Impian Menjadi Istri Ceo

Impian Menjadi Istri Ceo
Meminta maaf


__ADS_3

"Ini neng es krimnya"Ucap penjual es krim dengan memberikan es krim pada alesha


"Terima kasih pak, ini uangnya"Sahut alesha menerima es krim dan memberikan uang lima puluh ribu


"Maaf atuh neng,uangnya kebesaran apa tidak ada uang pas lima belas ribu?"Tanya penjual es krim dengan sopan


"Ambil saja pak kembalianya"Jawab alesha dengan tersenyum


"Aduhh neng makasih banyak"Ujar penjual es krim menunjukkan rasa bersyukur


Alesha pun pergi dari kedai es krim dan ia duduk dibangku dekat taman,ia memakan salah satu es krimnya dengan melihat banyak anak-anak bermain serta berlari-larian.


...****************...


"Baiklah kau tunggu saja len, kau serahkan saja pada jack"Ucap arzan dengan serius


"Tentu tuan, kau begitu saya siapkan dahulu"Kata galen disebrang telp


"Hmm"Jawab arzan dengan mematikan sambungan telepon nya.


Arzan pun menghampiri alesha dibangku taman, ia baru sadar jika alesha telah selesai membeli es krim.


"Apa salahku sama non akila ya, sampai ia tega membuat tanganku terluka"Guman alesha memikirkan apa yang terjadi tadi


"Apa bener kata cla kalau non akila cinta mas arzan sampai-sampai ia mau melakukan apapun untuk mendapatkan mas arzan"Sambung alesha dengan raut muka yang bigung


"Ehhh"Ucap alesha tersadar dari fikiranya


"Kenapa lagi, kau ini? "Tanya arzan dengan memegang es krim alesha yang hampir meleleh karna melamun


"aku tidak ada apa-apa cuma memikirkan pekerjaan kantor"elak alesha dengan merampas es krimnya


"Dasar"Guman arzan dengan duduk disamping alesha


"Mau?"Tawar alesha dengan menawarkan es krimnya yang tinggal satu


"Boleh"Jawab arzan dengan tersenyum


Alesha pun menyuapi arzan tetapi setelah es krim itu masuk ke mulut arzan dengan tiba-tiba alesha memajukan cup es krimnya hingga terkena pipi arzan.


Arzan pun langsung melotot kan matanya, tetapi alesha malah tertawa dengan kencang karna menurutnya arzan terlihat sangat lucu.


Hahhahah

__ADS_1


Hahhahahah


"Alesha"Geram arzan melihat tawa alesha


Seketika alesha pun sadar apa yang ia lakukan dan ia langsung berlari kebelakang pohon untuk bersembunyi.


Arzan pun langsung mengejar alesha yang bersembunyi darinya, mereka pun akhirnya bermain kejar-kejaran hingga tidak menyadari mereka ada dimana.


Mereka bahkan tidak menyadari bahwa banyak orang yang melihat mereka, sedangkan arzan mengejar alesha dengan tertawa disertai senyuman, entah mengapa saat didekat alesha dan selama bersama alesha ia bisa tertawa selepas ini.


"Stopp mass, mukaku cemot"Lirih alesha dengan membuat ekspresi lucu dan menghentikan langkahnya.


"Hahahahh, salah siapa kau yang Mulai"Ujar arzan dengan mengambil sapu tangan di saku celananya.


Arzan tadi saat mengejar alesha sempat merampas es krimnya hingga bisa membuat muka alesha cemot.


"Maaf"Ucap alesha dengan tiba-tiba saat arzan dengan teliti membersihkan mukanya


Seketika arzan menghentikan tanganya yang sedang mengusap muka alesha yang terkena noda es krim, mereka pun saling menatap satu sama lain.


"Tidak apa-apa"Kata arzan dengan melipat sapu tanganya dan mengandeng tangan alesha untuk kembali ke mobil


"Bentar"Pintah alesha dengan melepaskan tanganya


"Apa lagi alesha?"Tanya arzan dengan geram


Alesha pun langsung menghampiri arzan dan menjinjitkan badanya karna arzan memang lebih tinggi darinya, lalu alesha membersihkan es krim di pipi arzan dengan jarinya.


Arzan pun hanya tersenyum dan terlena dengan raut wajah alesha yang teduh serta terlihat lebih cantik,Hingga tidak tersadar arzan melingkar kan tanganya ke pinggang alesha.


"Ehhh"Kata alesha dengan terkejut dan mengehentikan tanganya yang sedang membersihkan bekas es krim


"Hmmm, itu tadi ada kucing lewat takut keinjek"Elak arzan dengan malu dan melepaskan tanganya.


"Ha, kucing? "Tanya alesha memastikan


"Iya,yasudah ayo pulang sudah hampir sore"Lirih arzan mengalihkan pembicaraan dan meninggalkan alesha


"Kucing, memang apa hubungannya"Guman alesha dengan melangkahkan kakinya ke mobil.


...****************...


Arzan dan alesha pun selama perjalanan terhayut dengan fikiranya masing-masing,sedangkan alesha memikirkan bagaimana caranya ia untuk meminta maaf, akhirnya ia memberanikan diri.

__ADS_1


"mas?"


"Hmm"


"Alesha mau minta maaf karna selalu merepotkan mas selama ini"Ucap alesha dengan memainkan bajunya


"Kesalahan yang mana?"Tanya arzan dengan fokus mengemudikan mobil


"mmm, i-itu mulai dari alesha yang mabuk di hotel tuan galeng,terus kejadian tadi siang"Kata alesha dengan gugup


"Ohhhh"Sahut arzan dengan menyembunyikan senyumnya dan menahanya


"Untung saja alesha tidak tahu jika dia bukan mabuk tapi karna pengaruh obat"Guman arzan dengan tenang


"kok cuma ohhh, jadi gimana?"Tanya alesha dengan heran melotot kan matanya


"Lalu aku harus apa memang"Ujar arzan dengan kening yang berkerut


"Yasudahlah yang penting aku sudah minta maaf"Lirih alesha dengan kesal


Arzan pun hanya bisa menahan senyuman dan tawanya kala melihat alesha yang terlihat kesal, seketika mereka sadar jika telah sampai di apartemen dan arzan mengehntikan laju mobilnya.


Alesha pun turun dari mobil dengan kesal


Brakkk!!!!


dan membanting pintu mobil dengan keras hingga sang pemilik kaget dan tanpa memperdulikan ia kabur dengan lari terbirit-birit.


"Astaga apa yang aku lakukan bodoh kamu sha"Guman alesha sadar apa yang ia lakukan ia bahkan sekarang takut untuk berhadapan dengan arzan.


Arzan sendiri hanya tersenyum melihat sikap alesha yang seperti anak kecil ia pun melajukan mobilnya ke markas.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terima kasih banyak ya, yang sudah baca novel author wakupun author sendiri belum yakin bagaimana tanggapan kalian terhadap novel author.


kalian komen dong untuk meyakinkan author jika novel author ceritanya bisa diterima sama kalian.


...🌺🌺🌺...


...🌼🌼🌼...


...🌸🌸🌸...

__ADS_1


...💐💐💐...


...🏵🏵🏵...


__ADS_2