
ntah mengapa rasa khawatir terus saja menghantui anissa. dia sangat mencemaskan putrinya tak tau apa alasannya dia selalu memikirkan putrinya.
di tambah lagi hari sudah branjak malam tapi putri kesayangannya tak kunjung pulang juga. tak ada kabar yang diberikan oleh lea padahal jika dia pulang terlambat maka dia akan selalu menghubungi sang mama.
melihat putranya telah pulang anissa yang cemas langsung saja memeluk putranya sambil menitikkan air matanya.
"mama kenapa terlihat cemas seperti itu?" ucap brayen melihat sang mama langsung berlari kepadanya.
"mama sangat menghawatirkan adikmu. ntah mengapa sudah jam segini dia tak pulang juga. dia juga tidak memberi kabar kepada mama. tak biasanya dia seperti ini" jelas anissa mengungkapkan hal yang mengangu pikirannya sedari tadi.
"lea bilang sama brayen jika dia ada janji sama temannya. mungkin batrai ponselnya habis makanya tidak mengabari mama" jelas brayen menenangkan sang mama.
"kenapa mama menangis?" ucap rayhan baru pulang dari kantor melihat istrinya sedang menangis di pelukan putranya.
"tidak apa apa pa. mama hanya mengkhawatirkan lea karna belum pulang juga" jelas brayen.
walaupun dia juga menghawatirkan keadaan adiknya brayen tetep terlihat biasa saja di depan sang mama.
"sudah sayang. putrimu itu gadis yang sangat pintar . jadi dia pasti bisa jaga dirinya dan juga akan tau apa yang boleh dan tak boleh dilakukannya" jelas rayhan bijak.
"coba papa hubungi galang dan zion mungkin mereka bersama" ucap anissa terus bersikeras ingin mengetahui keberadaan putrinya.
"baiklah sayang. papa akan menghubungi mereka tapi kamu tenang dulu ya" ucap rayhan langsung membawa tubuh mungil istrinya kedalam gendongannya.
rayhan langsung saja membawa istrinya kedalam kamar dan meninggalkan putranya yang hanya menatap kemesraan mereka sambil tersenyum.
"boy ingat pesan papa. kalau kamu sudah menikah dengan calon mantu papa maka perlakukanlah dia seperti ratu yang sangat terhormat. seperti papa melakukan mamamu ini" ucap rayhan menghentikan langkahnya sambil menatap putranya yang masih betah di tempatnya.
"siap pa" ucap brayen tersenyum lalu melangkahkan kakinya menuju kamarnya.
"brayen ikut bahagia atas kebahagian mama sekarang. brayen tidak tau harus bersyukur atau terus menyimpan amarah ini karna ayah dulu pernah menyakiti mama" batin brayen menghentikan langkahnya lalu menatap sang papa yang berjalan mengendong mamanya sambil bercanda gurau bersama.
*****
__ADS_1
karna serangan yang bertubi tubi yang diberikan key, lea yang tak mampu lagi menghindar akhirnya terkena serangan dari key.
karna pukulan key yang begitu keras lea akhirnya terjatuh dan sudut bibinya terkoyak mengeluarkan darah segar.
"leaa..." teriak galang dan zion serentak.
melihat lea yang terluka galang dan zion langsung mengepalkan tangannya geram. ingin rasanya mereka menghajar key hingga titik darah penghabisan.
"kalian salah karna membiarkan sahabat kalian yang bodoh itu berurusan dengan bos key. karna kalian sudah memulainya maka bersiaplah untuk kekalahan kalian dan berakhir di ranjang yang sangat panas" ucap wandi tersenyum sinis lalu menatap seluruh lekuk tubuh lea penuh hasrat.
"jangan heran bro mamanya saja rela memberikan dirinya untuk lelaki yang lebih kaya dari mantan suaminya. maka anaknya juga akan rela memberikan tubuhnya kepada setiap pria" ucap widi tertawa renyah meremehkan lea.
zion yang geram akan ucapan wandi dan widi langsung mengepalkan tangannya geram ingin menghajar habis pria yang berani menghina sahabatnya itu.
namun galang dengan sigap menghalangi niat zion.
"kalian jangan banga dulu karna ini baru awalan dan kalian belum melihat akhirnya. karna pertarungan yang sebenarnya akan segera di mulai" ucap galang menatap tajam wanda dan wandi sambil tersenyum sinis.
lea langsung bangun lalu menghapus darah yang berada di sudut bibirnya dengan ibu jarinya sambil menatap key dengan tatapan memburunya.
key yang melihat itu langsung melangkah mundur dia merasa jika dia salah memilih lawan. ternyata kelinci kecil yang di lihatnya selama ini tak lebih dari singga lapar yang siap memburu.
"gue akan memperlihatkan pertarungan yang sebenarnya" ucap lea memasang kuda kuda siap untuk menyerang musuhnya sampai titik darah penghabisan.
tak banyak pikir lea langsung saja menyerang key secara berutal hingga mengakibatkan beberapa pukulan melunjur mulus di tubuh kekar key.
key yang melihat lea sudah seperti orang kemasukan raja iblis yang siap menghabisi lawannya langsung saja terkejut melihat kegilaan lea.
tak mau menyerah begitu saja key berusaha melawan dan meluncurkan pukulannya ke tubuh mulus lea.
tapi dengan mudah lea menghindar sehingga tak ada satupun serangan key yang berhasil mengenainya.
tak sampai di situ saja lea terus saja menyerang key dengan begitu berutalnya. kemarahan dan kebencian akan kelakuan key yang mempermalukan kakak dan juga mamanya membuat tenaga lea jauh lebih kuat hingga membuat key sangat terkejut dengan kekuatan lea.
__ADS_1
karna pukulan lea terus saja mengenai tubuh kekar key akhirnya key yang sudah babak belur akibat serangan lea langsung terjatuh tak berdaya.
"sampai segitu saja kekuatan lho ha? bicara lho sangat tinggi tapi ternyata lho tak lebih dari sampah masyarakat" ucap lea meremehkan key yang sudah tergeletak di lantai.
mendengar ucapan lea, key yang sudah terjatuh mencoba untuk berdiri walaupun dengan susah payah.
melihat key yang sudah berdiri lea langsung saja melayangkan tinjunya ke wajah tampan key.
bugh...
"ini untuk penghinaan lho ke mama dan kakak kesayangan gue" ucap lea kembali melayangkan tinjunya ke wajah key yang satu lagi.
"ini hadiah karna lho membuat mama gue bersedih" teriak lea.
tak sampai di situ lea langsung saja melompat dan menendang kepala key hingga key jatuh tersungkur tak berdaya.
bugh....
"dan yang ini karna lho berani meminta kehormatan gue" teriak lea terus menyerang key dengan berutalnya.
melihat lea yang sudah mengamuk orang yang menangani mereka langsung saja mencoba memisahkan lea dan key.
namun karna emosi lea yang sudah memuncak hingga mengakibatkan orang itupun terkena serangan lea.
tak tingal diam galang dan zion langsung saja masuk ke dalam ring untuk menenangkan lea. zion dan galang berusaha memisahkan key dari amukan lea.
"lea sudah. lho sudah menang lho adalah sahabat kebanggaan gue" ucap zion memeluk lea mencoba untuk meredakan amarah lea yang sudah meledak ledak.
"lho memang ruba betina gue lea" ucap galang tersenyum melihat key yang sudah terkapar tak berdaya.
melihat bos mereka yang sudah babak belur wanda dan widi langsung saja menelpon ambulans untuk membawa key ke rumah sakit.
wanda dan widi terus saja menatap lea tak percaya. mereka tak menyangka jika lea bisa seberutal itu dalam menghadapi lawannya.
__ADS_1
"ternyata di balik kecantikannya ada raja iblis yang bersemayam di sana" batin wandi mengidik ngeri membayangkan kegilaan lea.
bersambung...