
Seharusnya Sita sampai di salon MONALISA 5-10 menitan karena memang jaraknya yang tidak begitu jauh ,,,akan tetapi jalanan yang cukup macet membuat perjalanan mereka jadi lambat.
20 menit kemudian
Sita sampai di salon tempat Nela menunggunnya ,,,
Sita lalu menelfon Nela agar keluar dari salon untuk segera ke mobilnya karena waktunya sudah mepet,,, 30 menit lagi acara wisuda sudah akan dimulai,,,
Nela pun langsung keluar dari salon dan menuju ke mobil Sita ,,, Dia melihat Sita melambaikan tangan di tempat duduk depan samping kemudi,,,
"Masuk Nel" ucap Sita
Nela pun membuka pintu mobil belakang dan menaruh paper bag yang berisi kardus besar di samping tempat duduknya...
__ADS_1
"Maaf Nel... kamu jadi nunggu lama soalnya jalanan macet banget " ucap Sita sambil melihat ke arah Nela
"Iya gak papa Sit,, justru aku yang makasih kamu udah mau jemput aku " jawab Nela tersenyum
"Ya udah mas... ayo jalan,,, kita agak ngebut y!! takutnya telat mas! " ucap Sita kepada seorang lelaki yang sedang duduk di balik kursi kemudi,,,
"Siap tuan putri " ucap lelaki tersebut dengan lembut ditambah senyuman manisnya
Nela yang mendengar perkataan lelaki itupun langsung menoleh kearah spion dalam mobil,,, betapa tertegunnya dia,,, tampak seorang lelaki yang mungkin ditaksir dari wajahnya sekitar 5 tahun lebih tua darinya... lelaki itu mempunyai wajah yang sangat tampan,,, alisnya yang tebal,matanya yang sedikit sipit, giginya yang gingsul, hidungnya yang mancung ditambah lagi kulitnya yang putih dan bersih.
Jalanan begitu padat merayap.. sehingga memperlambat laju mobil mereka ,, dan membuat Nela sesekali mencuri pandang lelaki itu dari kaca spion mobil dalam,,,
"Kamu ngapain ngeliatin aku terus? " ucap lelaki itu sinis dengan pandangan tetap fokus ke depan
__ADS_1
"A.. a... aku mas? " tanya Nela sambil mengangkat tangan dan menunjuk jari telunjuknya ke wajahnya
"******... dia tau kalau aku melihatnya,,, bagaimana ini,,, betapa memalukannya diriku ini" gunam Nela
" Iya kamu ,,, emanag ada orang lain di sebelah kamu" Ucap lelaki itu dan bersikap sangat dingin
"Mm.... maaf mas " ucap Nela terbata ketakutan dan malu
" Aduuuh... nie cowok ganteng banget tapi kok sikapnya nakutin gitu y!! aku sih gak mau kalau sama cowok ketus kayak dia ,,, kasian kamu sit,,, kenapa kamu harus pacaran sama cowok kasar kayak dia " batin Nela sambil melihat ke arah luar jendela mobil
"Udah udah... apaan sih mas? lagian mas pede banget ngatain Nela ngeliatin mas,,, asal mas tau y!!! banyak banget lho cowok yang ngejar-ngejar Nela,, bahkan mereka lebih ganteng dari mas " Ucap Nela membela sahabatnya yang pastinya merasa malu dan takut sama sikap kakaknya
Tentu saja lelaki yang sekarang sedang duduk dibalik kemudi adalah Dimas Anggara kakak Sita,,, kakaknya memang baru datang dari Paris bulan kemarin ,,,mereka hidup terpisah semenjak perceraian orang tuanya,,, Dimas tinggal di paris bersama mamanya sedangkan Sita tinggal bersama papanya di Jakarta. Jadi tak heran jika Nela tak kenal dengan Dimas...
__ADS_1
"Hmmmm.... " jawab Dimas singkat tanpa menoleh pada Sita
Akhirnya 45 menit berlalu,,, mereka sampai dimana tempat acara wisuda berlangsung dan pastinya mereka telat karena acara sudah mulai 15 menit yang lalu.