Impian Menjadi Istri Ceo

Impian Menjadi Istri Ceo
Menggagalkan rencana


__ADS_3

Beberapa saat yang lalu


"Kila apakah itu anak dari tuan malik?"Tanya seseorang laki-laki dengan menggoyangkan gelas win nya


"Iya yah, dia arzan tenang saja ayah jangan kwatir rencana kita pasti berhasil kali ini"Ucap akila pada ayahnya dengan tersenyum licik


"Jangan sia-siakan ini nak"Timpal ayah akila ia menepuk bahu akila


"Baiklah ayah mari kita mulai"Ajak akila


Akila pun menghapiri arzan dengan alesha yang terlibat perbincangan.


...****************...


"Hai arzan"


Sontak saja arzan dan akila mencari asal suara


Tiba-tiba saja akila menghampiri arzan dan memeluknya dengan erat membuat alesha memundurkan posisinya,tetapi arzan tidak membalas pelukan akila ia hanya terdiam.


"kau kesini mengapa tidak menjemput ku? "Tanya akila dengan kesal dan melepaskan pelukan


"Untuk apa aku menjemput mu, jadwal ku lebih penting"Jawab arzan dengan kesal


"Kau ini sama saja meskipun sejak kecil, sama-sama tidak perdulikan orang lain"Ucap akila dengan mengambil win


"Tetapi tidak untuk alesha"Guman arzan dengan tersenyum


Akila meminum winnya dengan beberap teguk,sedangkan galen dan galang yang menyadari tanda dari arzan langsung menghampiri arzan.


"Bagaimana tuan? "Tanya galang menaikkan alisnya


"Persiapan yang sungguh menakjubkan"Jawab arzan dengan melotot kan matanya.


"Permisi tuan, saya izin ke toilet"Ucap alesha dengan menaruh gelas dan menuju ke toilet


"Cepatlah buat persiapan untuk rencana tersebut"Kata arzan dengan memberikan tanda


Akila hanya mendengarkan perbincangan mereka, karna akila sendiri bukan tipe orang yang mau mendekati seseorang yang belum ia kenal.


"Baiklah aku ku urus tunggu saja"Ucap galang dengan menghampiri akila


"Tetapi ngomong ngomong dia siapa? "Tanya galang


"Hai"


"Hmm"

__ADS_1


"Siapa namamu nona cantik? "


"Zakila putri armadja"


"Oh akila, nama yang unik"


"Tnks"


"Panggil saja galang"


"Tentu galang"


Tetapi galang dengan sengaja menyenggol bahu akila sehingga menumpahkan win tersebut dibaju bawah akila


"ups, maaf"


"Tidak apa-apa kalau begitu saya permisi ketoilet"


"Hmm"Jawab galang dengan tersenyum ke pada arzan.


Arzan, galang serta galen tersenyum puas akhirnya mereka bisa mengobrolkan yang lain tanpa pengganggu.


...****************...


Toilet


"Kenapa harus aku yang harus merasakan ini? "ucap alesha dengan bergetar


"Apa aku sanggup bertahan, dengan semua yang telah terjadi? "tanya alesha pada dirinya sendiri dengan berdiri dan bersandar pada dinding.


"Sial bajuku terkena noda, dasar cowok playboy"Ucap akila dengan sedikit berteriak di toilet


Tiba-tiba ponsel berdering


"Halo"


".........."


"kau persiapkan saja satu win, dan jangan lupa masukkan obat tersebut"Sahut akila dengan kesal


"....."


"Oh ya jangan sampai ketahuan jika aku yang melakukan ini kepada arzan mengerti"Ancam akila


"......."


"Good"akila pun mengakhirinya

__ADS_1


"Tunggu saja arzan"Ucap akila dengan tersenyum licik


Lalu akila pun segera mencuci gaunnya, dan setelah itu ia buru-buru pergi bahkan akila sendiri tidak menyadari sedari tadi seseorang sedang mendengarkan nya.


"Mas arzan bagaimana dengannya, aku harus menolongnya"Kata alesha dengan menutup mulutnya dan segera keluar untuk membersihkan diri dan menyusul kembali.


...****************...


"selamat atas lauching produk barumu zan"Ucap akila dengan tersenyum


"Hmmm"


Alesha mematung disamping galen,sedangkan arzan terlibat pembicaraan dengan galang.


Alesha juga mengawasi akila yang sedang tersenyum kala melihat arzan, tetapi beberapa menit kemudian akila menoleh ke sisi kanan dengan mengisyaratkan sesuatu kepada seseorang pelayan wanita.


Pelayan wanita tersebut membawa sekitar 5 win di dalam nampannya, ia mulai berjalan mendekati akila alesha yang mengetahui rencana akila ia berencana menggagalkan nya.


Akila yang melihat pelayan tersebut langsung menyuruh pelayan tersebut memberikan winnya kepada arzan,lalu pelayan tersebut pun menghampiri arzan serta yang lainya dengan menawarkan win.


Galang mengambil win yang diberikan pelayan tersebut tanpa curiga, sedangkan galen tidak mengambil win entah mengapa dan saat mendekati arzan pelayan tersebut memberikan win yang berada dipaling pojok sendiri.


Arzan menerima win tersebut dan melanjutkan obrolannya dengan galang, alesha yang melihat pelayan tersebut menghilang dan akila yang tersenyum puas.


"Uhuk, Uhuk, Uhuk"Terdengar suara batuk nyaring


Arzan serta yang lainnya pun menoleh kearah alesha, akila yang melihat tersebut mengepalkan tangannya.


"Kau kenapa sha? "tanya arzan menghampiri alesha dengan membawa win tersebut disebelah tangan kananya


Alesha pun langsung mengambil kesempatan dengan menyambar gelas win milik arzan dan langsung menghabiskan tanpa sisa sedikitpun.


Akila yang melihat tersebut melotot kan matanya, karna rencananya telah gagal sedangkan arzan ia terkejut.


"Ma, maaf tuan"Ucap akila dengan memberikan gelas tersebut


"Tidak masalah"Sahut arzan dengan mengambil gelas dan menaruhnya di meja


"Baiklah zan, galang dan galen aku permisi karna ayah memanggilku"pamit akila dengan berpura-pura tersenyum


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


💐💐💐


🌸🌸🌸

__ADS_1


🌺🌺🌺


🌼🌼🌼


__ADS_2