
Arzan berlari untuk mencari alesha diderasnya hujan, ia sampai meninggalkan galen sendirian. Dari kejauhan arzan melihat sepatu alesha yang telah rusak dan arzan mengambilnya.
Ia mengusap rambutnya ke atas karena tetesan air yang membuat penglihatan nya terhalang.
"Dimana kamu sha, tolong beritahu aku"Guman arzan ia segera berlari lagi untuk melihat apakah alesha ada dimobil atau tidak.
Disisi lain alesha mulai kedinginan, ia merasa pusing dan pandangannya kabur apalagi dingin mulai masuk ke dalam tubuhnya.
"Ibu ikhlaskan alesha, aku udah capek bu dan nggak kuat. Aku bahkan ketakutan sendiri tiap hari, terimakasih bu atas semua yang ibu lakukan. Aku sayang ibu"Guman alesha dengan terbata-bata menahan hawa dingin yang masuk di tubuhnya.
...****************...
LA.
Praaangggg!!!
"Astaga, kenapa perasaan ku seperti ini. Bagaimana dengan alesha apa dia baik baik saja?"Tanya ibu alesha saat melihat foto diri nya dan alesha terjatuh dari meja nya hingga pecah
"Ibu tak apa kan? "Tanya cla saat mendengar suara barang terjatuh
"Cla tolong telp alesha,ibu kwatir kenapa perasaan ibu tak enak"Pinta ibu alesha kepada cla
"Ibu tunggu bentar ya,cla ambilkan telpnya"Ucap cla ia segera berlari mengambil tlp nya yang tertinggal dikamar
"Sha kamu tak apa kan, tolong jangan tinggalkan ibu seperti ayahmu. Ibu hanya punya kamu sha ibu mohon..... "Tangis ibu mengambil foto yang masih utuh dan memeluk foto tersebut
"Ibu alesha tidak bisa ditelp"Ucap cla memberitahukan
"Hiksss,,,,, alesha.... Ibu mohon kembalilah nak hikss... Ibu sayang alesha.. Ibu mohon jangan tinggalkan ibu sha....
"Ibu tenanglah alesha pasti baik baik saja disana"Cla mencoba menenangkan ibu alesha dengan memeluknya disela isak tangis
...****************...
"Sial, dimana kamu shaa"
"Aleshaaaaaaa"Teriak arzan ia bahkan sudah mengecek semua penjuru kawasan hutan tapi tak menemukan alesha
__ADS_1
Arzan terus mencoba mencari alesha diderasnya hujan, ia berjalan tanpa arah untuk mencari alesha seketika fikirannya tak berjalan lancar. Namun tak jauh dari pandangan nya arzan seperti melihat seseorang dibawah pohon.
"Sha"ucap arzan ia segera berlari dan menghampirinya
"Astaga sha"Lirih arzan melihat alesha wajahnya yang pucat dengan meringkuk, arzan pun mencoba membangunkan alesha.
"Sha bangunlah aku mohon"pinta arzan ia sedih melihat alesha yang biasanya ceria dan cerewet menjadi lemah seperti ini. Arzan mencoba memberikan kehangatan dengan menggosok tangan alesha
"m-mas arzan... .ibu.... Ucap alesha mencoba membuka matanya yang sulit untuk dibuka ia hanya bisa melihat samar-samar bayangan seseorang.
"Iya sha"Jawab arzan ia langsung memeluk alesha
Arzan segera membuka jas nya dan memakaikanya pada alesha, ia langsung menggendong alesha dan mencoba membawanya menuju ke mobil.
Karena jarak yang jauh serta hujan yang deras arzan berusaha sebisanya untuk bisa menggendong alesha ia sedih alesha seperti ini, alesha yang kehilangan arah. Bahkan bibirnya udah mulai membiru,baju yang alesha pakai pun sudah basah sepenuhnya.
Setelah sampai arzan segera menjalankan mobil dan mencari hotel terdekat, hujan turun deras membuat pandangan menjadi pendek jarak dari sini kehotel pun butuh waktu hampir satu jam lebih. Selain itu sangat berbahaya berkendara karena jalan yang licin serta tikungan yang tajam.
Karena suhu dalam mobil rendah, membuat alesha maupun arzan merasa dingin.
"Sha"Panggil arzan ia melihat alesha yang tak bergerak sama sekali hanya melihat alesha yang mencoba berbicara namun kedinginan.
"Qǐng gěi wǒmen yīgè fángjiān"Teriak arzan seketika karyawan menundukkan kepalanya karena tahu arzan adalah seseorang ceo terbesar
("Tolong beri kami kamar"). Arzan panik dan segera mengambil kunci dari resepsionis
Arzan pun segera berlari menuju kamar dengan menggendong alesha,arzan pun menidurkan alesha pelan-pelan dikasur.mau atau tidak nya arzan tak punya pilihan lain untuk melepaskan semua baju alesha dan menyelimuti nya dengan selimut.
"Sha bangun sha"panggil arzan
Arzan kalut dan ia segera meminta pihak motel menyiapkan handuk basa dan air hangat, arzan pun mengopres alesha.
"Maafkan aku sha aku tak punya pikihan lain "Guman arzan melihat alesha yang tak bangun sama sekali membuatnya takut terkena Hipotermia.
Arzan bahkan sudah menggores seluruh badan alesha,namun alesha masih saja kedinginan. arzan pun segera melepaskan semua pakaianya dan mencoba memeluk alesha ia melihat alesha menggigil dan berharap alesha lebih baik.
"Ku mohon bangunlah"Guman arzan mencium kening alesha
__ADS_1
Arzan semakin mengeratkan pelukanya pada alesha, dia benar-benar cemas pada alesha. Arzan memiringkan tubuh nya supaya lebih mudah memeluk alesha ia juga memiringkan tubuh alesha dan arzan mengelus punggung alesha yang tak berbalut pakaian sama sekali.
"Ku mohon bertahanlah, setidak nya meskipun bukan untuku tapi untuk ibumu"Ucap arzan disela sela memeluk alesha tanpa sadar arzan menagis
"Kau tahu aku laki-laki yang lemah, dan tak pantas kau cintai sha.mungkin aku bisa melepaskanmu tapi dihati dan fikiranku masih tak rela untuk mengiklaskan mu sha"Ucap arzan dengan menghapus sebagian air matanya
"Jika kau mencintai ku dengan mengujiku seperti ini aku mohon jangan seperti ini sha,kembalilah menjadi alesha yang awal yang selalu ceria dan berani melawanku. Apa kau tahu mengapa aku tak bilang pada orang tua ku jika kau adalah pacar kontrakku seperti yang kita rencanakan dahulu, aku tak ingin musuh lamaku membuat orang yang aku cintai meninggalkanku kembali"
"Bertahanlah sha untuk sementara sampai semua ini selesai"Arzan bercerita tentang diri nya saat alesha melawan rasa dingin nya,tanpa sadar ia tertidur dengan memeluk alesha sepanjang malam ini.
...****************...
"Xiānshēng zài ma?"tanya seseorang laki-laki kepada pihak resepsionis dan memberikan kunci mobilnya.("Apa ada tuan")
"Shì de, xiānshēng gāng huílái" Jawab seorang resepsionis (iya, tuan baru saja kembali)
"xie'xie"sahut galen dengan tenang, ia tak marah arzan meninggal kannya tadi, untung anak buah membantu galen untuk menemukan titik lokasi arzan dan alesha.
"Kau pergilah kembali untuk sementara waktu ini, dan ingat jika ada info cepat berikan kabar"Ucap galen kepada anak buah yang mengantarkan nya.
Drtttttt......
"Halo siapa? "Tanya galen ia melihat nomer tlp tak dikenal dan langsung menjawab
"Tuan galen apa alesha ada? "Tanya seseorang disebrang telp
"Siapa? "bukanya menjawab galen malah bertanya balik sambil memasuki kamar nya
"Dasar cicak ini aku"Teriak seseorang disebrang sana
Brakkkl!!!
galen kenal suara ini, pasti clarisya siapa lagi yang memanggilnya dengan sebutan cicak padanya.
"Dasar anak kecil"Guman galen
"Orang aku tampan, dan mempesona begini dibilang cicak"Lanjut galen
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...