
Pagi hari yang seharusnya sudah melakukan aktivitas kantor untuk berkerja, berbeda dengan alesha yang tegang dengan permintaan arzan.
"gimana? "Tanya arzan sambil berjalan menuju sofa tempat alesha duduk, sedangkan alesha yang melamun tidak menyadari bahwa arzan telah duduk disampingnya.
"Halo, aleshaaaaaa!"Teriak arzan karna dia ngomong nggak dijawab oleh alesha
"Oh iya pak kenapa"Balas alesha dengan muka polosnya
"Gimana keputusan mu nona alesha"sahut arzan
"Saya mau tanya pak,apakah boleh?"tanya alesha dengan hati-hati
"silahkan"balas arzan dengan wajah datarnya tetapi tidak mengurangi ketampan nya.
"mm, mm begini kalau boleh tau apa alasan pak arzan untuk menikah saya?"Tanya alesha
"jadi orang tua saya, menginginkan saya memiliki pacar untuk dijadikan menantu, jika tidak saya akan dijodohkan dengan orang lain"ucap arzan bicara sambil berjalan menuju balkon kantor
"oh begitu, baiklah saya terima,tapi saya punya 2 permintaan pak arzan"balas alesha menghampiri arzan
"baiklah apa permintaan mu nona"Sahut arzan dan memperhatikan alesha
"pertama kita jalani dulu hubungan ini, dan jangan langsung memutuskan untuk menikah, karna setiap hubungan yang tidak didasari saling nyaman dan berkenalan lebih dalam,jika tidak maka bisa saja hancur"Ucap alesha sambil melihat pemandangan dari bawah kantor
"untuk yang kedua saya minta ini dirahasiakan dahulu dari siapapun,saya tidak mau dianggap wanita yang menginginkan kekayan pak arzan, dan saya juga bukan wanita yang akan menjual harga dirinya, saya cuma mau membantu pak arzan"Ucap alesha dengan tegas
__ADS_1
"baiklah saya terima, tetapi apakah kamu yakin kita bisa menjalani tanpa adanya cinta?"Tanya arzan dan mulai mendekati alesha dengan memperhatikan mata coklat yang sangat familiar
"setahu saya cinta itu akan, tumbuh dengan sendirinya, terkadang manusia juga berubah karna cinta,dia juga bisa melupakan jati dirinya, dan cinta itu lebih berharga dari harta dan tahta"Ucap alesha dengan penekanan dan mulai mundur
"saya percaya itu, tetapi kenapa kamu tidak marah tentang permintaan saya, malah kamu menyetujui nya? "Tanya arzan dan mulai duduk dikursi kebesarannya
"untuk masalah itu dahulu saya pernah bermimpi untuk menjadi istri seorang ceo, tapi saya tau itu tidak akan pernah bisa terjadi didunia nyata seperti ku ini pak arzan"Ucap alesha dengan malu-malu
Arzan yang mendengar kan itu langsung tertawa dengan keras,sehingga galen yang berada diruang nya heran kenpa dengan tuannya,selama beberapa tahun galen tidak pernah melihat arzan tertawa maupun tersenyum sedangkan alesha yang ditertawakan memanyunkan bibirnya
Galen yang mendengar itu langsung lari keruangan arzan tanpa mengetuk pintu dan arzan yang melihat itu tidak bisa berhenti tertawa apalagi dengan ekspresi alesha, galen yang memasuki ruangan bertanya-tanya kenapa ada seorang wanita sedangka setahu galen arzan tidak mau mendekati wanita.
"permisi tuan,apakah tuan tidak apa-apa?"Tanya galen dengan hati-hati
"Hahahahah tidak apa-apa len, kamu tenang aja, oh ya kenalin dia adalah nona alesha yang akan menjadi istri ku nantinya hahahha"Jawab arzan yang masih tertawa dan menunjuk alesha yang duduk disofa masih mempertahankan bibirnya yang masih di manyunkan
Sedangkan alesha kaget dengan perlakuan galen terhadapnya, dan langsung berdiri.
"Tidak usah begitu sekretaris galen, saya cuma sementara dan belum tentu menjadi nona muda anda"Ucap alesha sambil memposisikan galen berdiri dengan tegak
"kalau begitu saya permisi nona dan tuan muda"Ucap galen setelah mendapat kan isyarat setuju dari arzan
Sedangkan galen yang tidak tahu apa-apa cuma menurut dan dia permisi kembali keruangannya untuk menyelesaikan perkerjaan.
"ini sungguh benar benar keajaiban,tidak kusangka tuan muda bisa tertawa karna seorang perempuan yang meneriakinya dijalan tadi pagi"Guman galen dalam hati dan kembali keruangannya
__ADS_1
disisi lain arzan memintapenjelasan lanjut dari alesha dan mulai memepertahankan sikap dingin dan datarnya.
"Lanjutkan"Sahut arzan
"Lalu yang ke 2 aku menerima ini karna kamu membutuhkan,seseorang untuk bisa lepas dari ancaman kedua orangtuamu, sedangkan saya membutuhkan perkerjaan ini karna saya ingin melunasi hutang pengobatan ayah saya didesa"balas alesha dan mulai duduk disofa
"Dan lagi orang tua saya mendidik saya bahwa selama kita membantu orang lain, maka tidak akan adanya dendam kepada orang tersebut dan saya juga percaya bahwa allah tidak akan salah dalam menakdirkan,yang ada malah kita yang sering salah dalam menafsirkan "lanjut alesha
Arzan yang mendengar itu entah kenpa hatinya merasa tersentuh, dan baru kali ini dia melihat ada orang yang benar-benar tulus dan membantu apalagi debaran jantung arzan tidak berhenti,tetapi ia tetap mempertahankan sikap dingin dan datarnya.
"Jadi kita saling menguntungkan nona alesha,mengenai hutang ayahmu biarkan saya yang melunasi nya, anggap saja sebagai bonus silahkan kamu tulis berapa dan dimana saya harus membayarnya biarkan seketaris galen yang menyelesaikan nnya"Ucap galen dan memberikan kertas dan juga bulpoin
"Dan ingat jangan pernah menolak, dan juga jangan lupa apa yang menjadi milik ku tidak boleh orang lain merebutnya maupun memilikinya"ucap arzan dengan penegasan sedangkan alesha yang mendapatkan tatapan tajam langsung menuliskan nya dikertas
"Baiklah"Sahut alesha dengan pasrah
"oh ya nona mengenai pekerjaan kamu boleh berkerja diruanganmu dekat seketaris galen,dan juga jika kita bersama jangan panggil saya dengan sebutan pak arzan,sedangkan saya akan memanggil anda dengan sebutan alesha atau sha mengerti sha"Ucap arzan
"iya,terimah kasih mas arzan,kalau gitu saya permisi "balas alesha dan mulai keluar dari ruangan arzan dengan membawa berkas
Arzan yang tiba-tiba dipanggil mas entah kenapa jantung nya berdetak tidak seperti biasanya,apalagi jika melihat mata coklat dan bibir alesha entah mengapa rasanya arzan ingin sekali mencium alesha saat itu juga.
"ah sial jantungku kenapa bisa begini,harus periksa kalau begini, gara-gara wanita itu jantungku tak menentu "Guman arzan dalam hati dan mulai mengerjakan pekerjaan nya.
Alesha menghembuskan nafasnya,lalu ia duduk dikursi kerjanya,dan mulai membuka berkas dan menyusun sesuai nama perusahaan yang diminta arzan.
__ADS_1
****
terimah kasih buat yang telah membaca, jangan lupa tunggu upadte selanjutnya novel ini masih dalam riview,dan bab pertama itu berjudul {Alesha~BAB 1~}