
Di sebuah perdesaan yang damai, semua warga beraktivitas seperti biasanya. Hingga seorang anak kecil yang hendak berjalan keluar dari desa menabrak sesosok berjubah hitam.
"Awh! ma~ maaf paman" Ujar anak itu, tak lama kemudian keluar darah dari mulutnya. Tanpa ia sadari tubuhnya sudah terpisah dari kepala.
"Aaaaaa!!!!!!" Semua orang berteriak saat melihat kejadian itu.
Suasana yang damai menjadi kacau hanya dalam beberapa detik, orang-orang berlarian entah kemana, namun tubuh mereka tiba-tiba terpotong dengan begitu cepat.
"Kukuku... hahahah!!!! berterimakasih lah manusia! nyawa kalian yang tak berarti ini akan menjadi persembahan untuk membangkitkan raja iblis yang agung" Teriak sosok itu tertawa keras saat melihat para warga berlarian dengan rasa takut.
Saat sepuluh orang hendak keluar dari gerbang desa, iblis itu langsung memotong kaki mereka begitu cepat, tepat di hadapan rombongan pedagang yang baru sampai disana.
"A~ apa yang terjadi disini...?" Mereka semua tampak syok melihat hal yang mengerikan tepat dihadapan mereka. Tubuh-tubuh warga desa yang tercerai berai berantakan, darah-darah yang mengalir membentuk sebuah sungai kecil.
Para kesatria langsung bergerak kedepan menarik keluar pedang mereka. "Semuanya hati-hatilah dan tingkatkan kewaspadaan kalian!" Ujar Charlotte.
"Iya!!"
Sebuah tawa yang mengerikan terdengar, sesosok berwarna hitam muncul di hadapan mereka. "Kukuku... hahaha, tak kusangka ada tikus yang datang kemari" Ujar sosok itu dengan hawa yang mencekam.
Tubuh para kesatria dan pedagang terlihat gemetar ketakutan. Kuda-kuda mulai panik dan hendak berlari kabur, tapi iblis itu langsung memotong mereka.
Mereka semua tampak syok karena tak bisa melihat gerakan iblis itu saat memotong kawanan kuda yang hendak kabur.
"M~ mustahil kita bisa mengalahkan dia!!!" Teriak histeris salah satu kesatria.
Slassshh!!!
Darah bercucuran, terlihat sebuah kepala terlepas dari tubuh wanita yang berteriak sebelumnya. Tak hanya kepala semua anggota tubuhnya juga terlepas dan tersebar di segala tempat.
"Aaaaa!!!!" Semuanya menjadi panik, para pedagang juga tertebas mati seketika, menyisakan 5 orang kesatria.
__ADS_1
Mereka berlima berkumpul dan mencoba menenangkan diri, menarik pedang, mereka membentuk lingkaran agar bisa melindungi yang lainnya. Iblis itu tampak menyeringai dan diam berdiri melihat kelima kesatria itu berdiri gemetaran.
"Hahaha, kalian ingin melawanku dengan gemetar ketakutan seperti itu?" Ujar iblis itu dengan senyum mengejek. Ia bergerak perlahan mendekati kelima kesatria itu.
Swoofftt!!!
Charlotte menggunakan pedang apinya menyerang iblis tersebut dengan kekuatan penuh. Tapi, iblis itu bisa menahan pedangnya dengan tangan kosong. Tangannya seketika berubah menjadi pedang dan menusuk perut gadis yang ada di hadapannya hingga menembus kebelakang.
"Uuggwaahh!!!!" Darah keluar dari mulut Charlotte, setelah pedang itu ditarik tubuhnya menjadi lemah dan tak sanggup untuk berdiri. Genangan darah melebar di sekitarnya, pandangannya mulai buram, tapi saat mendengar jeritan teman-temannya, Charlotte mencoba menoleh secara perlahan.
Di depan matanya ia melihat teman-temannya dibantai oleh iblis tersebut, anggota tubuh mereka tercerai berai sehingga terlihat sebuah hujan darah dari cucuran darah yang mengalir dari anggota tubuh yang berterbangan di langit.
"To... tolong... j~ jangan bunuh mereka..." Charlotte mencoba meminta iblis itu berhenti saat melihat satu orang teman terakhirnya hendak dibunuh.
Iblis itu menyeringai melihat wajah putus asa milik Charlotte, ia menyeret temannya mendekat ke hadapan gadis itu. "Lihat, ini temanmu yang terakhir" Ujar iblis itu memegang kepala temannya dan menghadapkannya.
"To~ tolong lepaskan dia... kau boleh membunuhku, tapi tolong lepaskan dia..." Ujar Charlotte dengan terbata-bata.
"Kukuku.. hahahaha!!! bagus, wajah itu benar-benar bagus!" Iblis itu tertawa kencang melihat wajah Charlotte penuh akan ke putus asaan.
Iblis itu mengangkat tangannya yang sudah berubah menjadi pedang dan hendak mengakhiri hidup Charlotte.
Stinnkkk!!!
Dengan Aerial Spada di tangannya, Satoru menepis kuat lengan iblis tersebut. "Maaf aku terlambat, apa kau baik-baik saja?"
Charlotte tak bisa menjawabnya, tubuhnya sudah terlihat pucat dan lemas akibat kekurangan darah. Satoru langsung memberikan potion penyembuhan padanya agar bisa meringankan lukanya. Potion itu disiramkan kebagian yang terluka, terlihat luka itu mulai menutup secara perlahan.
"Syukurlah potion tingkat tinggi ini berguna" Gumam Satoru melihat luka itu mulai menutup. Ia bangun berdiri dan melihat sekeliling nya.
A~ apa yang sebenarnya terjadi disini!?
__ADS_1
Satoru tampak syok melihat pemandangan yang mengerikan berada disekitarnya. Ia tampak mual dan menutup mulutnya.
"Hah, ternyata ada satu tikus lagi yang datang dan kulihat kau cukup kuat" Ujar iblis itu dengan angkuh.
Satoru mengarahkan Aerial Spada dan terlihat cukup marah. Ia bergerak dengan cepat menyerang iblis itu, pertarungan terjadi dengan sangat cepat. Pergerakan mereka sulit untuk dilihat, saking cepatnya efek dari pertarungan itu membuat sebuah angin berhembus kuat.
"Sial! tubuhnya juga memiliki sihir!" Gumam Satoru ketika pedangnya tertahan.
"Hahahah! hebat juga kau manusia,apa mungkin kau seorang pahlawan?" Ujar iblis tersebut.
"Hah!? jangan samakan aku dengan mereka!" Satoru menghembuskan angin yang kuat dan membuat jarak dari iblis tersebut.
*Untuk melawannya aku memerlukan Metsuma No Tsurugi, tapi tubuhnya juga cukup keras jadi sulit menghancurkan nya tanpa Aerial Spada.
Apa aku bisa memunculkan dua pedang sekaligus*?
Di saat sedang berfikir iblis itu melesat dengan cepat menyerang Satoru, mau tak mau Satoru harus menahan semua serangannya.
"Ah! tidak ada waktunya untuk ragu! datanglah Metsuma No Tsurugi!!!" Sebuah pedang hitam yang bisa menetralakan sihir muncul di lengan kiri Satoru tanpa menghilangkan Aerial Spada yang berada di tangan kanannya.
Iblis itu terlihat cukup terkejut melihat pedang yang tiba-tiba muncul dan bergerak mundur. "Hmmm... apa kau memiliki sebuah roh pedang?" Ujar iblis tersebut.
"Entahlah! yang kutahu sekarang adalah berfokus untuk memenggal kepalamu!" Satoru bergerak dengan cepat dan menghantam iblis tersebut.
Iblis itu berusaha menahan namun sihir penguat miliknya menjadi hilang ketika terkena luka dari pedang hitam tersebut, kemudian pedang satunya memberikan sebuah serangan penetrasi yang kuat sehingga membuat lengan kanan milik iblis itu terputus.
Melihat lengannya yang terputus iblis itu jadi sadar tentang kekuatan dari keduabpedang yang digunakan oleh Satoru. "Begitu yah, pedang hitam itu memiliki kemampuan untuk melenyapkan sihir, sedangkan satunya memiliki penetrasi fisik yang tinggi" Ujarnya sembari menumbuhkan lengannya yang putus kembali.
Cih! ternyata bisa beregenerasi.
Satoru berdiri diam dengan meningkatkan kewaspadaan nya. Namun, iblis itu tiba-tiba terbang. "Aku akan melepaskan mu kali ini manusia, kita akan bertemu lagi di lain waktu!"
__ADS_1
Iblisnitu pergi dengan sangat cepat kembali ketempat asalnya untuk melapor.