
Pagi ini Nela bangun lebih awal dari biasanya... bahkan rumahnya masih gelap gulita,,, pertanda msih belum ada satu orang pun yang bangun selain dia...
Dia merasa sangat bersemangat ,,, karena hari ini adalah hari yang paling dia tunggu tunggu ,,, hasil dari jeri payahnya kuliah selama 6 semester terjawab hari ini,,, dia sungguh lega.
Dia membuka lemari nya dan mengeluarkan kebaya berwarna hijau pupus dihiasi butiran - butiran kecil berkilauan yang sudah dibelikan papanya minggu kemarin,, ,Dia terus tersenyum memandangi kebaya itu ,,dia tak sabar ingin segera memakainya dan berfoto untuk dikirim ke papanya,,,
Seketika air matanya jatuh membasahi pipinya ,,, karena mengingat papanya yang tidak bisa hadir di wisudanya nanti,,,
"Andai nanti papa bisa hadir di wisuda Nela,, ,pasti kebahagiaan Nela akan lebih sempurna" ucap Nela memandangi foto papanya dan mencium nya disertai isak tangis yang menyesakkan dadanya...
Dert... dert...
Tertera nama PAPAKU SAYANG dilayar handphonenya,,, Dia pun terkejut dan langsung menekan gambar telpon warna hijau,,,
Nela : "Assalamualaikum papa " ucap Nela manja sambil tersenyum bahagia
Papa Sanjaya : "Waalaikumsalam anakku sayang.. apa papa menganggu tidurmu nak? "
Nela : " Tidak sama sekali pa,,, Nela sudah bangun dari tadi pa ,,,,dan Nela justru sangat senang karena papa menelpon pagi pagi " ucap nela sambil mengusap air mata yang mulai berjatuhan lagi
__ADS_1
Papa Sanjaya : " Selamat ya sayang untuk wisuda kamu nanti ,,, maaf papa tidak bisa hadir " suara sedih papa Sanjaya mulai terdengar
Nela : " Tidak apa-apa pa... papa jangan sedih gitu donk,, kan Nela jadi ikut sedih juga" bernada sedih,,,, " papa sudah telpon gini saja,,, Nela udah seneng banget pa " lanjut Nela mencoba melegakan hati papanya
Papa Sanjaya : " Iya sayang... semangat ya nanti wisudanya,,, semoga berjalan lancar dan kebahagiaan selalu menyertaimu nak "
Nela : "Aamiin.. siap makasih pa,,, " senyum terpancar di wajahnya
Papa Sanjaya : " Ya sudah sana,,, cepat mandi lalu sarapan habis itu berangkat ke salon langganan mamamu "
Nela : " baik papaku sayang... nanti setelah berdandan Nela akan mengirim foto untuk papa dan membuat papa panggling dengan kecantikan Nela,, hahahahaha" tawa Nela sembari menutup mulutnya dengan satu tangannya
Nela : " Iya pa... Nela mau mandi dulu ya pa,, ,papa baik-baik disana,, makan teratur , tidur yang cukup dan gak boleh banyak ngerokok" ucap Nela tegas
Papa Sanjaya : " Siap yang mulia ratu " sambil senyum terkekeh " Assalamualaikum"
Nela : " Waalaikumsalam pa " Nela pun ikut senyum terkekeh
Nela memang sangat perhatian pada papanya,,, selama ini dia yang selalu mengurus papanya karena mamanya yang memang selalu sibuk sendiri,,, mulai dari main hp, shopping, nyalon sama arisan,,, Jadi Nela sangat tau semua kebiasaan papanya dan semua yang disukai maupun yang tidak disukai papanya....
__ADS_1
Pukul 04.30 pagi
Nela sudah selesai mandi dan ganti pakaian menggunakan dress panjang 7/8 dengan lengan panjang berwarna putih tulang dan memoleskan pelembab serta bedak tipis,, menambahkan lipgloss warna bibir sehingga menambah kecantikan alami Nela ,, dia memang diadopsi oleh keluarga yang kaya raya akan tetapi dia selalu tampil sederhana ,,, dia selalu sadar diri bahwa dia hanyalah anak pungut yang bisa saja suatu saat dia di usir keluar dari keluarga kaya raya itu.
Nela menuju ke arah dapur dan mendapati Bi Nur sedang mempersiapkan beberapa bahan makanan yang akan ia masak nanti, ,
" Bi Nur... " Sapa Nela tersenyum senang
"Eh iya non " jawab bi Nur kaget
"Non mau berangkat sepagi ini ke salon? apa salonnya sudah buka? " tanya Bi Nur
" Iya sudah bi,, soalnya papa udah pesen minggu kemarin kalau aku di dandani jam 05.00 pagi " jawab Nela
"Tapi non,, bibi masih belum masak? apa mau di buatin mie instan dulu? " tanya bi Nur
" Gak usah bi,,,, aku sarapan roti sama selai aja" ucap Nela ke arah penyimpanan roti lalu menuju ruang makan untuk mengambil selai
Selesai makan,,, Nela menuju kamar mamanya untuk berpamitan ke salon dan bilang kalau nanti dari salon langsung ke tempat wisuda ,,, Dia mencium punggung tangan mamanya lalu pergi ke garasi untuk meminta tolong mang ujang mengantarnya ke salon. ...
__ADS_1