
Seminggu kemudian. Tepatnya Malam Minggu.
Alex baru saja selesai makan dan mengelap mulutnya dengan tisu. Lalu dia menatap hpnya. Dan dia langsung menelpon Rei.
Truut truut
Terlihat Rei yang sedang chatan sama Sarah. Mereka sering chat. Karena semenjak ada Alex dan Amanda dirumah. Mereka jadi jarang bertemu. Bahkan karena Sarah kerja. Dia lebih sering bertemu Kevin. Dan Alvin yang tiap hari menjemputnya. Karena Alex nelpon dia pun langsung mengangkatnya.
"Iya pah?" jawab Rei.
"Sibuk ga?" tanya Alex.
"Nggak pah. Kenapa" tanya Rei.
"Ke meja kolam Renang Rei! Kita ngobrol dulu. Besok kan papa ke Jerman lagi." titah Alex.
"Iya pah. Aku kesana sekarang." ucap Rei.
Telpon dimatikan Alex.
Dikolam Renang. Alex yang sudah duluan menunggu. Dia masih merasa bimbang. Masih ada perasaan takut. Takut anaknya marah, tersinggung, atau kecewa. Dikarenakan hubungan mereka yang baru saja dekat kembali.
"Pah?" sapa Rei yang baru datang.
"Iya. Duduk Rei!" titah Alex.
Mereka duduk berhadapan.
__ADS_1
"Rei. Papa mau nanya serius sama kamu. Ini sebelum papa berangkat kesana ya. Biar hati papa tenang nih." ucap Alex.
"Serius banget pah. Nanya apa?" tanya Rei.
"Rei? Sekarang. Apa yang harus papa katakan? Kenapa papa baru tahu kalau murid kamu itu namanya Sarah? Waktu itu papa belum sempat meminta fotonya sama Hendra. Jadi papa baru melihat wajahnya, saat tadi tidak sengaja berpapasan di makam." ucap Alex.
"Tunggu pah. Papa tahu darimana kalau wanita itu namanya Sarah. Rei belum cerita ke papa." tanya Rei.
"Waktu kita pulang dari makam. Kamu kasih nomor Alvin kan. Terus papa chat sekalian nanyain wanita yang berpapasan sama papa. Kirain papa kan, dia calonnya Alvin. Tapi Alvin bilang, dia menjalin hubungan sama kamu. Masih ada nih chatnya. Nanti papa kasih lihat." ucap Alex.
"Terus pah?" tanya Rei.
"Papa baru ingat. Waktu itu dia pakai kerudung kan? Berarti dia islam dong Rei. "Iya pah." jawab Rei menunduk.
"Waduh. Tadinya papa kira kamu sama dia seagama. Kalau kaya gini kan susah Rei." ucap Alex.
"Aduh kamu. Coba. Apa kamu ada niat menikahinya?" tanya Alex.
"Itu mimpi Rei. Udah lama pah. Papa tahu gak? Waktu itu Rei hampir tergoda olehnya. Rei hampir mengambil First kiss nya." ucap Rei menaikan alisnya.
Alex yang mendengarnya hanya tepuk jidat.
"Terus kenapa gagal?" tanya Alex.
"Emang harus berhasil pah?" tanya Rei bercanda.
"Yeehhh. Jawab!" Alex kesel.
__ADS_1
"Karena Sarah tidak mau pah. Kata dia belum waktunya." ucap Rei mengunggingkan bibir.
"Nah iya. Karena dalam agama mereka. Itu salahsatu hal yang dilarang Rei. Kecuali kalau sudah menikah." ucap Alex.
" Kok papa tahu?" tanya Rei.
"Kan papa gak hanya curhat masalah pendidikan saja sama om Ali. Papa juga sering sharing masalah agama Rei." ucap Alex.
"Oh gitu. Pantes." ucap Rei berpikir.
"Nah. Sekarang papa kasih tahu. Rei. Papa tahu kamu orang yang sangat Religius. Apa kamu sanggup meninggalkan agama kamu karenanya? Atau kamu akan meninggalkanya demi Agama kamu Rei?" tanya Alex.
"Nah. Justru itu Rei aja bingung pah." ucap Rei.
"Lagian kamu. Kenapa tidak memikirkan itu dari awal Rei? Dan sekarang? Papa yakin. Sekarang kamu pasti sudah nyaman denganya Rei. Apa kamu akan seperti papa dulu? Papa susah move on dari wanita Rei. Tidak ada obat saat itu. Sebab itulah Papa langsung menikahi mama kamu Rei. Untuk mengobati hati papa yang terluka. Namun, lama kelamaan papa mencintai mama kamu Rei. Walaupun ya seperti ini. Baru tahu karakter mama kamu pas nikah. Dia sangat keras kepala dan gak mau diatur Rei. Papa hampir putus asa mempertahankan nya." ucap Alex mengela napas panjang.
"Rei juga gak tahu. Kenapa Rei bisa tertarik sama dia. Sekarang Rei. Sudah terlanjur nyaman pah sama dia." ucap Rei.
"Rei. Please! You must be answer! Your girl or Your Religion?" tanya Alex dengan tatapan tajam sambil berdiri.
"For Now. All dad." ucap Rei kembali menatap Alex dengan tajam.
"Not not not. That. Will maybe not happen." ucap Alex tegas.
"Paahhh? Tapi." ucap Rei lirih.
"Tunggu-tunggu Rei. Coba kamu lihat chat dari Alvin." Alex membuka hpnya. Dan memperlihatkan isi chat dari Alvin yang mengatakan. Bahwa dia sempet tertarik sama Sarah. Tapi karena Saran menjalin hubungan sama Rei. Alvin pun mundur.
__ADS_1