Kembalinya Sang Pahlawan Penentu Nasib Dunia

Kembalinya Sang Pahlawan Penentu Nasib Dunia
Chapter 14 : Pedang Anti Sihir


__ADS_3

Pedalaman hutan di malam yang sunyi, terdengar suara pertarungan yang membuat pepohonan bergoyang. Menggunakan sebuah katana, sulit bagi Satoru untuk memberikan luka yang berarti pada iblis tersebut.


"Kukuku... hahahah! ada apa manusia!?" Iblis itu tertawa kencang melihat Satoru yang kesulitan untuk memberikan luka pada dirinya.


"Ku akui kau cukup kuat tuan iblis, tapi aku akan segera membuat mulut mu itu terdiam! Muncul lah Aerial Spada!" Satoru menciptakan Aerial spada, yang memiliki penetrasi tinggi untuk menembus tubuh keras milik iblis tersebut.


Iblis itu terlihat waspada ketika merasakan kekuatan dari pedang yang di gunakan oleh Satoru.


Dengan cepat Satoru menebaskan pedangnya dengan kuat ke arah kepala iblis tersebut. Iblis itu mengangkat kedua tangannya dan menahan serangan kuat itu.


"Kughh!!!" Merasa jika serangan itu sangat kuat karena secara perlahan kulitnya mulai terkikis oleh angin yang tajam. "Jangan meremehkan ku manusia!!!" Iblis itu berteriak dan menguatkan tubuhnya dengan sihir penguat.


Satoru meloncat mundur karena instingnya berkata demikian dan benar saja, iblis itu menembakkan energi sihir yang kuat sehingga membuat tanah di sekitarnya hancur membuat sebuah lubang.


Oi.. oi, apa dia barusan mencoba meledakkan dirinya?


Terkejut melihat tanah yang berlubang Satoru tak sempat bereaksi dengan serangan cepat dari iblis itu.


Bammm!!!


Satoru terhempas hingga membuat sebuah pohon tumbang karena tertabrak oleh dirinya. "Akh!!!" Darah keluar dari mulutnya karena tubuhnya terhempas cukup kuat.


"Ugh!! uhuk!!" Satoru mencoba bangun berdiri dan menahan rasa sakitnya. Karena tak bisa menggunakan sihir, ia tak bisa menggunakan healing magic untuk menyembuhkan dirinya. Satu-satunya cara, Satoru hanya bisa meminum potion penyembuh.


Pada saat itu dirinya tak memiliki satu pun potion, karena selalu terbiasa tak menggunakannya.


Sial... tak kusangka gerakannya jadi secepat itu!


Ughh... tubuhku seperti mati rasa.


Iblis itu berjalan secara perlahan mendekati Satoru. "Hahaha, sekarang kau tau akibat berani melawanku manusia!?" Iblis itu berhenti di jarak lima meter sembari menatap Satoru dengan sinis.


Satoru yang berdiri sambil menahan tubuhnya dengan pedang sebagai tongkat. Nafasnya terengah-engah menahan rasa sakit yang dirasakan.


Tubuhku sudah mulai mencapai batas... tentu saja begitu, aku hanya manusia biasa tanpa sihir di dunia ini.

__ADS_1


Di saat pikirannya mulai pasrah akan keadaan, Satoru melihat bayangan kakeknya dari seberang sungai.


Kakek? begitu yah, jadi aku akan segera menyusulnya...


Saat itu sebuah batu melayang mengenai kepalanya. "Awhh!!! Siapa yang melempar batu!?" Memegang kepalanya yang terkena batu, Satoru melihat kakeknya memegang sebuah batu sembari mengambangkan batu tersebut.


"Apa kau akan menyerah begitu saja Satoru!!!?" Sang kakek berteriak lalu melemparkan sebuah batu lagi kearah Satoru.


Mendengar teriakan itu Satoru tersadar dan menangkap batu yang dilemparkan oleh kakeknya dari seberang sungai.


Itu benar, apa yang kupikirkan?!


Aku tak akan menyerah semudah itu!


Jika aku tak bisa menggunakan sihir, maka...


Akan kubuat lawanku juga tak bisa menggunakannya!!!


"Maaf kakek! sepertinya aku belum bisa pergi ketempat mu!" Satoru berteriak dengan senyuman kepada kakeknya yang berada di seberang sungai, sang kakek tersenyum lalu berbalik dan menghilang.


"Apa kau mencoba untuk kabur sekarang manusia!!?" Iblis itu berteriak dengan sombongnya.


"Hah? kabur? aku tak akan kabur, tapi aku akan membunuh mu!" Satoru memejamkan matanya dan fokus dalam pikirannya.


Sebuah pedang yang dapat menetralkan sihir dan membalikkan nya. Kalau begitu aku akan menggunakan pedang milik Asta yang berada di anime black clover!


"Datanglah!! Metsuma No Tsurugi!!!" Satoru meneriakkan nama pedang yang dia bayangkan, Aerial Spada yang ada di tangannya menghilang dan berubah menjadi sebuah pedang hitam pekat dengan ujung yang lebar.


Metsuma No Tsurugi / Demon Destroyer Sword


Pedang iblis ketiga yang di miliki oleh Asta dalam anime black clover. Pedang ini bisa meniadakan sihir dan elemen. Pedang ini memiliki kemampuan khusus yakni “Fate Release“, yang memungkinkan untuk menyerap dan menghilangkan mantra hingga kedalam tubuh seseorang.


Dengan senyum diwajahnya, Satoru mengangkat pedang itu dan mengarahkannya kepada si iblis. "Ayo kita lanjutkan pertarungannya, tuan iblis"


"Kau kira bisa mengalahkan ku dengan pedang rongsokan itu?" Iblis itu tak bisa merasakan kekuatan apapun dari pedang yang di pegang oleh Satoru.

__ADS_1


Tentu saja hal itu akan terjadi, karena pedang itu adalah pedang penetral sihir. Mau menggunakan sihir apapun, seseorang tak akan bisa merasakan kekuatan apapun dari pedang itu.


"Majulah, biar kutunjukkan kekuatan dari pedang yang kau bilang rongsokan ini atau mungkin kau takut?" Dengan senyum sinis Satoru memprovokasi iblis tersebut.


"Baiklah kalau itu maumu manusia!" Iblis itu membuat sebuah bola sihir kegelapan berukuran besar dan menembakkan nya ke arah Satoru "Darkness Bullet!" Bola sihir besar itu terpecah menjadi kecil sehingga membuat serangan berupa hujan peluru.


Satoru meningkatkan fokusnya dan bergerak maju sembari menangkis tembakan sihir itu dengan pedang nya.


"Mu~ mustahil! bagaimana bisa dia menangkis sebuah tembakan sihir yang begitu cepat dengan sebuah pedang karatan?!!" Sang iblis terkejut melihat Satoru berlari mendekatinya sembari menepis semua peluru sihir yang mengarah padanya.


Iblis itu menggunakan sihir penguat lagi dan mencoba memukul Satoru yang sudah berada tepat di depannya dengan kekuatan penuh.


Sling! slasshh!!!


"Hahah mati kau manusia!!" Iblis itu dengan penuh percaya diri berteriak dengan angkuhnya.


"Apa benar begitu?" Satoru yang sudah berada di belakang iblis itu berbalik.


"Se- sejak kapan kau ada disana!!?" Iblis itu terkejut melihat Satoru yang berada di belakangnya.


"Sudah-sudah, apa kau tak mau mengurusi tangan kanan mu itu?" Satoru menunjuk ke arah lengan kanan milik iblis itu yang tergeletak di tanah.


Iblis yang baru menyadari kalau lengannya terputus berteriak menggeram kesakitan "Uuaaaakkkhhh!!!! le~ lenganku!!?" Ia memegang lengan kanan yang putus dengan tangan kiri sembari menggunakan sihir untuk menghentikan pendarahannya.


"K~ kau! Bagaimana bisa kau memotong lenganku yang sudah di selimuti oleh sihir penguat!?" Iblis itu bertanya pada Satoru karena heran dengan apa yang terjadi.


Sebelumnya Satoru menggunakan Aerial Spada dengan penetrasi yang tinggi, tetapi tetap kesulitan untuk menembus tubuh iblis itu yang sudah di perkuat dengan sihir dan sekarang dia dengan mudahnya memotong lengan iblis tersebut dengan sebuah pedang hitam yang terlihat berkarat.


"Aku tak perlu menjelaskan nya kepada orang yang akan mati bukan?" Satoru mengangkat pedangnya dan mengayunkan ke arah leher iblis tersebut.


Slaashhh!!!


Darah bercucuran mengenai muka Satoru, kepala iblis itu terjatuh ketanah dengan tubuhnya yang masih berlutut.


"Ughh!! kepala ku rasanya mau pecah..." Satoru memegang kepalanya yang begitu sakit setelah pertarungan usai. Tak sanggup menahannya lagi, Satoru terjatuh pingsan di sebelah mayat iblis tersebut.

__ADS_1


Di saat ia terjatuh pingsan, cahaya matahari pagi mulai menyinari dunia kembali.


__ADS_2