
"Apa kau ingin aku hukum lagi? "Tanya arzan dengan memegang tangan alesha dan menjatuhkanya ke pangkuanya
"Ehh, turunkan aku"Ucap alesha karena merasa tidak nyaman ia menggoyangkan tubuhnya
"Diamlah honey, atau kau ingin lebih dari ini"ujar arzan menutup matanya karna menahan gairah
"Kau cemburu? "Tanya alesha tersenyum
Arzan pun langsung mengecup bibir alesha
"Iya"Jawab arzan menarik alesha lebih dekat
"apa kau punya pertanyaan lain?"Tanya arzan melihat alesha termenung
"Jika bersama tuan galang bagaiman? Tanya alesha dengan tersenyum licik
Arzan langsung mengecup bibir alesha lagi
"Honey, jika kau tahu aku cemburu maka jangan dekat dengan laki-laki lain dan apagi baik denganya jika tidak....
Arzan langsung ******* bibir alesha,awalnya alesha menolak namun alesha terbawa suasana hingga ia langsung mengalungkan tanganya ke leher arzan.
"Ti-ti-dakkah kau memberikanku peringatan?"Tanya alesha disela-sela menghirup udara
"Tidak"Jawab arzan mengecup bibir alesha lagi
"Baiklah ku anggap kau mengerti"Ucap arzan dengan mengecup sekilas bibir alesha dan mengusapnya
"Tunggu dulu aku ingin tanya? "Tanya alesha menunjukkan raut muka yang ragu
"Tanyalah aku tidak akan marah"Jawab arzan dengan mengambil tali rambut alesha pada tanganya dan membantu alesha mengikat rambutnya
"Kenapa kau mengikat rambutku? "Tanya alesha kesal
"Aku lebih suka kau begini"Jawab arzan
"Baiklah terserah kau, aku ingin tahu mengapa kau ,memilihku kau tahu bukan aku bukan dari keluarga ternama seperti nona akila? "Tanya alesha
"Ya memang tapi sifatmu itu seperti air walaupun tidak mewah namun kau sangat bearti bagiku"
"Dan kau adalah hal yang paling spesial yang kudapatkan adalah bersamamu, orang yang begitu menyayangiku tanpa ada batasnya,selalu menegurku jika aku salah"Jelas arzan
__ADS_1
Alesha tersenyum bahagia mendengar pernyataan arzan yang begitu menyayanginya walaupun ia dan arzan berbeda, dan alesha semakin yakin terhadap hubungan ini.
"Lalu kenapa kau bisa mencintai ku?"Tanya arzan balik
"Bahagia ku adalah kau,
Kau sosok yang tak pernah kuduga datang maupun tinggal,
Dan segala prosesnya pun,
Aku kau buat luluh akan setiap sifat dan tingkah lakumu,
Oleh tutur katamu, pembuatan mu,
Apalagi aku, kau membuat aku kagum akan setiap langkahmu yang tak pernah menyerah,
Walupun udah diujung tanduk sekali pun,
Aku kau buat selalu jatuh cinta,
Dan kau juga menerimaku apaadanya,
"Sudah jangan menagis"Tutur arzan kagum dengan pernyataan alesha kepadanya
"Hei lihat aku, kita akan berjuang sama sama ya"Ucap arzan dengan memegang wajah alesha
Alesha hanya mengangguk kan kepalanya dan kembali memeluk arzan dengan kuat,seperti takut kehilangan.
"Lebih baik kita makan dan kuantarkan kau pulang ayo"Kata arzan dengan menggedong alesha seperti bayi koala
"Mas, turunkan aku bagaimana jika ada yang lihat"Ucap alesha dengan menghapus sisa air matanya
"Semua orang sudah pulang dan jangan beralasan"sambung arzan dengan melanjutkan langkahnya
Arzan serta alesha makan malam dikantor beserta galen, ia bahkan harus lembur karna banyak hal yang harus diselesaikan dan diurus.
...****************...
Setelah selesai arzan mengantarkan alesha pulang ke apartemen nya bersama galen, sebelum alesha keluar dari mobil arzan kembali mencium kening alesha.
"Hati-Hati"Ucap arzan kala melihat alesha keluar dari mobil
__ADS_1
"Iya"Sahut alesha dengan wajah yang lebih riang
Arzan pun menyuruh galen untuk melanjutkan perjalanan nya, setelah ia melihat alesha telah memasuki gedung apartemen.
"Kenapa lama sekali sha? "Tanya cla saat membuka pintu
"Lembur dan banyak tugas"Jawab alesha dengan raut muka yang sangat bahagia
"Sepertinya ada sesuatu"Guman cla melihat sifat alesha yang berbeda
"Ibu apa sudah minum obatnya? "Tanya alesha saat memasuki kamarnya dan mengeluarkan berkas
"Sudah tadi"Jawab cla dengan mendudukan bokongnya ke kasur
"Ada apa? "Tanya alesha melihat cla yang memandangi nya
"Apa kau menyembunyikan sesuatu? "Tanya cla penuh selidik
"Apa kau tahu cla, dia mencintaiku"Ucap alesha kepada cla
Cla melongo mendengar pernyataan alesha
"Sungguh?bagaimana bisa? Kapan?bagaimana ia ungkapkan"Tanya cla berturut-turut
Alesha mulai menceritakan semua nya kepada cla, sedangkan cla yang mendengarnya ikut terharu dan sontak saja ia memeluk alesha dengan kuat hingga hampir saja alesha terhuyung ke lantai
"Pelan-pelan cla apa kau ingin membunuhku sebelum aku menikah"Ujar alesha membalas pelukan cla
"Aku turut bahagia sha, semoga kedepanya tidak ada masalah lagi"Sahut cla dengan tersenyum bahagia
"Terimakasih ya cla, tolong jangan beritahukan ibu dulu, aku takut ibu tidak mau menerima ini semua"lirih alesha kepada cla
"Baiklah jika itu yang terbaik tapi katakan secepatnya sebelum terlambat ya"Ungkap cla untuk alesha dan alesha pun hanya mengangguk kan kepala.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...🌺🌺🌺...
...🌼🌼🌼...
...🌸🌸🌸...
__ADS_1