
Tok, Tok
"Masuk"
"Permisi tuan saya mau meminta tanda tangan"Ucap alesha menuju ke sofa tempat arzan duduk dengan memangku laptop nya.
"Baiklah sini berikan padaku, dan duduklah disini"kata arzan kepada alesha
Alesha pun duduk disebelah arzan dan memberikan berkasnya, tetapi arzan langsung menaruh berkas tersebut dimeja. Sedangkan arzan memberikan berkas lain kepada alesha
"Bisa bantu aku? "Tanya arzan menunjukan tiga berkas dengan tersenyum
"Iya"Jawab alesha
Arzan pun memberikan alesha ketiga berkas tersebut untuk membuat rancangan ulang dalam isi tersebut.
Mereka sama-sama sibuk sampai tidak menyadari jika jam kantor telah usai dari dua jam yang lalu.
"Sha apa sudah selesai? "Tanya arzan menghentikan ketikan di laptop nya
"Hmmm"Jawab alesha dengan mengedipkan matanya beberapa kali kala menahan kantuk
"Kenapa aku mengantuk sekali"Guman alesha dengan menahanya tetapi sesaat beberapa detik ia menyenderkan kepalanya di bahu arzan seketika pun bulpen alesha terjatuh.
Arzan melihat alesha yang tertidur dipundaknya pun, hanya tersenyum ia kembali merasa senang dan rasa kantuk nya pun hilang, arzan menyenderkan punggungnya ke sofa supaya alesha lebih nyaman ia masih saja memandangi wajah alesha ia lalu mencium kening alesha.
...****************...
"Gila kau kemana saja? "Tanya galang dengan memasuki ruangan arzan
Arzan pun menoleh ke arah tersebut dan melihat jack,galang dan galen yang menatap ke arah alesha dengan melotot kan matanya.
"Tidak bisakah kalian mengetuk pintu, atau kalian ingin aku potong tangan kalian? "Tanya arzan dengan geram
"Sorry, gue itu udah ketuk pintu berkali-kali bahkan gue udah nunggu hampir lima menit lebih"Jawab galang ia lalu menundukkan bokongnya di sofa depan arzan berserta jack dan galen pun duduk.
"Ada apa? "Tanya arzan sambil membereskan berkas yang dipegang alesha dengan hati-hati
__ADS_1
"Ada yang udah jadian nihh"Lirih galang melihat kalung yang digunakan alesha
Sontak saja arzan, jack dan galen melihat kearah alesha mereka hanya tersenyum bahagia karna bisa melihat arzan bisa melupakan seseorang yang ia cintai dahulu.
"Ada apa? "Tanya arzan dengan berteriak
"Eunghhh"suara alesha yang merubah posisi tidurnya dan menjatuhkan kepalanya ke paha arzan dan melingkarnya tanganya ke pinggang arzan
Arzan melotot kan matanya karna tingkah alesha seperti anak kecil, arzan tidak memindahkan alesha tetapi justru mengelus rambut alesha dengan tanganya.
"Udah ada info kak, tentang akila"Ucap jack dengan tiba-tiba
"Lalu? "Tanya arzan dengan pelan
"Dia sengaja ingin menjebak mu dan mendapatkan separuh kekayaanmu setelah menikah, itupun jika kalian menikah"Sela galang
"Dan dia juga yang merencanakan kejadian waktu tersebut saat direstoran, kami hampir selesai mendapatkan buktinya"Sambung galen
"Baiklah untuk sementara kalian kumpul kan karna aku tidak mau menegur nya langsung sebelum mendapatkan bukti"Perintah arzan
"Lalu bagaimana dengan permasalahan pembelian yang ada di london lang?"Tanya arzan kepada galang
"Susah"Jawab galang dengan lesu
...****************...
Arzan pun memberikan saran kepada galang untuk mengatasi masalah markas yang berada dilondon hingga mereka tidak menyadari seseorang menahan gejolak lapar dari tadi pagi.
..."Kapan mereka selesai bicara"Guman alesha dalam hati pasalnya ia sudah menunggu sepuluh menit tetapi mereka sama sekali tidak berhenti bicara dan alesha juga sudah bangun karna rasa lapar yang membuat ia bangun dari tidur....
"alesha apa yang kau lakukan"Guman alesha menyadari jika ia tidur dipaha arzan dan tanganya menyentuh pinggang arzan
"Kenapa mas arzan tidak merubah posisiku sama sekali, bagaimana jika kakinya kram"Sambung alesha
"Kalian mengerti"Ucap arzan
"Tentu"Jawab mereka bertiga dengan senang entah apa yang mereka rencanakan
__ADS_1
Jack,galen serta galang langsung memegang hp mereka sendiri, entah apa yang mereka bertiga lakukan.
"Sudah terlalu malam, sha bangun"kata arzan dengan menggoyangkan tubuh alesha
"Eunghhhh"Sahut alesha dengan melepaskan pelukan tanganya pada pinggang arzan dan mencoba menetralkan matanya
"Kenapa harus sekarang sihh, aku kan malu"Guman alesha menggigit bibirnya
"Galen bisakah kau pesankan makanan? "Tanya arzan merapikan rambut alesha
"Baik tuan"Jawab galen ia langsung pergi untuk melaksanakan perintah arzan
Alesha kembali duduk dan menyenderkan tubuhnya ke sofa ia masih merasa lemas karna menahan lapar dari pagi dan belum lagi rasa malunya.
"Kakak ipar"Sapa galang tersenyum
"Dia galang dan ia Jack mereka semua teman-temanku"Ucap arzan mengenalkannya kepada alesha
Saat alesha akan menerima jabatan tangan galang tangan alesha langsung ditarik oleh arzan, dan arzan lalu memberikan kode kepada mereka berdua hingga mereka meninggalkan ruangan.
"Kenapa? "Tanya alesha heran
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bonus karna jarang update aku up 5 episode semoga kalian suka ya,,,,
...****************...
...🏵🏵🏵...
...💐💐💐...
...🌸🌸🌸...
...🌼🌼🌼...
...🌺🌺🌺...
__ADS_1