Istri Ketiga, Sang Juragan Tanah

Istri Ketiga, Sang Juragan Tanah
bertingkah ternyata


__ADS_3

"baiklah, nanti ayah coba lihat dan tanya kenapa monyetnya di ikat ya dek, sekarang kita istirahat Yuka kalian tak lelah ya terus main?" tanya Romo Jalal.


"Ndak..." jawab Dewi.


"dasar kamu ini, ya sudah masuk kamar gih," kata Romo Jalal.


"mau ke kamar bunda," teriak Dirga.


"jangan ya sayang, kalian main di kamar kalian karena bunda lelah, kan di perut bunda ada adik bayi," kata Romo Jalal yang harus berbohong.


kan tidak lucu jika kedua anaknya melihat kondisi bundanya yang tidur dengan kondisi yang cukup uh.


"oke ayah.." jawab keduanya.


sedang Romo Jalal memilih untuk menemui kedua anak buahnya yang lain.


dia ingin membahas sesuatu terutama dengan Jul dan Alip, tapi tiba-tiba Sarno datang menghampiri pria itu.


"ngapunten Romo, ada mbak Rika di luar pagar ingin bertemu dengan anda," kata pria itu dengan sopan.


"persilahkan masuk, kalian tetap di sini, mbok Ijah dan mbok Jum," panggil Romo Jalal pada dua mbok pelayan yang sudah setia padanya.


keduanya duduk di lantai karena jika ada tamu wanita, pasti mereka akan di panggil untuk menjadi saksi.


Rika di persilahkan masuk, saat masuk kedalam rumah itu, dia terkejut bukan main.


pasalnya meski terlihat begitu sederhana dari luar, nyatanya di rumah pengasingan itu sangat mewah.


Rika masuk kedalam rumah dan kaget melihat Romo Jalal yang di temani begitu banyak orang.


dia kira jika pria itu akan menemuinya di tempat lain dan hanya berdua saja.


tapi nyatanya itu tak mungkin terjadi, "ada apa kesini, jika tak ada yang penting, silahkan pergi karena pekerjaan ku masih sangat banyak," kata Romo Jalal.


"ini Romo, saya ingin mengadukan sesuatu, sepertinya suami saya sedang memulai hubungan baru dengan istri anda, dan setelah mereka mengikuti reuni hari itu, dia terus mendiamkan diri ku, dan suatu saat saat kami sedang berhubungan dia malah memanggil nama istri Romo,"adu Rika yang sedang menabur racun saat ini.


"kamu tau jika memfitnah istriku, hukuman yang akan kamu terima akan sangat berat," kata Tomo Jalal yang masih fokus pada pekerjaannya.


"aku tidak memfitnah isteinanda Romo, jika anda tak percaya bisa periksa ponsel istri anda, pasti akan ada nomor ponsel suamiku, dan aku yakin jika mereka pasti sudah melakukan hal yang lebih, karena aku pernah mencium aroma parfum melati di tubuh suamiku," kata Rika yang berhasil membuat Romo Jalal marah hingga membanting map yang di pegangnya.


"apa kamu tau, aku bisa membuat mu bisu jika berani mengatakan hal buruk itu," marah pria itu.


"tidak mungkin Romo!! aku bersumpah!!" kata Rika yang mencoba membuat Romo Jalal percaya padanya.


"aduh kenapa begitu ribut, aku bahkan bisa mendengar suara mu dari dalam kamar," kata Naina yang keluar dengan tubuh yang sudah segar karena baru mandi.

__ADS_1


Romo Jalal mengambil tangan istrinya dan mengecupnya dengan lembut.


"maaf mengganggu mu ya sayang, tapi ada apa?" kata Romo Jalal.


"tak masalah kang mas, dan jamu bukannya istri Reino, kenapa berteriak di rumah orang seperti tadi, apa kamu mau mati?" tanya Naina dingin.


"kamu berani membunuh ku, setelah kau buat suamiku bertekuk lutut dan tergila-gila pada ku, kamu itu jahat, bagaimana bisa kamu melakukan itu pada diriku, aku itu istri sahnya..." tangis wanita itu yang membuat Naina bingung.


"kamu gila ya, aku bahkan tak mengerti dengan apa yang kamu katakan," jawabnya.


"tak usah berbohong, Romo periksa saja ponselnya pasti anda akan menerima bukti perselingkuhan mereka," kata Rika.


"baiklah jika kamu terus bersikukuh memfitnah diriku berselingkuh dengan suamimu," kata baba yang bangkit dan mengambil dua ponsel miliknya.


kemudian memberikan pada Romo Jalal, "itu ponsel milikku dengan warna ungu dan ada foto kita berdua," kata Naina.


Romo Jalal pun memeriksa kedua ponsel itu, "berapa nomor ponselnya?"


"kosong delapan lima, seratus tiga tiga tiga kosong satu dua," kata Rika.


Romo Jalal menunjukkan hasil dari pencarian di ponsel Naina tak di ketemukan.


begitupun di ponsel satu lagi, "kamu puas, kamu sudah menghina istriku!!" kata Romo Jalal kesal.


"dia pasti menyembunyikan ponsel yang lain, jangan percaya dengan dia Romo, dia itu wanita buruk!!" kata Rika.


"itu tak mungkin, karena setiap hari dia tersenyum sendiri, dan dia mendapatkan pesan dari Naina, itu yang tertera di chat mesra itu,", kata Rika.


"kamu yakin bukan wanita lain tapi di beri nama dirimu, jika kamu tau nomor ponselnya, kamu tinggal menelponnya," kata Naina.


Rika pun mulai menelpon nomor itu, tapi ponsel Naina tak ada yang berdering, Rika sudah ketakutan.


pasalnya dia tak mengira jika rencanannya gagal seperti ini, karena dia yakin benar jika itu adalah Naina yang asli


"tidak... itu tidak mungkin... aku yakin itu kamu, karena foto dan semuanya itu atas namamu," kata Rika.


"bawa dia keluar, aku tak peduli dan besok minta suaminya datang ke Balai desa dan juga minta Fauzan untuk menghendel wanita gila ini, jika tidak aku bisa membunuhnya sekarang, pergi!!" teriaknya marah besar.


Rika pun di tarik keluar oleh mbok Ijah dan mbok Jum, keduanya tak mengira jika ada wanita seberani ini.


"aku ingin lihat, siapa pria yang berani menggilai istriku sampai seperti ini, aku ingin pastikan jika benar-benar sangat berani menantang ku," kata Romo Jalal.


"sudahlah kang mas, jika pria itu lebih tampan dan seksi dari mu, tak mungkin istrinya datang dan mengatakan omong kosong itu, terlebih tatapan wanita itu sepertinya berbeda pada kang mas, mungkin dia ingin jadi istri muda mu kang mas," jawab Naina


"kamu jangan gila, bagaimana bisa aku bisa berpikiran seperti itu, sekarang bagi ku hanya kamu yang utama," kata Romo Jalal.

__ADS_1


"iya deh iya," jawab Naina yang langsung pergi meninggalkan suaminya itu.


ya dia langsung menuju ke area dapur untuk membuat camilan kue gunting bawang.


pasalnya tiba-tiba dia sangat ingin makan kue bawang itu, jadi dia pun meminta mbok Ten membuatnya.


"mbok tolong buatkan kue bawang tapi yang di gunting ya," kata Naina.


"tapi saya tidak bisa nyonya," kata wanita itu takut.


"sudah tenang Mbok biar aku katakan resepnya dan cara membuatnya, biar mbok bisa mengikutinya ya,"kata Naina.


"siap nyonya," jawab mbok Ten.


"dua ratus lima puluh gram tepung terigu, delapan siung bawang merah, empat siung bawang putih, Secukupnya seledri, tiga puluh ml minyak goreng, satu sendok makan margarin, dua sendok makan santan instan, setengah Bungkus royco, seperempat sendok teh lada bubuk, satu butir telur dan Secukupnya minyak goreng untuk menggoreng," kata Naina yang duduk santai di depan meja di dapur.


"siap saya siapkan dulu," kata mbok Ten.


setelah semua bahan di taruh di meja, Naina pun mulai membuatnya.


dan akhirnya selesai dan tinggal di gunting-gunting kue itu sebelum di goreng.


menggoreng kue bawang pun harus dengan api kecil agar bisa matang merata.


dan akhirnya kue itu pun selesai di buat, karena aroma kue itu sangat enak membuat Romo Jalal ke dapur dan mengambil kue itu yang baru matang.


"aduh nanas... hapi henak...." katanya dengan kepanasan.


"kang mas di tiup dulu, itu kue masih panas," kata Naina kaget.


"mau kue bawang," karay Dirga dengan semangat karena bocah itu sangat suka kue itu.


"ya Tuhan sayang, kuenya saja baru matang, kenapa kalian begitu heboh tenang nanti mbok akan buat lagi, tolong buat resep tadi tapi kali empat ya mbok, untuk camilan semua orang," kata Naina.


"baik nyonya," jawab mbok Ten.


dia tak mengira keluarga Romo Jalal yang begitu tampak kaya malah camilannya sekarang lebih sederhana.


jika dulu nyonya sepuh selalu meminta camilan mahal yang hanya di jual di toko swalayan.


sedang Naina ini adalah kebalikannya,bahkan untuk coklat saja dia jika bisa membuat sendiri demi kesehatan anak-anaknya.


dan malah sekarang jadi bahan jualan yang sangat laku karena coklat memiliki gizi yang baik karena terbuat dari bahan kokoa yang sempurna dan murni.


itulah kenapa coklat dari pabrik mereka sangat di sukai di luar negri, bahkan mudah untuk mereka mendapatkan izin ekspor.

__ADS_1


tak berhenti di sana, semua kini sedang bersiap-siap untuk membuat beberapa produk kosmetik dari bahan alami, dan sedang di uji di laboratorium.


dan jika bisa lolos, itu akan di luncurkan secepatnya, karena mereka yakin jika besok itu tak akan membuat alergi terhadap yang memakainya.


__ADS_2