
pesta ulang tahun pernikahan ajhiwinata pun telah tiba. pestanya dilakukan dengan begitu mewahnya seluruh pejabat ternamapun di undang.
tak lupa dengan teman teman kampus key dan anggel juga di undang karna hari ini juga tanggal pertunangan mereka di umumkan.
namun tiba tiba teriakan kaum wanita terdengar di aula pesta itu. mereka menatap kagum sambil berteriak histeris melihat putra dari keluarga adhijaya yang terkenal begitu dingin datang ke acara pesta itu.
brayen sky adhijaya hanya menatap mereka dengan dinginnya tanpa memperdulikan setiap wanita wanita cantik dan seksi yang terus saja memuji ketampanannya.
wah itu brayen adhijaya kan tampan sekali...
ia bahkan jauh lebih tampan dari yang aku dengar..
brayen kamu tampan sekali I love you..
tampan sekali gue harus menghabiskan malam dengannya...
semua kata pujian terhadap brayen terdengar dari mulut para kaum wanita di sana.
"wah kakak jadi sorotan malam ini" ucap galang mengoda brayen.
"ia kakak jadi sorotan, gue rasa akan bertambah pengirim kado rahasia kakak ni" ucap lea yang sering mengambil kado dari setiap fans sang kakak.
"kalian bisa diam tidak" ucap brayen dingin.
mendengar ucapan sang kakak, lea dan galang langsung diam tak berkutik.
brayen terus saja menatap setiap tamu undangan seperti sedang mencari sesuatu yang sangat berharga.
tiba tiba matanya berbinar dan senyuman terungkir indah di wajahnya ketika melihat sesuatu yang dia cari dari tadi.
ayu berjalan dengan anggunya bersama kedua orang tuanya. seketika senyuman indah terungkir di wajahnya ketika melihat calon suaminya.
"bun itu calon mantu kita tampan sekali ya" ucap dion mencoba menggoda putrinya.
"ayah baru tau jika brayen tampan. dari mana saja ayah?" ucap tika.
"ia memang brayen sudah tampan sejak lahir bun. tapi melihat caranya melamar putri kita membuatnya jauh lebih tampan lagi di mata ayah" ucap dion bangga.
"sudah. ayo bun, yah kita bergabung dengan mama anisa" ucap ayu menderai perdebatan kedua orang tuanya.
__ADS_1
"mau bergabung sama anissa atau..??" ucap dion kembali mengoda putrinya.
"ayah.." ucap ayu mencubit lengan ayahnya.
"ayah apaan sih" ucap tika menarik tangan dion.
tak punya pilihan dion hanya menurut dan mengikuti langkah istri dan juga putrinya.
"eh calon mantuku sudah datang" ucap rayhan tersenyum.
mendengar ucapan rayhan ayu hanya tersenyum malu malu sambil melirik brayen.
"selamat malam semuanya" ucap dedi ajhiwinata.
mendengar ucapan tuan rumah mereka semua langsung menatap ke arah sumber suaran dan mendengarkan pidato dari tuan rumah.
"saya ucapkan banyak terima kasih karna kalian semua menyempatka hadir di pesta ulang tahun penikahan saya dan istri saya tercinta."
"di acara yang bahagia ini saya ingin memperkenalkan calon menantu saya anggelia larasati yang rencananya akan bertunangan dengan putra saya andraskey ajhiwinata"
andraskey adhijaya langsung naik ke atas panggung sambil mengandeng tangan anggel. mereka tersenyum menatap setiap para undangan.
"cantik tapi sayang pasangannya seperti berandalan" ucap galang menatap benci ke key yang memang musuh beyutannya.
"macam lho anak alim saja" ucap zidan dingin.
"memang gue brandalan juga tapi itu karna pengaruh ruba betina di samping gue" ucap galang.
"what?? lho bilang apa tadi?" ucap lea menatap kesal ke galang.
"sudah jangan bertengkar di sini. nanti di luar saja" ucap zidan menengahi.
"awas lho nanti ya" ucap lea menunjuk wajah galang.
"saya ucapkan selamat kepada bos kami bos key dan nona anggel atas berita bahagia pertunangan kalian" ucap widi di atas pangung mengunakan microfon sehingga semua tamu undangan bisa mendengarnya dengan jelas.
"gue merasakan firasat buruk" bisik zidan kepada kedua sahabatnya.
mendengar ucapan zidan, galang dan lea hanya mengerutkan keningnya sambil menatap binggung ke zidan.
"saya rasa ini adalah kabar yang sangat bahagia untuk keluarga ajhiwinata dan keluarga tuan leon. dan pastinya juga untuk tuan muda brayen adhijaya" ucap widi menatap brayen.
__ADS_1
mendengar ucapan widi semua para tamu undangan pun bertanya tanya. sambil menatap heran ke arah brayen.
"tuan muda brayen adalah kakak tertua dari nona anggel dan anak tertua dari tuan leon pastinya sebagai kakak dia pasti akan sangat bahagia atas berita ini" ucap widi tersenyum sinis.
mendengar ucapan widi semua tamu undangan pun terkejut. karna yang mereka tau brayen adalah putra tertua dari keluarga adijaya dan pewaris perusahaan PT.R.A.Grub.
*jadi tuan muda brayen adalah anak tiri...
tapi kenapa dia memakai nama keluarga adhijaya bukan nama ayah kandungnya??
ternyata tuan brayen hanya anak tiri...
wahh anak tiri...
apa nona anissa meninggalkan suaminya demi tuan rayhan??
ia tuan rayhan dulu kan terkenal suka main wanita tak peduli wanita murahan, gadis bahkan istri orang.
kelihatannya saja alim tapi*...
semua tamu undanganpun mengunjing brayen dan anissa tanpa bertanya dulu bagaimana kejadian sebenarnya.
"stopp" teriak brayen mendengar hinaan yang keluar dari mulut para tamu dan menatap semua orang dengan tatapan tajamnya hingga membuat semua tamu diam tak berkutik.
"kenapa kamu marah seperti itu? bukannya semua yang di katakan para tamuku adalah yang sebenarnya" ucap rita menatap remeh ke brayen.
"tidak itu sama sekali tidak benar. brayen memang anak sambungku tapi aku menyayanginya dengan tulus dan dimataku tidak ada bedanya anak kandung dan anak tiri" ucap rayhan menatap tajam rita.
"anak tiri akan tetap jadi anak tiri" ucap wandi dengan keras hingga membuat tamu undangan mengikutinya.
"kelihatannya saya alim tapi tega ningalin suaminya demi yang lebih mapaan" ucap salah satu tamu undangan.
"stop" teriak leon melihat anak dan mantan istrinya di bully di depan matanya.
"jika kalian tidak tau yang sebenarnya jangan bicara sesuka hati kalian. brayen memang putra tertuaku tapi anissa tidak pernah meninggalkanku demi tuan rayhan" ucap leon dengan tegas.
"jangan kalian lihat kesalahan seseorang jika kalian sendiri belum tentu lebih baik dari orang itu. leon adalah mantan suamiku tapi takdirlah yang memisahkan kami dan takdir jugalah yang mempertemukanku dengan suamiku rayhan" ucap anissa memotong ucapan leon.
"kalian tidak berhak menghakimi saya dan mengucap yang tidak tidak kepada saya karna belum tentu kalian jauh lebih baik dari saya"
"apa salahnya jika seorang wanita yang sudah berpisah dengan suaminya menikah lagi dengan pria yang jauh lebih baik dari suaminya?" ucap anissa menatap tajam ke arah semua tamu undangan membuat mereka semua diam tak berkutik.
"saya jelaskan kepada kalian semua jika saya menikahi istri saya setelah resmi berpisah dari mantan suaminya" jelas rayhan mengengam erat tangan istrinya.
__ADS_1
bersambung...