
Dilain waktu galen sedang mengalihkan pembicaraan untuk membuat para investor tidak pergi karna arzan dan alesha belum sama sekali datang.
"Maafkan saya tuan ahmad saya datang terlambat "Ucap arzan tiba-tiba
Galen dan tuan ahmad pun berdiri kala melihat arzan datang, ia langsung menjabat tangan arzan dan mempersilakan untuk duduk.
"Tidap apa-apa tuan lagian cuma lima menit"Elak tuan ahmad
"Baiklah bisa kita mulai? "Tanya galen
"Silahkan"Jawab tuan ahmad
Meetingpun dimulai, semua orang sibuk dengan apa yang mereka kerjakan, dan terhayut dalam pembicaraan bisnis yang akan dilakukan.
"Terimakasih tuan arzan"Ucap tuan ahmad memeluk arzan
"Sama-sama tuan"Sahut arzan dengan melepaskan pelukan
"Tuan kalian bisa menghubungi ku, atau nona alesha untuk perencanaan selanjutnya"Kata galen dengan tersenyum
"Tentu tuan, kalau begitu saya permisi"Ujar tuan ahmad.
Tuan ahmad dan sekretaris nya pun pergi sekarang tersisa arzan, alesha dan galen. saat alesha sibuk membereskan berkas arzan tersenyum.
Arzan teringat saat momen dimana alesha tadi bersikap peduli kepadanya, walaupun itu hal yang kecil tetapi terkesan kenangan yang indah.
...****************...
Flasback
"Ayo turun"Ajak arzan turun dari motor dan menarik tangan alesha
__ADS_1
"Tunggu"Ucap alesha tiba-tiba
"Apa lagi?"Tanya arzan menolehkan badanya ke belakang
Namun alesha tiba-tiba memegang kemeja arzan dan membenarkanya kemeja arzan yang berantakan serta dasi dan ia juga mengancingkan jas arzan.
Arzan tersenyum karna melihat bisa melihat alesha dari dekat, ia bahkan mengagumi alesha yang benar-benar cantik dengan polesan make up yang tipis.
"Dahh sudah"Ucap alesha dengan membenarkan posisinya lagi karna ia tadi menjijitkan kakinya
"Ayo cepat mas, galen udah nunggu"Ajak alesha dengan menarik tangan arzan.
Alesha pun menyembunyikan wajahnya yang tersipu malu karna hal yang ia lakukan barusan, ia mengigit bibirnya dan terus mengoceh kala mengrutuki kebodohannya.
Arzan pun hanya tertawa kecil melihat alesha yang menurutnya lebih imut, ia tahu alesha pasti menahan malu karna ia tadi sempat melihat wajah alesha
Flasback off
...****************...
"Tuan bisakah kita kembali, karna masih ada meeting lain dikantor?"Tanya galen
"O, oh ayo, sha cepatlah"Jawab arzan
Alesha pun mengikuti langkah galen dan arzan dari belakang, ia tahu sikap arzan seperti itu mungkin saja ia kwatir.
Namun arzan menghentikan langkahnya saat akan menaiki mobil,alesha pun dan galen juga mengentikan langkahnya.
"Galen kau telp seseorang untuk mengambil motorku di parkiran sekarang"Perintah arzan kepada galen
"Baik tuan, saya permisi dulu"Jawab galen ia pergi untuk menelp seseorang yang akan mengambil motor arzan
__ADS_1
"Honey, bisakah kau memberikanku materi meeting? "Tanya arzan dengan mengedipkan matanya
Seketika alesha melototkan matanya melihat tingkah arzan yang aneh.
"Ini"Jawab alesha dengan memberikan ipadnya
"Thnks honey, ayo naik"Ucap arzan menaiki mobil
Alesha pun menggelengkan kepalanya, ia tidak mau pusing dahulu dengan sikap arzan, karna ia juga harus mempersiapkan diri untuk presentasi dan membuat revisi serta proposal.
Mereka bertiga pun sampai dikantor tepat pukul satu siang hingga tidak sadar melewatkan jam makanya. arzan, alesha serta galen segera menaiki lif dan menuju ke ruang meeting.
Meetingpun dimulai dan kali ini mereka membahas tentang keuangan kantor.
"Huff akhirnya selesai juga"Ucap alesha dengan merentangkan tanganya karna kram
Memang tadi banyak sekali yang harus dibahas dan diurus maka dari itu meeting hampir menyita waktu selama satu jam lebih, setelah selesai pun alesha belum sama sekali melihat arzan karna tadi arzan berpamitan untuk mengurus sesuatu.
"Oh ya ampun aku belum meminta tanda tangan tuan arzan, bagaimana jika tuan galen marah"Guman alesha ia segera mencari berkas yng diperlukan dan membawanya ke ruangan arzan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...🌺🌺🌺...
...🌼🌼🌼...
...🌸🌸🌸...
...💐💐💐...
...🏵🏵🏵...
__ADS_1