini"Jawab paman khatri
"Cih, Cinta jika memang begitu ia tidak akan pernah berbohong atas nama cinta"Sahut tuan mirza
__ADS_1
"Ayolah mirza kau tahu sendiri kan anak muda bagaimana"elak tuan khatri dengan mendekati arzan dan menepuk bahunya
"Sudahlah lagian arzan akan dijodohkan"Ujar tuan mirza
"Hooh selamat nak"Ucap paman khatri
"Iya paman tapi aku ingin mencari pasanganku sendiri"Kata arzan dengan tersenyum
"Baiklah kalau begitu aku pamit dulu, kapan-kapan aku akan berkunjung lagi dan jangan lupa sampaikan salamku kepada ainin"Ucap paman khatri ia berjalan meninggalkan ruangan keluarga
"Apa kau sudah melupakan vivian? "Tanya tuan mirza
"Tentu pa jangan khawatir"Jawab arzan
"Jangan lupa nak, dia siapa banyak pengkhianatan yang ia lakukan sampai papa kehilangan perusahaan dan memisahkan kau dengan temanmu rama"
Vivian putri Hars adalah anak dari tuan khatri,ibunya meninggal kala saat ia melahirkan vivian. Vivian sendiri adalah gadis yang dirawat oleh pengasuh dan ayahnya sendiri tetapi sifatnya tidak jauh dari ayahnya.
Ia bahkan ahli dalam segala hal, vivian akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Salah satunya waktu 10 tahun yang lalu ia berhasil memisahkan kedua sahabat yaitu arzan dan rama.
Vivian melakukan itu semua dengan kekuasaan yang ayahnya miliki bahkan ia mendapatkan untung dari semua itu meskipun ia harus mengobarkan rasa cintanya kepada arzan saat ia melepaskan arzan ia baru mengenal kata cinta.
Walaupun menyesal ia memendamnya karna ia tahu ayahnya pasti akan marah besar kepadanya, maka dari itu ia mencari kesenangan dengan pergi ke bar tetapi pekerjaan yang ia miliki saat ini adalah sebagai ceo disalah satu perusahaan ayahnya.
......................
"sha"Panggil seseorang
"Oh kau cla"Jawab alesha saat membalikkan badan
__ADS_1
"Aku menginap ya dirumahmu,lagian aku di apartemen sendiri takut tenang saja biaya makan aku akan membeli tetapi jika memasak aku tidak bisa"Ucap clarisya dengan tertawa
"Boleh, deh tenang aja ada aku dan ibu kau tidak perlu kwatir ayo pulang"Ajak alesha pada Clarisya
Mereka pulang bersama dengan berjalan kaki alasanya untuk menghilangkan penat saat berkerja dengan bercerita sepanjang perjalanan.
Ia sampai sekitar 10 menit dan langsung memasuki apartemen.
"Assalamualaikum"Ucap alesha saat membuka pintu apartemen
"Waalaikumsalam"Sahut ibu
"Udah pulang nak?"Tanya ibu saat keluar dari kamar
"Iya bu, oh ya ini cla ia akan tinggal disini tidak apa-apa kan bu? "Tanya alesha
"Boleh kalau begitu kalian mandi dulu lalu makan ibu siapkan dulu"Ujar ibu alesha
"Terima kasih tante"Ucap Clarisya tetapi sesaat tanganya ditarik alesha menuju kamar.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...🌺🌺🌺...
...💐💐...
...🌼🌼🌼...
...🌸🌸...
__ADS_1