
Setelah cukup lama duduk di sofa, Luna melihat bahwa Amsterdam sangat serius mengerjakan pekerjaan di laptopnya, jadi perempuan itu kemudian berdiri.
"Aku akan kembali ke kamar," ucap Luna lalu perempuan itu masuk ke kamar dan mengambil ponsel miliknya yang tadinya diletakkan Amsterdam di nakas samping tempat tidur.
Begitu mengambil ponselnya, Luna langsung menghubungi ayahnya untuk menanyakan perihal kedua orang itu yang menginap di hotel.
"Putriku, ini sudah jam berapa Dan kau belum tidur juga?" Tanya seorang pria dari seberang telepon dengan suara yang cemas memikirkan putrinya.
"Ahh,, ayah, Kenapa ayah dan ibu malah menginap di hotel dan tidak datang ke apartemen?" Tanya Luna yang merasa heran dengan kedua orang itu.
"Ahh,, ayah dan ibu berpikir untuk mencoba sesuatu yang dilakukan oleh orang kaya, tadinya juga sang asisten berkata kalau kau dan Amsterdam perlu waktu untuk saling mengenal lebih lama sebelum menikah. Jadi kami membiarkan kalian untuk tinggal bersama saja. Kau juga tidak perlu memikirkan kalau akan ada orang-orang yang mengetahuinya, karena kata asisten hidup di kota sudah seperti ini dan orang-orang kampung tidak akan mengetahuinya juga." Jawab Wahyu dari seberang telepon langsung membuat Luna kebingungan dengan ayahnya.
__ADS_1
"Itu, Sejak kapan ayah mendengarkan omongan orang lain dan melupakan pandangan masyarakat? Ayah kan sangat menentang hal seperti itu!!!" Tanya Luna yang merasa heran dengan ayahnya karena sedari dulu ayahnya selalu menghindari segala hal yang akan membuat keluarga mereka menjadi bahan perbincangan orang-orang.
Sementara saat ini, meski tidak ada yang tahu, tapi mungkin saja ke depannya apa yang terjadi saat ini akan terbongkar sehingga keluarga mereka akan menjadi bahan gosip dari tetangga dan tetangga dari tetangga mereka.
"Jangan khawatir, asisten sudah memberitahu pada ayah kalau semuanya akan diatur dengan baik olehnya. Oh ya, Kau harus lebih banyak berbicara dengan suamimu, sudah satu minggu lebih kita bersama dengan suamimu, tapi kau belum berbicara dengannya, makanya ayah dan ibu mengiyakan permintaan sang asisten supaya kalian bisa lebih dekat lagi.
"Kontrol mu akan dilakukan selama satu minggu ke depan, lalu setelah itu kita akan kembali ke kampung dan menyiapkan pernikahan kalian. Saat itu, Ayah harap kau sudah dekat dengan calon suamimu dan jangan lagi marah-marah padanya!!!" Tegas Wahyu dari seberang telepon lalu panggilan telepon itu diakhiri secara sepihak.
Sementara itu, di tempat lain, lebih tepatnya di sebuah restoran yang mewah, beberapa orang yang merupakan pebisnis besar sedang berkumpul bersama-sama.
Dalam acara minum-minum itu, Tuan Karolian menjadi pusat perhatian karena pria itu berhasil mendapatkan beberapa proyek dari perusahaan terbesar di negara mereka hingga Dia sangat bangga menceritakannya.
__ADS_1
Salah seorang pria yang melihat kesuksesan Tuan Karolian kemudian berkata, "Bagaimana caramu membujuk Amsterdam hingga dia mau memberikanmu proyek-proyek besar itu?"
Pertanyaan temanya hanya di bisa membuat Tuan Karolian tersenyum, 'aku tidak mungkin mengatakan pada kalian kalau aku berhasil mengambil hatinya dengan memberikan hadiah seorang gadis, karena pastinya nanti kalian juga akan melakukan hal yang sama, hingga menambah sainganku' ucap pria itu dalam hati, lalu dia berkata, "Ini adalah sebuah keberuntungan saja, aku mendapatkan proyeknya karena aku memang pantas mendapatkannya, tidak melakukan trik-trik murahan yang biasa dilakukan di dunia bisnis."
Semua orang tampak kecewa dengan jawaban itu, dan tentunya mereka tidak percaya bahwa pria itu memang pantas mendapatkan semua proyek itu karena lagi pula masih banyak perusahaan yang jauh lebih baik daripada perusahaan milik pria itu.
Tetapi mereka tidak berkata apapun dan hanya terus melanjutkan minum sambil menunggu momen yang tepat untuk kembali mengorek informasi dari pria tersebut.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️
__ADS_1