Ketulusan Hati

Ketulusan Hati
Bab 40


__ADS_3

hari terus berganti dan tidak terasa enam bulan sudah mereka leawati, hubungan Adit dan mila berjalan dengan baik walaupun sering ada perdebatan kecil tetapi mereka selalu bisa mengatasi nya.


Hubungan Adan dan Vina pun sudah naik Level menjadi pasangan kekasih karna mereka merdua memang saling jatuh cinta dan karna orang tua mereka pun memang sudah merencakan perjodohan mereka.


Kalo satria dan jenni masih jalan di tempat karna satria nya belum punya keberanian untuk menyatakan cinta nya pada jenni padahal selama beberapa bulan belakangan ini mereka sangat dekat bahkan satria sering berkunjung ke rumah jenni dan berbincang dengan ayah dan ibu jenni. begitupun jenni ia sudah beberapa kali bertemu dengan mommy nya satria dan mereka langsung akrab pada saat itu.


*******


sekarang hari minggu dan ke enam nya pun sudah merencakan untuk liburan bersama mereka sudah merencanakan ini dari jauh-jauh hari.


Mereka berkumpul di rumah Adit karna akan pergi menggunakan mobil pajoro milik adit.


" udah semua belum? jangan sampe ada yang ketinggalan !" ujar Adam pada satria yang sedang menata barang bawaan mereka ke bagasi.


" udah kok, tadi udah gue cek ulang !" sahut satria seraya berkacak pinggang dan manggut-manggut.


" ya udah lah ayo berangkat biar gak terlalu siang nyampe villa nya !" ujar Adit.


Ya. mereka memang akan menginap di villa milik keluarga mehesa, dan orang tua mereka sudah mengijinkan karna mami melati menjamin mereka tidak akan melakukan yang macem-macem karna mami melati sudah mengutus orang kepercayaan nya untuk mengawasi mereka.


" ayo lah, sini biar gue aja yang nyetir !" sahut satria merebut kunci mobil dari tangan Adit.


mereka ber enam langsung memasuki mobil milik Adit dengan satria yang menyetir di temani jenni di samping nya, di kursi baris ke dua ada Mila dan vina sedang kan Adam dan Adit duduk di kursi paling belakang. memang mereka sengaja mengatur tempat duduk seperti itu biar tidak ada yang mencari kesempatan dalam kesempitan walaupun mereka tidak niat seperti itu tapi ya nama nya setan kan kita gak tau.


Liburan kali ini mereka akan menginap di Villa keluarga Mahesa yang letak nya di daerah bandung, dalam perjalanan di isi dengan obrolan yang sesekali membuat mereka tergelak dan satria juga menyalakan Radio sehingga terkadang mereka juga ikut bernyanyi.


" Moy minta cemilan dong !" ucap Adit sambil melingokan kepala nya ke kursi yang di duduki oleh mila.


" cemilan yang mana ?" tanya mila karna mereka memang membawa cukup banyak cemilan.


" ciki keju aja tuh yang itu !" tinjuk Adit sambil tangan nya usil memainkan hijab Mila.


" Ayy jangan jail apa, aku susah nih jadi nya !" protes Mila.

__ADS_1


" heheh maaf moy !" cengir Adit cengengesan.


Adam dan Vina sedang asik menonton Film di Hp milik Vina dengan adam yang menyenderkan dagu nya di kursi Vina.


" je tolong ambilin minum dong !" ucap satria. memang sekarang satri memanggil jenni dengan panggilan Je bukan mba Lagi begitupun dengan yang lain karna jenni sering protes kalo di panggil mba.


yang lain memangil jenni dengan sebutan jen lain hal nya dengan satria yang memanggil dengan sebutan Jeje.


" Nih !" sahut jenni dengan menyodorkan sebotol minuman yang sudah ia buka tutup nya.


" mau cemilan gak ?" lanjut jenni bertanya pada satria.


" boleh lah, bukain kripik kentang aja !" sahut Satria dengan mata yang sesekali melirik ke arah Jenni karna ia sedang fokus menyetir.


Jenni langsung membuka kripik kentang permintaan satria dan memberikan nya pada lelaki itu, tapi ketika melihat satria yang kesusahan alhsil jenni kembali merebut bungkusan itu dan menyuapi kripik itu pada satria.


Ke empat orang di belakang sudah biasa melihat kelakuan mesra mereka walaupun tidak ada hubungan apa-apa selain berteman.


" lumuyan sekitar 2 jam'an lagi lah !" sahut satria setelah menelan keripik kentang nya mereka melewati tol cipularang.


" kalo kamu ngantuk tidur aja je nanti kalo udah sampe aku bangunin !" lanjut satria dengan lembut. semenjak mereka dekat satria memang mengubah panggilan nya menjadi aku-kamu biar tidak terlalu formal jika pake panggilan Saya.


🐰🐰🐰🐰🐰🐰


setelah perjalanan lebih dari tiga jam karna sempat terjebak macet akhir nya mereka tiba di villa milik keluarga mahesa.



Mereka semua Langsung masuk ke dalam villa tersebut dan sudah di tunggu oleh mbok Sum seorang wanita paru baya yang di tugaskan oleh mami melati untuk membersihkan villa itu dan dia juga yang akan mengawasi mereka ber enam.


" Mbok apa kabar ?" tanya Adit mengalami mbok sum di ikuti oleh yang lain juga.


" alhamdulillah mbok baik den, aden kamana wae atuh gak pernah kemari ?" jawab mbok sum sambil mempersilahkan mereka masuk.

__ADS_1


" Adit sibuk mbok bantu papi di kantor sama ngurus Resto !" ucap Adit . mereka memang dekat karna Adit dan keluarga nya sering berlibur di villa ini.


" Ya udah atuh sok mangga istirahat dulu !" ujar mbok sum lalu mengantar mereka ke kamar masing-masing.


Tetapi para cewe memilih tidur barengan dan para cowo pun juga mengikuti nya alhasil hanya dua kamar yang di pakai padahal mbok sum udah membersihkan beberpa kamar.


" istirahat dulu Den, non mbok pamit dulu mau masak buat makan siang !" pamit mbok sum dan berlalu meninggalkan mereka be enam.


kamar yang akan mereka tempati itu letak nya bersebelahan jadi kalo ada apa-apa gampang.


" istirahat sebentar terus abis ini kita makan siang !" ujar Adit sebelum mereka memasuki kamar karna memang sekarang sudah jam 11 siang.


Lalu mereka memasuki kamar masing-masing dan membersihkan diri setelah itu mereka langsung mengistirahatkan diri karna merasa lelah setelah perjalanan jauh.


♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎


Jam sudah menunjukkan pukul 12.30 mbok sum mengetuk pintu kamar mereka bermaksud mengajak makan siang karna masakan yang ia buat sudah siap untuk di santap.


" Silahkan Den, Non bibik balik ke dapur dulu !" pamit Mbok sum begitu sudah selesai menyajikan makanan nya di meja makan.


" makasih mbok !" ucap mereka serentak.


" mbok udah makan ?" tanya Adit.


" udah Den tapi bareng sama kang jajang !" sahut mbok sum. kang jajang adalah suami mbok sum yang bertugas merawat kebun di villa itu.


" ohh ya udah kalo gitu bik, kita makan dulu ya !" sahut Adit diangguki oleh mbok sum kemudian wanita paru baya tersebut pamit kembali ke dapur.


Mereka langsung memakan makanan tersebut dengan lahap karna memang mereka sudah kelaparan sejak tadi.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya para kesayangan 😘 terima kasih ❤

__ADS_1


__ADS_2