Istri 1 Milliar Tuan Muda

Istri 1 Milliar Tuan Muda
70


__ADS_3

Terlihat tidak terlalu rapi menandakan bahwa kedua orang tuanya menganggap enteng Luna sehingga mereka tidak terlalu mempermasalahkan jika editannya tidak terlalu bagus.


"Ini menandakan bahwa foto Ini dipotong dari suatu tempat lalu ditempelkan ke sini," ucapkan dengan nada suara yang lembut menjelaskan semuanya pada istrinya karena dia tidak ingin berkata kasar dan terlebih memberikan nada suara yang tidak baik untuk istrinya.


Luna yang melihat itu tidak mengatakan apapun karena tentunya dia tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh suaminya, tetapi kemudian ketika laptop sudah selesai menyala dengan sempurna maka Amsterdam kemudian mengambil laptop itu dan meletakkannya di pahanya.


💥💥💥


Pria itu kemudian membuka sebuah galeri di mana foto yang ia ambil ialah foto dirinya di atas ranjang yang di crop dari sana Lalu digabungkan bersama dengan foto Clarissa.


"Kau lihat ini, ekspresiku dan semua yang kulakukan di foto ini sangat mirip dengan yang ada di foto ini jadi mereka mengambil fotoku yang ada di atas ranjang lalu menempelkannya di sini," ucap Amsterdam langsung membuat Luna mengerutkan keningnya dan dia berkali-kali melihat foto yang satu dengan foto yang lain untuk melihat dan mencari perbedaan foto tersebut.


Tetapi, selain dari cahayanya yang dirubah, maka tidak ada hal lain lagi yang berbeda, bahkan posisi tiap helai rambutnya pun sama persis hingga membuat perempuan itu mengganggukan kepalanya dengan pelan.


Hal itu membuat Amsterdam merasa sangat legah lalu dia mengambil foto-foto lain dan memperlihatkan foto yang asli serta membandingkannya dengan foto yang diedit.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian Luna berkata, "tapi, bagaimana bisa mereka menyatukan foto seperti itu?"


Meski melihat bahwa istrinya masih tampak tidak percaya, tetapi Amsterdam dengan sabar membuka sebuah aplikasi di laptopnya lalu dia menunjukkan cara memangkas sebuah foto dan menggabungkannya dengan foto lain.


Hal itu membuat Luna sangat terkejut ketika dia melihat bahwa ternyata semua foto yang ada di sana hanyalah foto editan yang dibuat menggunakan kecanggihan komputer.


"Apakah sekarang kau percaya padaku?" Tanya Amsterdam langsung dijawab anggukan Luna.


"Maaf,," ucap Luna yang kini merasa bersalah dan menyesal sebab Dia sudah tidak mempercayai suaminya dan malah mempercayai sesuatu yang sebenarnya direkayasa oleh orang lain.


"Aku sangat senang, aku sangat senang karena kau mempercayaiku." Ucapan Amsterdam yang merasa sangat lega dan tangan pria itu kemudian bergerak ke perut lunak dan tangan itu mengusap perut Luna seolah menyapa anak mereka yang ada di dalam kandungan perempuan itu.


"Apakah dia baik-baik saja?" Tanya Amsterdam yang merasa cemas pada anak mereka, sebab seorang ibu yang stres pasti akan mempengaruhi janin yang ada di kandungannya.


Mendengar pertanyaan suaminya, maka Luna juga menyentuh perutnya lalu beberapa saat kemudian dia berkata, "Aku sangat menyesal."

__ADS_1


Menyadari istrinya yang kini hendak menyalahkan dirinya sendiri, maka Amsterdam kemudian mempererat pelukannya pada perempuan itu.


"Tidak apa-apa, anak kita anak yang kuat dia pasti akan baik-baik saja," ucap Amsterdam berusaha menenangkan perempuan itu agar dia tidak terlalu khawatir.


Luna yang mendengarkan ucapan suaminya berusaha mengganggukan kepalanya dan berusaha percaya bahwa semuanya baik-baik saja, tetapi Tentu saja dia masih tetap merasa khawatir hingga Dia kemudian menatap suaminya dengan sorot mata yang cemas.


"Itu,,, bisakah kita pergi ke dokter?" Ucap Luna yang merasa bahwa mereka perlu memeriksa kondisi kesehatan anak mereka, sebab Dia yang sudah terlalu ceroboh hampir saja mengancam keselamatan anak mereka yang masih berada dalam kandungannya.


Melihat istrinya yang cemas, maka Amsterdam menganggukkan kepalanya lalu dia kemudian berkata, "kalau begitu ayo cepat bersiap-siap supaya kita bisa pergi ke rumah sakit."


Luna menganggukkan kepalanya, lalu perempuan itu dengan cepat pergi ke kamar untuk bersiap-siap pergi ke rumah sakit, sementara Amsterdam mengambil foto-foto yang tercecer di meja lalu dengan penuh kemarahan pria itu kemudian melemparkannya ke dalam tempat sampah.


'Aku harus benar-benar berbicara dengan ayah dan ibu!!!' ucap pria itu yang merasa begitu kesal dan merasa begitu marah pada ayah dan ibunya yang sudah sangat keterlaluan pada istrinya.


@info

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2