KARMA CINTA PERTAMA

KARMA CINTA PERTAMA
RAKA


__ADS_3

Tunggu dulu ...


Tunggu dulu ...


Siapa nama sekretaris Roan tadi ?


Raka ?


Ah... ada jutaan Raka di dunia ini...


ya kan ???


****


Aku menatap kaget pria dengan pakaian rapih lengkap dengan kacamatanya,menampilkan sosok yang cerdas dan berwibawa.


Sesaat pria itu pun seakan kaget namun menutupi kekagetannya sesegera mungkin.


"Raka ? Raka yang di sekolah kan?!"


Tanyaku memastikan


Ya ! dia salah satu lelaki yang menyatakan cintanya saat aku berada di sekolah menengah atas.


Kenangan masa lalu itu seakan berputar kembali di kepalaku.


Dia kakak kelasku,beda satu tahun denganku.


Dan seharusnya seangkatan dengan Sendy.


Aku sebenarnya tak terlalu mengenalnya,namun aku tahu dia sering memperhatikanku.


Sosoknya memang pemalu dan tertutup sejak dulu,namun dia bukan tipe lelaki yang mau berlama - lama pendekatan.


Dia mengungkapkannya padaku secara langsung


"Aku suka kamu,aku pikir aku gak harus lama - lama PDKT dulu sama kamu.Kita bisa PDKT setelah kita resmi pacaran"


Dia mengungkapkan hal itu dengan santai di koridor sekolah,jawabanku tentu saja tidak.


Pernyataan cinta macam apa itu? aku bahkan merasa sedang dia marahi saat itu.


Tapi dia nampak tak patah arah setelah penolakanku,meski aku selalu berlindung di balik Sendy.


Kini kami di pertemukan,tapi dengan posisi seperti ini.

__ADS_1


Bagaimana aku harus menceritakannya pada Roan? Kalau aku cerita,apa Roan akan langsung memecatnya ?


Membayangkannya saja sudah membuatku merasa bersalah,dia baru saja kehilangan ibunya.


"Selamat siang,Nona"


Dia menyapaku,tak menghiraukan kekagetanku


"Si... siang"


Masih tak percaya dengan sosoknya yang bahkan tanpa ekspresi menyapaku.


"Mulai hari ini saya kembali bekerja dengan dengan Tuan Roan,saya juga akan mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan nona bila diperlukan"


menjelaskan jobdesknya padaku


"Ha... haha... kayanya urus saja Roan ya "


Ucapku sambil tertawa kaku.


Sesaat dia diam mendengar jawabanku.


Simpan saja semuanya rapat - rapat cerita masalalu itu,atau Roan akan bertindak padamu.


"Baik,saya permisi dulu"


Dia sedikit membungkuk dan berlalu dari hadapanku yang masih tercengang dengan kehadirannya.


Selepasnya pergi,aku memijat dahiku sendiri.


Rasanya aku seperti kembali ke masa lalu setelah bertemu dengan Roan.


Bertemu kembali orang - orang dulu yang tak jarang tak ingin aku temui seperti halnya Rani.


Dan kini..


Si kakak kelas es batu yang pernah menyatakan perasaannya padaku adalah sekretarisnya ?!


OH MY ...


***


RAKA


Aku mengatur nafasku saat masuk ke mobil dan memegang erat kemudi.

__ADS_1


Kejutan yang sungguh membuat hatiku berantakan.Bagaimana perempuan itu disini? di rumah Tuan Roan ?!


Dan sebagai istrinya ???


Aku memejamkan mata dan menyandarkan kepalaku di kursi mobil seakan ada beban berat di kepalaku.


Aku menyusuri jalanan ibu kota dengan kecepatan sedang aku mengemudi sambil sedikit kembali ke masa lalu.


Lyra ...


Dia lah cinta pertamaku yang sampai saat ini belum aku lupakan,dan belum ada wanita lain yang menggantikan posisinya.


Aku punya rasa bersalah besar padanya,aku membiarkan dia di bully oleh Mawar teman satu angkatanku karena Ayah Mawar adalah orang yang sering mendonasikan sebagian hartanya untuk sekolah.


Sehingga Mawar punya pengaruh besar di sekolah saat itu,tapi saat itu aku berusaha mencegahnya meski tak pernah Mawar gubris.


Apalah aku yang hanya rakyat biasa ???


Hingga Lyra keluar sekolah aku sungguh merasa bersalah.


Aku terlahir dari keluarga biasa,terlebih almarhum ibu adalah single parent.Aku hampir tak bisa melanjutkan kuliah kalau saja aku tak bertemu Roan di sebuah kampus yang tak sengaja melihat nilai rapot dan beberapa sertifikat penghargaan.


Roan lah yang menyemangatiku untuk mengajukan beasiswa saat itu,dia lah teman berbagi.


Hingga dia lulus dia mengatakan ingin bekerja bersamaku.


Aku merasa berhutang budi besar pada Roan,dia lah teman di saat - saat sulit dulu.


Memang beberapa kali Roan menanyakan perihal Lyra padaku karena tahu aku lulus dari sekolah yang sama dengan Lyra,aku sempat curiga Roan menyukai Lyra.


Tapi baik aku mau pun Roan menyimpan semua cerita kami masing - masing,kami punya kesamaan ...


introvert tingkat dewa


Tapi,aku tetap tak menyangka bahwa Roan akhirnya menikahi Lyra.


Mungkin karena tak mau mengganggu masa duka ku Roan tidak menceritakan tentang pernikahannya.


Tapi...


kenapa harus dia orangnya ????


*Tuan Roan ...


Bagaimana aku menghapus perasaan ini*?

__ADS_1


__ADS_2