Istri 1 Milliar Tuan Muda

Istri 1 Milliar Tuan Muda
82


__ADS_3

Setelah Amsterdam cukup lama menemani istrinya, maka istrinya yang sudah tenang kini kembali lagi tertidur diperlukannya.


Jadi pria itu mencium kening istrinya dan perlahan melepaskan pelukan mereka lalu turun dari tempat tidur.


Saat itu, ponselnya yang sedari tadi bergetar di sakunya langsung ia ambil lalu melihat panggilan dari asistennya.


"Ada apa?" Tanya pria itu pada orang di seberang telepon ketika dia sudah mengangkat panggilan telepon itu.


"Tuan Masikoya dari negara MC membatalkan kerjasamanya Karena Tuan tidak datang ke pertemuan, Sekarang dia sedang pergi ke bandara, haruskah saya mencegahnya atau membiarkan kerjasamanya dibatalkan begitu saja?" Tanya sama asisten dari seberang telepon.


Saat itulah Amsterdam mengingat bahwa dia sudah ada janji ketemu dengan seorang klien penting, tetapi pria itu tentulah tidak bisa menyepelekan masalah istrinya dan lebih mementingkan pekerjaan.


Oleh sebab itu, Amsterdam berkata, "hubungi asistennya dan katakan padanya untuk mengatur jadwal lain dan aku yang akan pergi ke negaranya tetapi tidak sekarang."


Setelah berbicara, Amsterdam kemudian mematikan panggilan telepon itu lalu dia menatap ke arah istrinya yang masih tertidur dengan lelap.


'Aku tidak bisa meninggalkannya,' ucap pria itu dalam hati yang mana dia merasa bersalah pada perempuan itu jadi tentulah dia tidak akan bisa meninggalkan perempuan itu sendirian saja.

__ADS_1


Tok tok tok...


Tiba-tiba suara pintu yang diketuk langsung membuat Amsterdam menatap ke arah pintu lalu dia kemudian pergi ke sana membuka pintu dan melihat bahwa ternyata clarissalah yang datang bersama dengan senampan makanan di tangan perempuan itu.


"Ayah, menyuruhku membawakan makanan untuk kalian," ucap Clarissa langsung diangguki oleh Amsterdam hingga pria itu mengambil makanannya lalu dia langsung menutup pintu tanpa mengizinkan Clarissa untuk masuk ke dalam ruangan.


Hal itu membuat Clarisa merasa sangat marah, Tetapi dia hanya menggertakan giginya, lalu dia kembali berjalan ke arah ruangan Debora.


Tetapi kemudian ketika dia hampir membuka pintu kamar ruangan Debora, perempuan itu teringat akan dokter Bima, jadi dia menurunkan niatnya dan dia hanya pergi ke ruang dokter jaga untuk melihat dokter Bima.


Tok tok tok....


Clek!


Pintu akhirnya terbuka memperlihatkan Clarissa yang langsung tersenyum ke arah Bima hingga membuat Bima merasa sangat senang, sebab pria itu tak menyangka bahwa di jam-jam terakhirnya dia berjaga ternyata perempuan yang disukainya akan datang ke ruangannya.


"Kau sedang sibuk?" Tanya Clarissa.

__ADS_1


"Ah,, aku hanya menyiapkan beberapa obat ku untuk para pasien yang ada di sini, masuklah," ucap dokter Bima.


Clarissa mengganggukan kepalanya lalu dia masuk ke ruangan itu sembari memperhatikan ruangan itu dan dia melihat di sana ada CCTV hingga dia hanya menghela nafas dan duduk di kursi.


"Aku menjaga pasien di ruangan nomor 7 dan nomor 11, Apakah ada obat untuk mereka?" Tanya Clarissa benar mengejutkan Bima karena tak menyangka bahwa perempuan itu ternyata menjaga dua pasien sekaligus tetapi kemudian dia menunjuk 2 buah tempat.


"Obat yang ini untuk pasien di ruangan nomor 7, Dan ini adalah vitamin untuk pasien nomor 11." Ucap Bima diangguki oleh Clarissa.


'Seandainya di sini tidak ada CCTV, maka aku bisa melakukan sesuatu terhadap obat-obat itu. Hah,,, sayang sekali,,," ucap Clarissa dalam hati sembari memperhatikan obat yang akan diberikan untuk Luna.


Dia merasa kesal karena tidak bisa melakukan sesuatu untuk obat itu, padahal dia sudah tidak sabar untuk membuat perempuan itu cepat-cepat meninggalkan dunia atau cara lain yang bisa ia gunakan untuk membuat Luna meninggalkan Amsterdam.


Sementara Bima, dia terus memperhatikan Clarissa sembari sesekali menyusun obat yang ada di sana Lalu setelah selesai, Bima kemudian duduk di depan Clarissa.


Kedua orang itu kemudian berbincang-bincang, dengan Clarissa yang sebenarnya malas berbicara dengan pria di depannya, Tetapi dia harus menahannya karena dia merasa bahwa pria itu mungkin bisa membantunya.


@info

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2