
mendengar pengakuan luna semua tamu undangan langsung terkejut. termasuk keluarga adhijaya dan juga keluarga robert.
lea yang melihat anggel di sudut gedung seorang diri sambil menangis. tak banyak pikir lea langsung saja mendekati anggel.
"kakak kenapa menyendiri di sini?" ucap lea sampil memegang punggung anggel.
menyadari kedatangan lea. anggel langsung saja menghapus air matanya lalu mencoba tersenyum bahagia di hadapan lea.
"lho ngapain di sini le? ayo kita bergabung dengan yang lain" ucap anggel berusaha terlihat tegar.
"kakak tidak perlu pura pura bahagia di depan lea, karna lea melihat dengan jelas kesedihan yang terpancar di mata kakak" ucap lea menatap lekat wajah cantik anggel.
"jika kakak bertanya kenapa key meminta maaf kepada kakak dan mama itu karna dia taruhan denganku kak" jelas lea jujur.
mendengar ucapan lea, anggel langsung saja terkejut lalu menatap wajah lea penuh tanya.
"kami melakukan pertarungan di ring tinju jika key kalah maka dia harus meminta maaf kepada kakak dan mama di depan publik. melihat kelakuan key, lea yakin dia tidak baik untuk kakak"
"lea tidak menyuruh kakak untuk membatalkan pertunangan kalian. tapi lea hanya ingin mengatakan kakak bisa mendapatkan pria yang jauh lebih baik dari key" ucap lea tersenyum.
"lho tenang saja le, kakak sudah berniat untuk membatalkan pertunangan kami. karna kakak tidak bisa menerima pria yang tidak menghargai keluarga kakak. apalagi sampai mempermalukan orang yang paling berharga di hidup kakak di depan umum."
"kakak sangat menyayagi kak brayen apapun akan kakak lakukan agar dia bahagia. walaupun dia tidak ingin menatap wajah kakak sekali saja tapi kakak akan terus menyayaginya seumur hidup kakak"
"dan apa kamu tau jika kakak juga sangat menyayagi tante anissa. siapa yang berani membuatnya bersedih maka bagi kakak sama saja dia mencari masalah dengan kakak. walaupun orang itu adalah key."ucap anggel menatap key dengan tatapan tajamnya.
mendengar ucapan anggel, lea langsung terharu lalu memeluk tubuh anggel dengan erat hingga keduanya saling memberi kekuatan satu sama lain.
tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mendengarkan pembicaraan mereka berdua
sedangkan rita mommy key terus saja mengerutu kesal. karna pengakuan luna maka dia juga terkena dampaknya. bagaimana pun dia sudah memperkenalkan anggel sebagai calon menantunya di depan umum.
"ternyata tak cuman kakaknya yang benalu tapi ternyata dia juga terlahir dari rahim seorang pelakor. mommy tidak terima pi keluarga kita telah di bohongi. apa nanti yang harus mommy bilang kepada teman teman sosialita mommy" ucap rita tak terima karna bagaimana pun dia pasti akan jadi bulan bulanan teman teman sosialitanya karna calon besannya adalah seorang pelakor.
__ADS_1
"mommy tenang saja papi akan mengurus semua" ucap dedi menenangkan istrinya.
sedangkan keluarga adhijaya dan juga robert menenangkan para tamu undangan yang menghina luna. dengan cepat robert menyuruh leon untuk membawa istrinya pergi dari sana
hingga kedatangan seorang pria gagah menghentikan kericuhan yang terjadi. melihat kedatangan orang itu brayen langsung saja tersenyum sinis ntah apa yang sedang ada di dalam pikirannya.
*bukankah itu jayden wijaya CEO dari pt.A.N.sky.Grub?
ada hubungan apa keluarga adhijaya dengannya sehinga pengusaha tersukses seperti dia hadir di pesta pernikahan putra adhijaya?
wah beruntung sekali keluarga adhijaya bisa kedatangan tamu hebat seperti dia.
jangankan mengundang dia ke pesta bertemu saja dengannya kita sudah sangat beruntung*.
begitulah ucapan setiap tamu undangan melihat pengusaha muda tersukses hadir di pesta itu. sedangkan orang yang di puji hanya menatap dingin setiap orang yang dia lewati.
"tuan jayden senang bertemu dengan anda di sini" ucap dedi mencari perhatian.
"saya juga sangat senang bisa bertemu dengan anda di sini tuan ajhiwinata" ucap jayden tersenyum.
"terimakasi tuan adhijaya. lama tidak ketemu. oh ia saya ingin menyampaikan permohonan maaf dari tuan muda karna dia tidak dapat hadir karna ada urusan penting jadi dia mengutus saya sebagai CEO penganti untuk hadir di sini" ucap jayden ramah.
"apa CEO penganti. jadi bukan dia pemilik perusahaan pt.A.N.sky.grub" batin dedi penuh tanda tanya.
"tidak apa apa. saya mengerti kesibukan tuan muda anda" ucap bram ramah.
"eh ada nak jayden wijaya. ternyata anda tidak hanya sukses dan mapan tapi ternyata anda sangat tampan. andai saya punya anak perempuan" ucap rita penuh percaya diri.
"terima kasih nyonya...?" ucap jayden bingung.
"nyonya ajhiwinata. perkenalkan ini istri dan juga putra saya" ucap dedi memperkenalkan anak dan istrinya.
"oh. senang bertemu dengan anda" ucap jayden ramah.
__ADS_1
melihat jayden sedang mengobrol rayhan dan alex langsung saja mendekatinya. melihat kedatangan rayhan dan alex, rita langsung saja menyindirnya memang tak ada kapoknya nenek sihir satu ini.
"saya juga sangat senang bisa bertemu dengan anda. masih muda tapi sudah sukses tidak seperti itu hanya jadi benalu di keluarga sambungnya" ucap rita tersenyum mengejek.
"maksud anda?" ucap jayden mengerutkan keningnya.
"*tidak ada. saya hanya merasa kasihan kepada keluarga adhijaya yang harus membesarkan anak orang lain bahkan di perkenalkan sebagai pewaris keluarganya"
"padaha keluarga adhijaya masih mempunyai pewaris aslinya. di tambah lagi brayen sudah menikah sekarang pasti istrinya juga akan jadi benalu juga*" ucap rita terkekeh kecil.
"berhenti anda mengucap anak dan menantu saya sebagai benalu atau saya akan merobek mulut anda dan memberinya ke singa peliharaan saya" ucap rayhan geram tak lupa dengan tatapan tajamnya.
melihat kemarahan rayhan, dedi langsung saja pamit undur diri sambil menarik tangan istrinya. melihat itu jayden hanya tersenyum kecil dengan tingkah keluarga sombong itu.
"sejak kapan paman punya singa peliharaan?" ucap galang mengerutkan keningnya mendengar ucapan rayhan tadi.
"apa kamu tidak tau jika paman dua singa betina di mension?" ucap rayhan asal.
"perasaan galang sering ke mension paman tapi galang tidak melihat singa di sana" ucap galang polos.
"kamu saja yang tidak sadar. apa kamu tau jika mereka juga ada di aula ini" rayhan
mendengar ucapan rayhan galang,bram dan alex langsung saja melihat sekeliling aula itu sambil mengusap leher mereka masing masing.
sedangkan jayden hanya tersenyum melihat kelakuan rayhan padahal tadi dia terlihat sangat marah.
"apa kamu mau melihat singa peliharaan paman" ucap rayhan tersenyum
karna penasaran galang langsung saja mengangukkan kepalanya cepat.
"itu dia" ucap rayhan menunjuk ke arah singa yang dia maksud.
galang langsung saja melihat ke arah yang rayhan tunjukkan. melihat itu galang langsung saja membulatkan matanya.
__ADS_1
bersambung....