
brayen terus menyetir mobilnya dalam diam. ntah mengapa dia merasa khawatir kepada adiknya. perkataan sang adik selalu memenuhi isi kepalanya.
ayu yang duduk di samping brayen hanya menatap calon suaminya tanpa berani bicara. dia merasakan hal yang sama dengan calon suaminya dia juga merasa khawatir dengan sahabatnya itu.
"apa kakak memikirkan lea?" ucap ayu memberanikan diri.
brayen yang sadar dengan ucapan ayu langsung saja menepikan mobilnya lalu menatap lekat wajah cantik calon istrinya.
"ntah mengapa aku sangat menghawatirkannya kali ini" ucap brayen sendu.
"apa kakak tidak percaya kepada lea?" ucap ayu.
"maksud mu?" ucap brayen mengerutkan keningnya.
"jika kakak percaya dengan lea maka yakinlah jika lea akan baik baik saja. aku yakin jika lea adalah wanita tangguh dan juga cerdas jadi dia bisa jaga dirinya dan dia juga tau apa yang boleh dan tidak boleh dia lakukan." ucap ayu meyakinkan brayen.
"yakinlah kak jika lea baik baik saja. jika kakak tidak yakin maka ungkapkanlah segala kehawatiran kakak kepada allah swt. karna hanya dialah tempat mengadu yang paling tepat" ucap ayu tersenyum.
"terimakasi sayang. aku memang tidak salah memilihmu jadi pendamping hidupku" ucap brayen menatap ayu penuh keteduhan.
mendengar ucapan brayen ayu hanya tersenyum malu malu sambil menunduk menyembuyikan wajah tomatnya.
melihat wajah calon istrinya yang memerah karna malu brayen langsung saja terkekeh kecil lalu melajukan mobilnya kembali.
sesampainya di kediaman dion, brayen langsung saja mengantar calon istrinya kedalam rumah.
assalamwallaikum.
suara salam dari ayu mengema di ruang tamu. dion yang sedang membicarakan dengan leon di ruang tamu langsung tersenyum melihat anak dan juga calon mantunya.
"wallaikum sallam. sudah pulang sayang?" ucap dion tersenyum.
"ia yah. bunda mana?" ucap ayu yang tidak melihat sang bunda.
"bunda sedang masak nak. calon suaminya tidak di persilahkan duduk?" ucap dion menatap brayen yang masih betah berdiri di belakang ayu.
"silahkan duduk kak. ayu buatkan teh sebentar ya" ucap ayu tersenyum lalu mengayunkan langkahnya menuju dapur.
"selamat ya nak atas pernikahanmu nantinya. ayah senang akhirnya kamu menemukan wanita yang tepat untuk jadi mendamping hidupmu" ucap leon tersenyum menatap putranya.
__ADS_1
"terimakasi" ucap brayen datar tanpa ekspresi.
"nak bagaimana persiapan pernikahan kalian?" ucap dion mencairkan suasana yang sudah mulai memanas.
leon hanya menatap sendu ke putranya. dia ingin sekali memeluk dan juga memberi selamat kepadanya. namun ia mengurungkan niatnya karma aura kemarahan dan juga kebencian kepadanya terlihat jelas di wajah brayen.
"alhamdullilah sudah banyak yang selesai yah. karna mama selalu di bantu oleh bunda. tante tika dan juga tante sarah jadi persiapannya cepat selesai" ucap brayen tersenyum.
"eh ada calon mantu" ucap tika tiba tiba datang bersama ayu yang membawa mampan minuman.
"kak ini tehnya." ucap ayu tersenyum sambil menberikan secangkir teh untuk brayen.
"terimakasi" ucap brayen tersenyum.
"ayo duduk di sini nak. temani calon suamimu" ucap tika yang sudah duduk di samping suami tercinta.
mendengar ucapan sang bunda, ayu langsung tersenyum langsung duduk di samping brayen.
"kakak boleh bertanya. di pernikahan kita nanti mahar apa yang kamu inginkan?" ucap brayen menatap ayu.
"terserah kakak saja apa pun yang kakak berikan untuk mahar nanti aku akan menerimanya dengan senang hati yang penting tidak merendahkanku dan juga tidak memberatkan kakak" ucap ayu tersenyum.
"baiklah." ucap brayen tersenyum.
*****
"sisakan tenagamu untuk kita bersenang senang malam nanti" ucap key memandangi seluruh tubuh lea tersenyum.
mendengar ucapan key, lea langsung saja tersenyum sinis.
"gue heran kenapa kak anggel bisa tertarik dengan pria bejat seperti lho?" ucap lea tersenyum.
"apa lho lupa atau pura pura lupa jika gue adalah perimadona di kampus jadi wajar saja anggel tertarik denganku. kamu juga sangat beruntung bisa menghabiskan malam denganku nanti malam karna di luar sana banyak wanita yang mengantri untuk melakukannya bersamaku" ucap key tersenyum bangga.
"baiklah kita coba saja. aku juga penasaran bagaimana tenagamu nantinya" ucap lea mulai menatap tajam key.
melihat tatapan lea yang berubah begitu tajam key langsung terkejut. dia tak menyangka jika gadis bar bar di depannya bisa berubah seperti iblis dalam sekejab.
namun dia terus saja mengangap remeh wanita di depannya. dia sangat yakin akan bisa mengalahkan lea walaupun sudah tau jika wanita di depannya sangat pintar dalam ilmu bela diri.
__ADS_1
lonceng pun berbunyi menandakan key dan lea siap untuk bertempur. lea langsung saja bersiap untuk menerima serangan dari key.
sedangkan di luar ring galang dan zion berdiri bersampingan untuk mendukung lea. mereka menatap lea dengan penuh keyakinan. mereka yakin jika lea tidak menyerahkan kehormatannya begitu mudah.
"ayo lea lho pasti bisa" teriak galang dan zion serentak.
melihat semangat dan juga keyakinan dari sahabatnya lea hanya mampu tersenyum haru. dia merasa bersyukur memiliki sahabat yang selalu berada di sampingnya dan juga mendukungnya dalam keadaan apapun.
"gue janji tidak akan mengecewakan kalian semua. kakak, mama, lea akan berusaha sekuat tenaga lea untuk mengembalikan nama baik kalian. lea janji akan menghabisi dalang yang telah mempermalukan kalian" batin lea sambil menatap tajam key.
tak banyak pikir key langsung menyerang lea dengan brutal. dia melayangkan tinjunya di wajah lea. namun lea dengan lihainya mengelak.
lea tak membalas serangan key dia membiarkan key menyerangnya begitu saja. sambil memperhatikan setiap gerakan yang di lakukan key.
"kenapa lho tidak melawan?apa lho ingin menyerahkan tubuh lho dengan mudah ke gue? lho jangan khawatir gue akan memuaskan lho" ucap key yang melihat tidak ada perlawanan dari lea.
"gue tidak yakin lho bisa memuaskan gue" ucap lea tersenyum sinis sambil memperhatikan setiap gerakan key.
"baiklah kita coba saja. siapa yang kalah di pertarungan ini dan juga pertarungan di ranjang nantinya" ucap key tersenyum sinis sambil terus menyerang lea secara brutal.
dengan tubuh munggilnya lea dengan mudah menghindari setiap serangan yang di berikan key. namun sayangnya.
bugh.....
"leaa...." teriak galang dan zion serentak.
******
di kediaman rayhan.
terlihat anissa terus saja mondar mandir seorang diri. dia terus saja mentap jam yang melingkar di tangannya dengan perasaan gundah.
hingga dia mendengar suara pintu utama yang terbuka tanpa banyak pikir dia langsung saja berlari menghampiri orang yang membuka pintu itu.
"mama kenapa terlihat cemas seperti itu?" ucap brayen yang melihat sang mama langsung berlari ke arahnya.
bersambung....
...jika banyak *kata kata typo author mohon maaf ya maklum saja author hanya manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan. jika ada kata kata author yang salah boleh di berikan masukan lewat kolom komentar author akan sangat senang. ...
__ADS_1
...jangan lupa beri like dan favoridnya ya😅😅. jika di beri vote dan juga hadiah tidak masalah author akan sangat berterimakasi😊😊. ...
......salam sayang dari author🥰🥰😚. author ucapkan banyak terimakasi atas dukangan para raeders semua😚😚🥰*......