Istri 1 Milliar Tuan Muda

Istri 1 Milliar Tuan Muda
40.


__ADS_3

Setelah Luna hampir saja terjatuh, maka Amsterdam langsung mengabaikan suster yang sedang berbicara dengannya dan pria itu membawa Luna ke dokter untuk diperiksa.


"Silahkan bantu istri anda untuk menggunakan ini," ucap seorang dokter menyerahkan sebuah alat tes kehamilan pada Amsterdam.


"Ini,,," Amsterdam cukup besar kejut mengambil alat tes kehamilan itu, tetapi dia kemudian menatap ke arah tunai yang duduk di tepi ranjang, perempuan itu juga tampak terkejut.


"Dokter mengira bahwa saya sedang hamil?" Tanya Luna pada dokter yang bertugas.


Sang dokter menanggukan kepalanya dengan pelan membuat Luna akhirnya berusaha untuk turun dari ranjang.


Amsterdam yang melihat itu langsung menghampiri Luna dan membantu perempuan itu berjalan ke arah toilet.


Berada dalam toilet, Luna kemudian duduk di kloset duduk sambil menatap Amsterdam dan berkata, "Mungkinkah aku benar-benar hamil?"


Dia takut kalau dia benar-benar hamil dan hal itu akan mempermalukan keluarganya.


Tetapi Amsterdam yang ada di depan Luna langsung tersenyum sambil berkata, "kalau kau hal hamil, itu adalah hal yang sangat bagus, kita akan segera menjadi ayah dan ibu. Tapi kalau belum hamil kau juga tidak perlu merasa kecewa."


Ucapan pria itu benar-benar mengejutkan Luna karena dia yang berharap sebaliknya malah mendengar pria itu mengatakan harapan nya agar mereka cepat-cepat menjadi ayah dan ibu.

__ADS_1


Maka begitu, Luna memegang erat tes kehamilan di tangannya sambil berkata, "tinggalkan aku sendiri."


Mendengar itu, maka Amsterdam merasa cemas jika perempuan itu kembali lagi pingsan, jadi dia menatap Luna dengan cemas.


"Apa kau baik-baik saja sendirian di sini?" Tanya Amsterdam.


Luna menganggukkan kepalanya, "jangan khawatir, tadi itu aku hanya terkejut karena hampir ditabrak oleh seseorang, makanya aku hampir pingsan. Sekarang aku sudah baik-baik saja," ucap Luna akhirnya membuat Amsterdam menganggukkan kepalanya lalu pria itu segera meninggalkan Luna sendirian.


Luna yang ditinggalkan sendirian langsung menggunakan alat tes kehamilan yang ada di tangannya sesuai dengan petunjuk yang tertera Di bungkusnya.


Setelah itu, dia kemudian menatap alat tes kehamilan yang telah ia gunakan untuk menunggu munculnya garis 2 atau hanya akan tetap garis satu.


Tetapi, perempuan itu menelan air liurnya ketika dia melihat sebuah garis merah kini mulai muncul secara samar-samar lalu menjadi jelas setelah beberapa saat terus dilihat oleh Luna.


"Aku hamil," ucap Luna yang sangat terkejut dan juga takut kalau dia akan mempermalukan keluarganya.


Tok tok tok....


Tiba-tiba suara pintu yang diketuk diikuti suara Amsterdam yang berkata, "Apa kau baik-baik saja?"

__ADS_1


Luna yang mendengar itu langsung menatap ke arah pintu lalu dia berusaha menenangkan dirinya dan akhirnya berdiri membuka pintu kamar mandi.


"Kau baik-baik saja?" Tanya Amsterdam yang sangat cermas pada perempuan itu karena perempuan itu sudah cukup lama berada di dalam kamar mandi.


Luna tidak menjawab apapun, Tetapi dia hanya menyerahkan alat tes kehamilan yang ada di tangannya hingga membuat Amsterdam melihat alat tes kehamilan itu yang telah bergaris dua.


"Ini,, garisnya dua??" Ucap Amsterdam sembari tersenyum dan tertawa kecil sebagai pertanda bahwa dia sangat senang.


"Kau hamil!!!" Kembali ucap Amsterdam sambil memeluk Luna dengan erat dan merasa sangat senang.


"Bagus,, bagus!!!" Ucap Amsterdam tak bisa menahan rasa bahagianya karena dia akan segera menjadi ayah dan terlebih bayinya akan dilahirkan oleh seorang perempuan yang menurutnya bahwa perempuan itu ialah perempuan yang sangat berharga untuk ia miliki.


Sementara Luna yang dipeluk oleh Amsterdam, perempuan itu kebingungan dengan sikap Amsterdam.


'Kenapa dia sangat bahagia? Tidakkah dia malu kalau orang-orang mengetahui bahwa kami telah melakukan hubungan suami istri sebelum menikah?' ucap Luna dalam hati yang merasa begitu aneh, tetapi perempuan itu tidak mengatakan apapun dan hanya dia membiarkan Amsterdam terus memeluk nya sambil mengucapkan kata-kata bahagianya.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2