Impian Menjadi Istri Ceo

Impian Menjadi Istri Ceo
saling menahan


__ADS_3

"Hari yang melelahkan sha sungguh"Tutur cla dengan menyenderkan punggunya di samping alesha


"Ya kau benar tapi itu menyenangkan "Sahut sha dengan mengingat hal tadi


Flasback


"Panti asuhan Hazel"


"Ya, kenapa kita kesini? "Tanya cla saat melihat alesha bercengkerama dengan pemilik panti asuhan


"Aku hanya ingin membagi apa yang sedang aku dapatkan"Jawab alesha dengan tersenyum


"Nona, alesha terimakasih. Mari saya perkenalkan kepada anak-anak"Ucap pemilik panti asuhan dengan tersenyum


Panti asuhan ini cukup luas banyak kamar, taman bermain hingga ada kolam renang yang tersedia untuk anak-anak. Tak lupa banyaknya pengurus dan pengawas namun yang alesha liat banyak anak bayi yang sedang digendong beberapa baby sister.


"Anak-anak perkenalkan tante alesha dan tante cla"Ucap pemilik panti asuhan kepada anak-anak yang sedang bermain di taman


"Halo tante alesha halo tante cla"Banyak yang menyapa alesha dan cla


"Halo juga"Ucap cla dan alesha beberengan


"Ahhh


"Panggil saja saya nani"sela pemilik panti asuhan


"Saya ingin membagi beberapa mainan dan uang untuk anak-anak apakah boleh nani? "Tanya alesha


"Tentu boleh nak, justru mereka akan senang"Jawab nani


"Tunggu saya akan mengambilnya...


"Tidak perlu nak,biarkan saya dan yang lainya yang mengambil di depan kau bermainlah"Ucap nani dengan tersenyum


"Terimakasih"Kata alesha dengan dianggapi anggukan oleh nani dan meninggalkan alesha dan cla disana.


Mereka bermain bersama, bersama anak-anak panti.hingga sadar waktu mereka berpamitan dan jika mempunyai waktu lagi akan kembali untuk mengunjungi.


Flasback off


...****************...


"Baiklah ayo kita kerja"Ucap alesha dengan semangat


"Kenapa kau semangat,aku saja pengen rebahan sha?"Tanya cla dengan mimincingkan pandangannya


"Ayolah cla, jangan rebahan mulu nanti kamu sakit. Banyak yang harus kita urus cla dikantor"Jawab alesha dengan menarik cla untuk duduk


"Hmm"Sahut cla dengan memaksakan senyumnya

__ADS_1


Alesha bersiap untuk mandi duluan sebelum cla, setelah selesai alesha keluar dan tak melihat cla. Alesha fikir cla pasti mandi di kamar tamu karena tak ingin menunggu lama. Alesha pun membuka lemarinya untuk segera berganti pakaian.


Saat ia menemuan baju cla tiba-tiba datang dan menahan alesha saat ingin berganti pakaian.


"Jangan pakai itu"Ucap cla menahan tangan alesha


"Ada apa?"Tanya alesha dengan heran


"Tunggu"Ucap cla ia menghampiri beberapa paper bag dari mall tadi dan mulai membuka satu persatu hingga menemukan beberapa pakain.


"Ini kau pakai lah"Pinta cla dengan menyerahkan baju tersebut


"tapi cla ini bukan style ku"Ucap alesha melihat pakaian tersebut


"Justru itu kau harus keluar dari zona nyamanmu sha, untuk bisa mengetahui bagaimana perasaan nya"Sahut cla mendorong alesha untuk berganti pakaian.


5 menit kemudian


"Apakah ini bagus?"Tanya alesha dengan melihat dirinya dari bawah


"Perfect, Tapi kau jangan ikat rambutmu ya"Pinta cla dengan tersenyum dan menggiring alesha ke meja rias


"Hmm,Apa yang kau lakukan? "Tanya alesha saat cla akan merias dirinya dengan beberapa make up


"Diamlah dulu"jawab cla dengan kesal untung saja cla sudah merias diri jadi dia hanya perlu merubah alesha.


"Ayo berdiri"Ucap cla dengan menggeser tubuh alesha didepan cermin


"Ya kali mak lampir sha"Jawab cla dengan kesal


"Terimakasih sahabat ku tersayang utututuu"Ucap alesha menciup pipi cla dan menarik cla untuk segera turun dan kekantor.


...****************...


Saat sampai dikantor alesha dan cla mendapatkan tatapan horor dari beberapa karyawan laki-laki dan perempuan.


Alesha yang memakai kemeja biru dimasukkan ke rok yang sedana dengan kemejanya tak lupa rambut uang dibiarkan tergerai, anting merah yang menghiasi telinganya. Heels hitam yang contras dengan pakaiannya.


"Sha aku rasa kau akan mulai menghitung"Guman cla pada alesha


"Kenapa begitu?"Tanya alesha


"Lihatlah mata keranjang tersebut menatap mu bagaimana"Jawab cla dengan menaikki lift bersama alesha


"Sudahlah aku serasa naik roller coaster"Ungkap alesha menetralkan detak jantungnya


"Aishh kau ini, karena kau itu belum terbiasa. Baiklah sampai jumpa nanti pulang"Ucap cla saat lift terbuka dan alesha berpindah lift khusus


Tingggg

__ADS_1


"Hai kak galen"sapa cla saat memasuki ruangan


"Hmm"Ucap galen dengan kaget melihat tampilan alesha


"Kenapa kau terkejut, aku pun sama"Kata alesha dengan tersenyum menambah kesan elegan dalam dirinya


"Baiklah apa ada yang harus kerjakan? "Tanya alesha saat membuka pintu ruangan galen


Ruangan alesha dan galen satu tempat namun tempat tersebut dibagi menjadi dua ruangan hingga terdapat pembatas pintu kaca masing-masing.


"Ini mintalah tanda tangan tuan dan catatlah keinginannya tentang produk nanti saat tuan mirza datang"Ucap galen memberikan berkas tiga dan juga notebook serta ipad pada alesha


Alesha segera mengambilnya dan keluar dari ruangan menuju ke ruangan arzan.


Deg Deg


"Ya ampun kenapa dengan jantungku"Guman alesha saat akan memasuki ruangan arzan


Tok Tok


"Masuk"


"Permisi tuan, ini ada berkas yang harus tuan tandatangani segera"Ucap alesha menundukan kepalanya dan memberikan berkas


"Astaga kenapa alesha tambah cantik"guman arzan melihat alesha segera yang tak menundukan kepanya lagi.




"Tuan"Lambaian tangan alesha pada wajah arzan yang melamun


"Hmm"Arzan segera tersadar dan mengambil berkas tersebut


"Kenapa denganya? "Tanya alesha dalam hati nya melihat arzan


"Bolehkan saya duduk? "Tanya alesha seraya melihat arzan yang memerikasa berkas


"Hmm"Hanya deheman yang arzan berikan alesha tak ambil pusing ia segera duduk disofa dan menyenderkan punggungnya. arzan sadar ia tak ingin merusak apa yang telah ia rancanakan untuk mendapatkan kebahagian terakhir.


"Ahh kenapa mas arzan terlihat tampan dengan pakaian tersebut"Guman alesha melihat arzan yang fokus dengan berkas.



"Sha ini sudah selesai "Ucap arzan dengan segera alesha mengambil berkas tersebut dan langsung pamit pergi


"Kenapa dengannya? "Guman arzan, ia ingin sekali merasakan kenyalnya bibir alesha yang berwarna pink tadi


"sialll"Hembusan nafas arzan dengan kesal ia segera mengalihkan perhatian nya pada masalah kantor.

__ADS_1


"Kenapa denganku tiba-tiba ingin bersifat cuek?"Tanya alesha dalam dirinya saat tak sadar apa yang telah ia lakukan


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2