
lea langsung membawa motor gedenya dengan kecepatan tinggi. dia menyalip setiap kendaraan di depannya tanpa rasa takut sedikitpun. hingga mengakibatka zion dan galang jauh tertinggal.
"dasar cewek gila. ini gak bisa di biarin jika dia menang habis uang sakuku selama 2 bulan jika harus meneraktirnya selama seminggu penuh" batin galang terus meninggikan kecepatan motornya.
"dasar kecil kecil cabe rawit." batin zion tersenyum melihat lea yang begitu lincahnya mengendarai motor gedenya.
melihat galang dan zion semakin dekat lea langsung meninggikan kecepatan motornya tak mau kalah dari kedua sahabatnya itu.
hingga aksi kejar kejaran dia antara ketiga sahabat itu terjadi. suara klakson yang besautan karna kekesalan pengemudi yang lain tak membuat mereka menghentikan aksinya.
"horreeee.... gue menang" teriak lea senang ketika menghentikan motor gedenya tepat di parkiran kampus.
"siiaal... habis uang sakuku selama 2 bulan" teriak galang frustasi.
"dasar cewek gila" teriak zion mengingat aksi lea selama di perjalanan.
"biarin yang penting gue puas selama seminggu ini. hehe senangnya" ucap lea terkekek sambil mengelus perutnya membayangkan betapa bahagianya dia selama seminggu ini bisa makan sepuasnya tanpa harus merogoh kantongnya sendiri.
"siap siap harus merogoh kantong yang banyak untuk meneraktir kebo rakus satu ini" bisik galang ke zion.
"haha... lho tau sendiri betapa gilanya dia. tapi tetap saja lho ajakin taruhan. jadi terima lah nasib lho" ucap zion terkekeh.
"dasar lho ini bukan nasib gue saja tapi juga nasib lho. apa lho lupa jika lho juga kalah" kesal zion.
namun di sela sela pertengkaran mereka dion yang mengantar putrinya mendengar perdebatan mereka.
"kaliah taruhan apa? jangan bilang jika kalian balapan?" ucap dion menebak.
"eh om dion. tidak om kami tidak balapan. ia kan?" ucap lea memberi kode ke zion. karna di antara mereka hanya zionlah yang paling jujur.
"ia om. kami tidak balapan kok" ucap zion ragu.
"jadi kalian taruhan apa?" ucap dion menatap mereka satu persatu.
"itu om. kita taruhan siapa tercepat sampai di kampus kok om. tapi bukan balapan" ucap lea mencari alasan.
__ADS_1
mendengar ucapan lea, dion menatap mereka sambil mengerutkan keningnya.
"sudah pa. nanti papa terlambat ke bengkelnya" ucap ayu mengalihkan pembicaraan.
"oh ia. papa sampai lupa. sudah om berangkat dulu dan ingat jangan balapan lagi jika sampai kalian balapan maka jangan salahkan om jika om memberitaunya ke kakak kalian brayen." ancaman dion.
karna dion tau hanya brayenlah yang mampu menaklukkan ke empat sahabat itu.
"ia om" ucap mereka serentak sambil menunduk.
"sudah sayang papa ke bengkel dulu ya. ingat yang serius belajarnya" nasihat dion.
"ia pa" ucap ayu langsung menyalim tangan dion.
"om pergi dulu ya. assalamwallaikum" dion.
"walallaikum sallam"
setelah kepergian dion mereka bertigapun langsung menarik napasnya lega.
"karna deg degan ketahuan sama om dion aku jadi lapar ni. yu ayo kita ke kantin kita makan sepuasnya karna mereka berdua yang traktir" ucap lea menggandeng tanggan ayu.
"macam lho gak tau saja perut gentongnya itu" ucap galang langsung memeriksa isi dompetnya.
"sudah jangan banyak bicara. siapkan saja uang kalian untuk membayarnya nanti" ucap lea tak peduli langsung menarik tanggan ayu ke kantin kampus.
"sudah jangan mengeluh siap siap saja menguras uang tabungan mu" ucap galang menarik napasnya dalam lalu mengikuti langkah lea.
mendengar ucapan galang, zion hanya bisa pasrah lalu mengikuti langkah ketiga sahabatnya itu.
******
di perkarangan kampus lainnya.
key dan kedua sahabatnya sedang berkumpul untuk membahas tugas yang dia berikan ke kedua sahabatnya itu.
__ADS_1
"bos kami sudah tau tentang hubungan nona anggel dan kakaknya lea" ucap wandi semangat.
"ia gue sudah tau" ucap key tak peduli.
"what? sejak kapan bos mengetahuinya?" ucap wandi dan widi tak percaya.
"semalam keluarga lea datang makan malam bersama ke kediaman kakek robert. dari situlah aku mengetahuinya. terus, apa kalian sudah tau hubungan jenifer dan kakaknya lea?" key.
"setelah kami mencaritau sebenarnya donatur terbesar di kampus ini bukan paman bos" ucap widi ragu.
"maksud lho? bukanya yang dipublikasikan ke dunia papi adalah donatur terbesar di kampus ini" ucap key tak percaya.
"ia bos yang dipublikasikan ke dunia pamanlah donatur terbesar di kampus ini. tapi, setelah kami memeriksa data kampus teryata donatur terbesar di kampus ini adalah perusahaan A.N. sky grub bos bahkan lima puluh persen fasilitas di kampus ini adalah milik perusahaan itu bos" jelas widi.
"tapi apa hubungannya dengan kakaknya lea?" ucap key binggung.
"itulah yang kami tidak tau bos. tapi setelah kami mencari tau ternyata perusahaan R.A. grub adalah perusahaan ayahnya lea bos dan perusahaan mereka berkerja sama dengan perusahaan A.N. sky grup bos. tapi setau kami kakaknya lea hanya bekerja sebagai direktur di perusahaan papanya lea bos" jelas widi.
"rupanya pria angkuh dan sombong itu hanya menumpang bekerja di perusahaan ayah tirinya. jadi benalu saja sombongnya minta ampun" ucap key memandang remeh brayen.
"aku punya tugas untuk kalian. kalian harus beri pelajaran kepada pria sombong itu jika perlu gunakan kekuatan geng motor kita" ucap key tersenyum sinis.
"tapi apa tidak jadi masalah bos. nona anggel pasti akan sangat marah jika mengetahuinya bos" ucap widi karna mengetahui jika anggel sangat menyayangi brayen.
"usahakan jangan sampai anggel tau. salahnya sendiri membuat wanitaku bersedih karna kelakuannya. jadi jangan salahkan aku jika harus memberi pelajaran untuknya" ucap key tersenyum.
"bukanya paman akan mengadakan pesta untuk ulang tahun pernikahannya bos. pasti paman akan mengundang pejabat pejabat penting bos" ucap wandi merencanakan sesuatu.
"apa urusannya dengan dia?" ucap key tak mengerti.
"itu dia bos. pasti papanya lea juga di undang bos. jadi kita akan mempermalukan kakak brayen di depan umum bos." ucap wandi.
"mempermalukannya bagaimana?" ucap key masih tidak mengerti.
"begini bos. semua orang tau jika kakaknya lea adalah putra dari rayhan adhijaya. coba saja bos bayangkan jika semua orang tau jika dia hanya anak tiri yang numpang bekerja di perusahaan papa tirinya. apa bos tau jika dia dulu sangat trauma dengan perceraian kedua orang tuanya. bahkan sampai sekarang hubungannya dan ayah kandungnya tidak baik. kalau kita tambah bumbu sedikit saja aku yakin keadaannya akan semakin panas dan dia akan kembali terpuruk bos" ucap wandi tersenyum membayangkannya.
__ADS_1
"wah ide kamu bagus juga. aku serahkan semuanya kepada kalian. aku harap kalian memberikan gosip yang lebih panas lagi agar dia tidak berani memperlihatkan wajahnya lagi" ucap key tertawa puas.
bersambung....