
Pagi itu, matahari bersinar cerah. Angin berkesiur menarikan dedaunan sebagaimana mestinya. Suasana pagi tetap dingin seperti seharusnya. Seperti biasa, irama pagi dan detak jantung kehidupan bermula, seperti itulah adanya.
Hari ini aku lebih memilih untuk melupakan kejadian kemarin yang telah terjadi, dan hari ini aku akan mulai mengungkapkan sifat sukaku kepada sang tuan ceo.
Aku bangun Pagi-pagi untuk membuat sarapan untuk ku,clarisya dan mas arzan. Sudah 15 menit lebih aku membuat nasi goreng seafod,lalu sekarang saatnya untuk bersiap.
Setelah bersiap aku turun ke bawah untuk berpamitan kepada ibu.
Tok, tok
"Masuk sha"Ucap ibu
"Bu, alesha mau berangkat kerja ibu jangan lupa minum obat dan jaga kesehatan ya bu"Ujar alesha
"Iya nak, Hati-Hati ya"Sahut ibu
"Yaudah bu alesha pamit, assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"Jawab ibu setelah bersalaman aku pergi kekantor dengan berjalan kaki.
...***...
Arzan sudah mengendarai mobilnya dengan gagahnya, ia sengaja ingin mengendarai mobil sendiri tetapi itupun tidak lepas dari galen dan bodyguard lainya.
Setelah beberapa menit mereka sampai di lobby,segera galen turun dari mobil belakang dan berlari untuk membukakan pintu untuk arzan.
Kaki panjang dengan sepatu yang mengkilap menunjukkan seseorang turun dengan gagahnya, setelan jas berwarna hitam, kemeja putih, dan dasi hitam polos dengan kaca mata yang bertengger dihidungnya.
Mereka segera memasuki lif,tidak menghirau kan para karyawan yang telah berbincang tentang tampangnya sang ceo.
Ting,bunyi lif
Setelah beberap menit, arzan dan galen memasuki ruangan yang sama,mungkin untuk mendiskusikan sesuatu yang penting. Sedangkan alesha ia lebih memilih untuk kembali ke ruangan menyelesaikan perkerjaan.
...---...
"Bagaimana kata jack? "Tanya arzan dengan duduk disofa menyilangkan kakinya serta melepaskan kaca mata
"Jack bilang memang ada orang yang ingin mengetahui tentang jual beli kita nanti malam"Jawab galen dengan santai
"Siapa yang telah berani? "Tanya arzan lagi
"Namanya Tuan Roy carel lim"Jawab galen
__ADS_1
"Hmm keluarga lim ternyata, Mereka seperti nya ingin bermain-main"Ucap arzan dengan tersenyum licik
"Baiklah kau persiapkan semuanya, dan jangan sampai mencurigakan,sudah lama sekali aku tidak bermain main dengan pistol kesayangan ku"Perintah arzan.
"Baik tuan"Sahut galen
Keluarga lim adalah salah satu orang yang mempunyai kekuasaan di bidang kepolisian,mereka pernah mencari informasi tentang kelompok mafia devils dave tetapi usahanya nihil.
Mereka sekarang ingin mencari tahu lewat pembelian transaksi barang ilegal,padahal semua departemen kepolisian sudah tidak mengungkit lagi tentang kelompok mafia, tetapi keluarga lim tetap ingin mengetahui seperti apa pemimpin mereka.
Sehingga mereka tidak tersentuh oleh hukum,bahkan kelompok mafia devils dave telah berkembang diberbagai negara.
...***...
Kantor sibuk dengan banyak perkerjaan serta pembelian produk baru yang telah diluncurkan.
Waktu telah menunjukkan jam makan siang......
Alesha yang sadar akan waktu segera turun untuk menemui clarisya.
...---...
"Cla"Teriak alesha dijalan
Clrisya pun menghentikan jalanya untuk menuju ke kantin.
"Maaf cla, aku nggak bisa tapi lain waktu pasti aku bisa sebagai ucapan terima kasihku dan maaf ku aku bawain kamu bekal semoga kamu suka ya cla"Ujar alesha sambil menyodorkan paperbag
"Hmm, ndak papa lah sha mungkin kamu sibuk, terima kasih sha untuk bekalnya"Sahut Clarisya menerima paper bag
"Sama sama juga kalau gitu aku pamit ya"Ucap alesha
Clarisya hanya mengangguk kan kepalanya sebagai pertanda iya. Alesha segera menuju keruanganya untuk memberikan bekal nya kepada arzan.
...***...
Tok Tok Tok
"Siapa?"Tanya arzan
"Ini saya pak alesha"Jawab alesha
"Masuk"Ucap arzan
__ADS_1
Alesha memasuki ruangan ia bisa melihat arzan masih sibuk dengan laptop dan berkas-berkas yang menumpuk.
Bahkan jika arzan fokus tidak mengurangi ketampananya.
"Ada apa? "Tanya arzan tidak mengalihkan pandangannya
"Hmmm, Itu waktunya makan siang mas"Jawab alesha dengan gugup
"Kamu makan saja dulu, nanti aku bisa"Ujar arzan
"Nggk bisa gitu mas, kerja juga butuh tenaga, kalau mas sakit gimana, nanti siapa yang bakal jaga perusahaan,kesehatan itu juga perlu"Ucap alesha dengan sebal karna arzan mengabaikan
kesehatannya
Alesha langsung membuka bekal nya dan menyiapkan air putih untuk arzan. Ia berjalan ke tepi meja arzan untuk menyuapinya
'Aaaaaa'Tawar alesha
Arzan yang melihat alesha disampingnya heran dan menyeritkan dahinya kala,ada seorang wanita yang memerintahkan nya.
"Ayo mas"Ucap alesha dengan menyodorkan sendok
"Kalau mas nggak makan, aku nggak bakal bantuin mas lagi untuk pura-pura"Ancam alesha
Arzan yang sedang tidak ingin berdebat dan masalah baru terjadi, akhirnya ia menurut dan menerima. Ia langsung membuka mulutnya untuk menerima sarapan yang alesha buat.
Alesha yang melihat hanya tersenyum, karna dengan begini hatinya tenang serta damai karna orang yang dicintainya menurut akan apa yang ia suruh itupun demi kebaikannya.
Alesha terus menerus menyuapi arzan, sedangkan arzan sendiri sibuk dengan bersitegang dengan laptopnya.
"Habis"Ucap alesha dengan tersenyum dan memberikan air putih untuk arzan.
Arzan langsung menerima dan tersenyum kala, ia mengingat disuapi alesha, serta diperhatikan orang yang ia cintai.
Alesha langsung duduk disofa, untuk makan setelah ia menyuapi arzan dengan telaten sekarang saatnya ia mengisi perutnya.
Arzan yang melihat alesha makan disofa ia tersenyum dan memperhatikan wajah cantik alesha.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Tunggu next part ceritanya...
...jangan lupa komentar,...
__ADS_1
...Vote, Dan sukai. ...
...Terima kasih...