Impian Menjadi Istri Ceo

Impian Menjadi Istri Ceo
Jamur


__ADS_3

Alesha berada didalam mobil milik perusahaan dan diantar sopir menuju mansion milik orang tua arzan.


"semoga tidak ada masalah kali ini"Ucap alesha dalam hati


Ia lebih memilih untuk menenangkan dirinya dengan mendengar musik sampai ia benar-benar sampai nantinya.


...***...


...Ruang keluarga...... ...


Mbok lela masuk dengan membawa nampak berisi jus serta kopi dan mempersilakan majikanya untuk menikmati sedangkan ia pergi.


"Ada apa ma, jangan lama-lama arzan masih banyak urusan? "Tanya arzan dengan kesal


"Bentar dulu zan, mama cuma mau ngomong kalau mama jodohkan kamu dengan teman arisan mama dan keluarga juga orang kaya juga"Jawab mama arzan dengan tersenyum


"apalagi ia putri tungga dari perusahaan tersebut dan namanya adalah ZAKILA PUTRI ARMADJA"sambung mama arzan lagi


Armadja adalah seorang keluarga dan pembisnis yang lumayan besar tetapi tidak sebesar milik perusahaan arzan bahkan keluarga armadja diperingkat ke-7.


Arzan menoleh kepada sang ayah untuk menolong nya dengan menggelengkan kepala.


"Mama biarkan arzan memilih jodohnya sendiri dia udah dewasa ma"Tutur tuan mirza


"Nggak bisa pa, udah lama mama ingin punya menantu kek kila apalagi dia cantik dan katanya dia ingin menjadi model tahun depan"Ucap mama arzan mengelak


"Mama ini arzan itu bisa urusi urusannya sendiri ma, sampai kapan mama mau ikut campur dalam masalah perasaan"Ujar tuan mirza dengan penekanan


"Ihh papa yaudah deh, terserah arzan tapi ia harus memperkenalkan dulu ke mama jodohnya seperti apa sampai mama menyetujui nya"Perintah mama arzan kepada papanya dan arzan


Arzan langsung tersenyum dan melirik sang ayah yang sudah berhasil menjinakkan singa betina dengan mengedipkan mata.


"Baiklah ma tentu dengan senang hati"Ucap arzan


"Tapi papa dan mama mau tanya sama kamu zan? "Ucap tuan mirza


"Tanya apa pa"sahut arzan


...***...


Disisi lain alesha sampai ketika ia melihat mansion besar dengan suasana alam yang sejuk


"Gila ini rumah atau istana"Ucap alesha dengan kagum


"Non udah sampai saya tunggu didepan ya non"Kata sopir dengan sopan


"Hmm pak terima kasih"sahut alesha


Ia keluar dari mobil dan masih mematung karna melihat mansion sebesar ini, dan ia juga kagum apalagi melihat bunga bewarna ungu kesukaannya seketika ia lupa tujuan untuk datang kesini.


Kekaguman tidak sampai sana saja tetapi ia kaget kala melihat banyak pengawal yang berjaga,dilain hal mbok lela menatap alesha dengan tersenyum lalu ia menghampiri alesha.


"Permisi nona ingin mencari siapa?"Tanya mbok lela


"Saya ingin menemui tuan arzan"Jawab alesha dengan sopan

__ADS_1


"Mari nona ikut saya kedalam"Ajak mbok lela


"Apakah tidak apa-apa bu? "Tanya alesha


"Iya nona, pasti karna urusan kerja jadi pasti akan diperbolehkan"Jawab mbok lela dengan mengantarkan alesha kedalam rumah.


Alesha benar-benar dibuat kagum dengan isi mansion ini apalagi desain nya serta interior yang melekat pada mansion tampak lebih nyata ia seperti bermimpi.


"Nona tunggu sini dulu saya akan panggilkan tuan"Tutu mbok lela


Alesha hanya mengganggukan kepala.


...***...


"Bagini nak....


Tiba-tiba mbok lela masuk


"Maaf tuan, nyoya dan tuan muda ada seorang yang sedang mencari anda"Ucap mbok lela


"siapa mbok? "Tanya arzan dengan heran


"Tidak tahu tuan, tapi tadi ia seperti membawa berkas dan ia seorang perempuan"Jawab mbok lela


"Pa,ma aku permisi dulu"Ucap arzan dengan sopan


...---...


Arzan melangkahkan kakinya menuju ruang tamu ia melihat seorang perempuan cantik dengan dress putih yang melekat pada tubuhnya sehingga memperlihatkan nampak bahu yang mulus dan leher yang putih.


"sha"Panggil arzan


"Mm iya tuan"sahut alesha dengan menundukkan kepala


Lalu arzan menghampiri alesha


"Duduklah, ada apa kau kesini? "Tanya arzan dengan duduk disofa


"Terima kasih tuan, saya kesini disuruh sekretaris galen untuk mengantarkan berkas dan tuan disuruh tanda tangan katanya penting untuk dikirimkan hari ini"Jawab alesha dengan memberikan berkas


"Baiklah tunggu sebentar, biarkan aku pelajari dulu dan ya jangan pergi sampai saya selesai membaca"Perintah arzan dan mengambil berkas dari tangan alesha


Alesha hanya mengangguk kan kepala dan masih melihat arzan yang fokus membaca.


"Aku tidak tahu tuhan takdir apa yang mempermainkan ku sehingga aku bermimpi memiliki suami ceo,jika begini dari dulu aku urungkan niat ku pasti orang tuanya mas arzan nggak akan setuju apalagi aku hanya anak desa"Guman alesha dalam hati dengan menahan tangis


Dilain tempat ternyata mama dan papanya arzan memperhatikan arzan dan alesha yang sedang sibuk membahas berkas.


"Siapa dia pa? "Tanya mama arzan


"Mungkin sekretaris nya ma"Jawab papa


"Cantik sih pah, tapi bagaimana dengan keluarganya dan apalagi arzan nggak biasanya menerima tamu dengan sopan"Ucap mama dengan heran


"Mana papa tahu, sudahlah ma lebih baik kita ke dapur untuk memeriksa makan siang"Kata papa dengan meninggalkan istrinya.

__ADS_1


...***...


Dapur



"Gimana mbok udah selesai semua? "Tanya ainin mama arzan dengan memeriksa makanan yang ada dimeja


"Sudah nyoya tapi ada yang kurang"Ucap mbok lela dengan kwatir


"Apa mbok? "Tanya mama ainin


"Begini nyoya, Jamur yang ada pesan udah ada tapi chef yang biasanya bertugas untuk mengolah jamur tidak masuk karna sakit jadi jamurnya belum dimasak"Jawab mbok lela


"Ha, Apa mbok tahu kan saya kalau makan nggk bisa tanpa jamur"Ujar mama ainin


"Tenang lah ma, sabar kalau tidak darah tinggi mama kambuh jangan emosi dulu"Ucap tuan mirza dengan mengelus punggung mama ainin


"Maaf nyoya"Sahut mbok lela


"Sudahlah saya minta arzan saja belikan di resto"Ucap mama ainin


"Nah begitu kalau begitu mbok saya minta tolong siapkan teh hangat"Perintah tuan mirza dan ia duduk di meja makan dengan menutup telingannya



"Arzaaaannnnnnn"Teriak mama ainin


***


"Bagaimana pak? "Tanya alesha


Arzaaaaaannnnnn


"Astagfirullah"Guman alesha


"Mama ada apa teriak-teriak"Kata arzan dengan kesal


"Bentar sha,kamu tunggu disini aku kedapur dulu kalau kamu mau ikut ayo"Ucap arzan


"Saya ikut tuan"Sahut alesha


Mereka pun menuju dapur bersama dan berjalan beriringan



"Ada apa ma? "Tanya arzan


"Nak mama pesankan makanan yang ada jamurnya ya"Pinta mama ainin


"Bisa ma tapi lama mungkin sampainya 30 menit lebih"Jawab arzan


"Kok lama sih, mama udah laper"Ucap mama ainin dengan kesal


"Mama tahu sendiri kan kalau jarak resto kesini itu jauh ma,lagian kan mama bisa masak dan suruh cef bikin atau nggak"Sambung arzan lagi

__ADS_1


"Mama itu lupa resepnya zan, dan kalau chef ia sakit mau bagaimana lagi, kalau nggak ada mama nggak mau makan"Ujar mama ainin


"Kalau boleh saya bantu nyoya"Ucap alesha dengan tiba-tiba.


__ADS_2