Istri 1 Milliar Tuan Muda

Istri 1 Milliar Tuan Muda
42.


__ADS_3

Setelah menghabiskan beberapa hari di apartemen, maka akhirnya Amsterdam dan Luna kini sudah selesai bersiap-siap dan akan berangkat ke kampung demi acara pernikahan mereka yang akan berlangsung.


"Apakah Ayah dan ibumu tidak berangkat bersama kita?" Tanya Luna.


Amsterdam menggelengkan kepalanya dengan pelan, "jangan khawatir, mereka akan berangkat besok karena nanti malam masih ada sebuah acara yang harus mereka hadiri." Ucap Amsterdam langsung diangguki oleh Luna.


Maka begitu, keduanya kemudian naik ke atas mobil yang mana Di depan telah ada seorang sopir yang merupakan salah satu pengawal Amsterdam.


Brruuuummmm......


Mobil kemudian melaju meninggalkan apartemen mereka dan memasuki keramaian jalanan raya yang akan mereka tempuh untuk pergi ke kampung Luna.


Sambil duduk dalam mobil, Luna kemudian menatap Amsterdam sambil berkata, "itu,,,, bisakah mobilnya pelan-pelan saja?"


Amsterdam yang mendengar itu langsung menganggukkan kepalanya lalu dia menatap bawahannya yang menyupiri mobil mereka, "jangan terlalu mengebut!" Perintah Amsterdam yang takut bila terganggu dengan perjalanan mereka.


Sang langsung mengangguk kan kepalanya, lalu dia mengikuti perintah Amsterdam dengan memelankan laju kenjaraan mereka.


Maka, dalam perjalanan itu Luna duduk dengan tenang sambil memejamkan matanya dan dia tertidur sepanjang perjalanan hingga mereka akhirnya tiba di sebuah rumah yang merupakan kediaman orang tua Luna.

__ADS_1


Di tempat itu telah tersedia dekorasi yang sangat megah dan mewah yang merupakan dekorasi untuk pernikahan Luna.


Baru saja tiba, semua orang sudah bergerombol mengelilingi mobil Amsterdam karena merasa penasaran dengan calon suami Luna yang berasal dari kota.


"Sangat banyak orang," ucap Luna yang saat itu sudah terbangun karena mendengar keributan dari luar mobil.


Amsterdam yang mendengar itu kemudian berkata, "kau tetaplah di dalam mobil, biar aku yang membukakan pintu untukmu."


Luna hanya mengangguk dengan pelan, lalu membiarkan Amsterdam keluar dari mobil.


Baru saja pria itu keluar, semua orang langsung menjadi semakin ribut karena mereka melihat seorang pria yang sangat tampan dan berwibawa dan sangat khas dengan orang-orang kota.


"Dia memang terlihat seperti orang kota, lihat bajunya itu, jangan-jangan itu sangat mahal."


"Ah, kau benar sekali, aku dengar orang-orang kota menggunakan baju yang harganya sama dengan satu kambing jantan!!!"


Orang-orang kampung berkomentar satu sama lain sampai akhirnya mercy yang tadinya sedang berbicara dengan seorang penata rias kini keluar dan menghampiri semua orang.


"Ahh, menantuku sudah datang!!" Ucap perempuan itu merasa sangat senang apalagi ketika Luna keluar dari mobil maka mercy langsung memeluk putrinya dengan erat.

__ADS_1


"Kau tidak mabuk bukan? Kau tidak merepotkan amsterdam 'kan?" Tanya mercy langsung diangguki oleh Luna lalu semua orang itu kemudian masuk ke dalam rumah dengan sang asisten yang tetap berada di dalam mobil untuk menunggu semua orang itu tidak ada lagi agar dia memindahkan barang-barang ke dalam rumah.


Namun sayangnya, saat Amsterdam dan kedua perempuan yang bersamanya telah masuk ke dalam rumah, maka orang-orang kampung itu kemudian mengerumuni mobil dan satu persatu dari mereka berfoto bahkan saling berebutan untuk berfoto di depan mobil.


Ada juga yang berusaha memegang kaca mobil dan mengintip ke dalam.


Maka pengawal itu dengan cepat menutup semua gorden mobil dan dia mengerutkan keringnya menghadapi kekampungan orang-orang kampung.


"Hei!!! Ini mobil pertama yang kulihat menggunakan gorden, Coba lihat gordennya berwarna hitam!!!" Teriak salah seorang bocah langsung membuat bocah-bocah yang lain pun berusaha mengintip ke dalam mobil.


"Wah,, mobil ini benar-benar keren, aku baru pertama kali melihat mobil seperti ini!!!"


Para bocah mengelilingi mobil tersebut lalu seorang perempuan yang terkenal dengan gayanya kemudian menghampiri para bocah-bocah itu dan berkata, "kalian semua jangan menempel pada mobil, Aku ingin berfoto dulu!!!!"


Para bocah yang melihat itu kemudian tersenyum dan mengejek perempuan itu hingga mereka saling kejar-kejaran dan tempat itu menjadi semakin ramai hingga membuat sang pengawal yang duduk di dalam mobil memijat keningnya.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2