
Mobil Dimas sudah sampai parkiran dimana acara wisuda diadakan,,, Sita langsung melihat Nela dan mengajaknya segera keluar karena mereka sudah telat 15 menitan,,,
Nela dan Sita pun segera turun dari mobil,,,
" Huft dasar tu si adek,,, kenapa aku harus di tinggal sendiri. , emang dikira aku sopir?? " ujar Dimas sambil tersenyum memandangi wajahnya di kaca spion mobil dalam dan menyisir rambut dengan tangannya,,,
Dia pun melihat ada paper bag berisi kotak besar di kursi penumpang,,
"Itu kan barang milik cewek itu,, kenapa gak dibawa,, apa memang sengaja gak dibawa y!!! biar bisa minta antar pulang " ucap Dimas kesal,,
Lalu dia keluar dari mobil dan berjalan ke arah depan tapi dia masih melihat ke belakang untuk menekan tombol kunci pada kunci mobilnya,,,
BRAK...
Dia terkejut karena ditabrak seorang wanita dan membuat wanita itu terjatuh,, dia merasa tidak asing dengan pakaian yang dipakai wanita itu,,,
"Kamu gak papa" tanya Dimas
"Gak papa mas " jawab Nela dan mendongakkan kepalanya ke arah Dimas
__ADS_1
"Kamu.. " Ucap Dimas kesal dengan mata melotot
"I... iya mas,,, maaf,,, aku memang salah,,, aku tadi lari buru-buru mas " jawab Nela menjelaskan
"Hmmmm... " jawab Dimas lalu berlalu pergi tanpa berusaha membantu Nela bangun dari lantai,,,
"Mas... " panggil Nela sambil berdiri dan mengebas-ngebas baju nya yang kotor karena terjatuh tadi
"Kenapa lagi? " tanya Dimas menghentikan langkah kakinya tanpa menoleh pada Nela
.
"A.. aku mau mengambil high hills ku di dalam mobilnya mas " ucap Nela gugup
"Makasih mas... " ucap Nela tersenyum ke arah Dimas,,, akan tetapi Dimas sangat acuh seakan tak mendengar perkataan Nela
"Dasar... itu orang apa robot? kaku banget,, gimana bisa Sita menyukai lelaki seperti itu,, kalau aku amit-amit,, mending jomblo aja dech" suara kecil Nela serambi memakai high hillsnya
Ternyata perkataan Nela masih dapat didengar oleh Dimas,,,
__ADS_1
"Kamu bilang apa hah??? " bentak Dimas
"M... mmmmmm enggak mas," jawab Nela ketakutan lalu pergi berlari meninggalkan Dimas
"Dasar cewek aneh " ujar Dimas
Selang beberapa menit,,, Sita melihat Nela masuk dan membuat mata para lelaki penggemar Nela yang sedari tadi mencari keberadaan Nela langsung tercengang melihat kecantikan dan keanggunan Nela memakai kebaya yang menempel di badannya sehingga mengikuti bentuk badan Nela yang begitu seksi...
Hampir semua orang menatapnya berjalan dari pintu utama untuk mencari tempat duduknya karena dia memang datang terlambat ,, Nela hanya tertunduk malu karena menjadi tontonan banyak orang ,,,
"Aduuuh... mimpi apa aku semalam,,,kenapa aku bisa merasa dipermalukan sekali hari ini,, pasti banyak yang berfikir kalau aku lulusan sarjana yang kurang disiplin dan tidak bertanggung jawab,,, gimana ini " gunam Nela
" Nel.... " panggil Nia sambil melambaikan tangan kecil dan menunjuk tempat duduk kosong disebelahnya yang bernamakan NELA SANJAYA di sandaran kursinya
Nela pun langsung menuju tempat duduknya dan menghela nafas panjang untuk menghilangkan kepanikan dan fikiran-fikiran negatifnya,,,
Acara pun berlangsung dengan lancar dan di isi penuh dengan kebahagiaan,, semua sarjana berkumpul mencari keluarga mereka masing-masing,,, berbeda dengan Nela,, dia hanya duduk diam di tempat duduknya karena dia tau,,, mamanya tidak mungkin mau menghadiri wisuda nya ini,,, karena setiap ada pertemuan wali murid,, papanya lah yang selalu bersedia menghadirinya,,,
Nela mulai menunduk dan meneteskan butiran kecil dimata indahnya itu,,,
__ADS_1
"Papaaaa.... " panggil Nela lirih
"Andai papa bisa datang disini,, pasti aku tidak akan kesepian seperti ini hiks hiks hiks...." air mata Nela semakin membanjiri pipinya