Istri 1 Milliar Tuan Muda

Istri 1 Milliar Tuan Muda
68


__ADS_3

Jam istirahat makan siang kemudian tiba, Amsterdam langsung meletakkan semua berkas-berkasnya yang belum selesai ia kerjakan lalu pria itu kemudian pergi ke meja makan dan melihat makanan yang telah disiapkan oleh asistennya.


Lalu dia kemudian teringat akan istrinya yang ada di rumah hingga pria itu kemudian mengambil ponselnya dan menelepon istrinya agar mereka bisa video call meski makan siang di meja yang berbeda.


Tetapi, beberapa kali dia melakukan panggilan video namun perempuan di seberang telepon tidak mengangkatnya hingga membuat dia itu merasa khawatir Jika saja terjadi sesuatu pada istrinya.


Apalagi ketika dia mengingat bahwa perempuan itu sedang hamil dan mungkin sangat rentan untuk terluka, jadi dia dengan cepat membuka aplikasi yang ada di ponselnya untuk melihat CCTV yang beberapa hari yang lalu ia meminta asistennya untuk menyambungkan CCTV itu dengan aplikasi yang ada di ponselnya.


Ketika dia membuka CCTV, dia melihat CCTV yang ada di kamar, tetapi istrinya tidak ada di kamar hingga dia berpindah ke ruangan lain dan melihat bahwa ternyata saat itu Luna sedang duduk di balkon.


"Apa yang ia lakukan?" Ucap pria itu memperhatikan istrinya yang tampaknya sedang menangis menatap ke arah langit, beberapa kali air mata perempuan itu terjatuh dan perempuan itu menyeka air matanya.


"Apa lagi ini?" Ucap Amsterdam yang merasa bingung Mengapa istrinya bisa menangis seperti itu, tetapi tidak ada waktu untuk melihat semua keseluruhan CCTV dan dia langsung meninggalkan makan siangnya lalu pria itu kemudian pergi ke lahan parkir dan menaiki mobilnya.

__ADS_1


Sembari menyetir ke arah rumah, sesekali dia melihat ke arah CCTV untuk melihat alasan perempuan itu menangis, dan pria itu menggertakan giginya ketika dia melihat dari CCTV rumah bahwa alasan perempuan itu menangis ialah foto-foto yang disebar oleh ayah dan ibunya.


"Ayah dan ibu benar-benar keterlaluan!!!" ucap Amsterdam yang merasa sangat marah dan kesal pada ayah dan ibunya hingga Dia kemudian menginjak full gasnya sampai hanya beberapa menit saja dia telah tiba di apartemennya.


Buru-buru memarkirkan mobilnya, Amsterdam lalu berlari ke dalam lift dan menekan salah satu tombol lantai yang ada di dalam lift.


Ting!


Lift akhirnya berhenti lalu Amsterdam cepat-cepat keluar dan pergi ke apartemennya.


Pria itu memasukkan sandi apartemennya lalu membuka pintu dan langsung pergi ke arah balkon melihat istrinya yang masih ada di sana menangis sambil melamun.


'Padahal seharusnya dia mendengarku memasukkan sandi apartemen dan juga membuka pintu, Tetapi dia sama sekali tidak mendengarnya karena dia sedang melamun,' Amsterdam dalam hati yang bisa mengetahui bahwa perempuan itu sangat sakit hati jadi dia menghampiri perempuan itu dan memeluk Luna dari belakang.

__ADS_1


Merasakan pelukan itu, Luna sangat terkejut hingga Dia kemudian menoleh ke arah orang yang memeluknya dan terkejut melihat suaminya.


Maka cepat-cepat perempuan itu menghapus air matanya dan dia kemudian berusaha bersikap seperti tidak terjadi apa-apa.


"Kenapa kau pulang cepat?" Tanya Luna dengan suara yang serak sebab perempuan itu baru saja menangis selama berjam-jam lamanya.


Melihat istrinya yang berpura-pura baik-baik saja langsung membuat Amsterdam merasa sangat marah jadi para pria itu langsung memeluk istrinya dengan erat dan dia benar-benar kesal pada kedua orang tuanya.


"Seharusnya kau tidak menangis, seharusnya kau tidak mempercayai Apa yang kau lihat itu karena semuanya adalah kebohongan!!!" Ucap Amsterdam sangat mengejutkan Luna hingga akhirnya air matanya tak bisa lagi dibendung dan jatuh berderai di pipinya serta terserap pada kemeja Amsterdam hingga mengotori kemeja pria itu.


Tetapi dia tidak mengatakan apapun, dan dia hanya menangis sambil terisak dengan tubuh yang gemetar diperlukan suaminya.


@info

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2