
Entah sengaja atau tidak Wilmar malah semakin mengeratkan pelukan nya, dia membawa Valerie dalam dekapan nya, sambil menyeringai ke Papa Tama yang mendengus kesal pada putra sekarang terlihat lebih hidup dari sebelum pernikahan nya.
****************
Wilmar yang baru saja pulang dari kantor, meletakkan tas kantor nya di meja, langkah kaki nya menelusuri taman di mana buah hati nya berada.
Ketemu...
Dua orang yang paling berharga dalam hidup nya itu tengah berdiri di samping hamparan bunga, memperhatikan sepasang kupu-kupu yang saling berkejaran, sesekali mereka hingga di putik mawar yang sedang mekar menampilkan keindahan nya, menyesap madu yang dengan kepakan sayap yang mengalun indah.
"Ah...kamu mengagetkan saja!" teriak Valerie saat tangan besar Wilmar meraih pinggang nya.
Baby Jenno malah menertawakan mommy nya yang terkejut karena ulah sang Daddy yang menggoda mommy nya, bayi berusia empat bulan itu sudah mulai bisa mengenal orang-orang di sekitarnya.
__ADS_1
Saat dia melihat Wilmar tangan nya langsung terukur begitu saja, bahkan dia tidak akan mempedulikan Valerie jika ada Wilmar di samping nya, itu yang kadang membuat Valerie merasa kesal dengan ayah dan anak itu, dia hanya di cari oleh anak nya itu jika ingin menyusu pada nya, andai saja Daddy nya bisa menyusui mungkin dia tidak di butuhkan dalam hal apapun.
"Kenapa sudah pulang" gerutu Valerie saat Baby Jenno berada dalam gendongan suami nya.
Wilmar mengerutkan keningnya...
Heran...
Tentu saja...
Ah wanita, sampai kapan pun pria tidak akan bisa memahami mereka, keluh nya dalam hati.
Dia lebih memilih diam dari pada jawaban nya akan menjadi panjang, sementara Valerie dia menghempaskan tubuh nya di kursi taman yang tak jauh dari tempat mereka berdiri.
__ADS_1
"Daddy nya Jenno, halooo aku sedang bertanya padamu"
"Pekerjaan ku sudah selesai, dan lagi ini sudah jam pulang kerja"
"Ohhh"
"Dia anakku itu menyusahkan mu sepanjang hari heem?" tanya Wilmar yang juga mendudukkan dirinya di samping Valerie.
"Saking menyusahkan nya, aku sampai rindu senyuman nya, dia tidur sepanjang hari dia baru bangun karena tahu Daddy nya akan pulang, aku bahkan baru menggendong nya sepuluh menit yang lalu" ucap Valerie mengeluarkan uneg-uneg nya.
Wilmar yang mendengar itu pun faham dengan apa yang di rasakan oleh istrinya, dia juga heran putranya itu, tidak mau lepas dari nya, bahkan sejak dalam kandungan mommy dia akan membuat mommy nya tidak bisa tidur sebelum dia mengusap perut buncit mommy nya.
Wilmar pun mengelus pipi Valerie menggunakan tangan anaknya, membuat wanita itu menikah kearah ayah dan anak yang duduk di samping nya, Baby Jenno mengulang apa yang di lakukan Daddy nya sendir, membuat Valerie tertawa melihat tingkah baby Jenno yang tertawa kearah nya.
__ADS_1
Ketiga nya saling bercanda satu sama lain, menciptakan suasana kehangatan dalam keluarga kecil mereka, baik Wilmar dan juga Valerie mereka melupakan kesepakatan mereka yang akan berpisah setelah baby Jeno berusia satu tahun, Wilmar membakar kertas perjanjian mereka tepat setelah kelahiran Baby Jenno.