
Jenni menoleh ke arah lelaki itu dan menatap lekat manik hitam milik satria, ia tidak percaya jika satria akan menyusul nya sampai sini dan meminta maaf pada nya karna yang selama ia tau saat berpacaran dengan lelaki itu sifat satria agak egois dan ingin menang sendiri juga kekanakan.
" Minta maaf ?" Tanya jenni menatap lekat ke arah satria membuat lelaki itu gugup setengah mati karna tidak pernah jenni menatap nya datar seperti itu selama mereka berpacaran kurang lebih satu tahun lama nya, jenni akan selalu mengalah jika ia bertingkah menyebalkan.
Baru saja satria akan menjawab bibi sumi sudah datang dengan membawa minuman beserta cemilan untuk satria.
" Silakan di minum dulu nak, maaf ya seadanya !" Ujar Bibi sumi membuat satria meringis tidak enak.
" Terima kasih bik maaf sudah merepotkan !" Jawab Satria merasa sungkan.
" Gapapa nak, jen ajak temen nya minum dulu !" Ucap Bik sumi dan beralih pada sang ponakan.
Jenni hanya mengangguk menjawab ucapan sang bibi kemudian ia pun mempersilakan satria untuk minum lebih dulu dan mau tak mau lelaki itu pun menuruti nya walaupun rasa nya sangat sulit untuk sekedar menelan air saja.
" Jen aku bener-bener minta maaf sama kamu, aku tau kalau aku salah dan aku egois tapi aku khilaf jen !" Ucap Satria setelah beberapa saat hening.
Jenni menghela nafas panjang mendengar penuturan satria yang berkata jika diri nya khilaf, lantas jika saja jenni tidak mengetahui semua ini apa mungkin satria akan sadar, itulah yang ada di benak jenni.
" Khilaf, kamu bilang kamu khilaf. apa mungkin kalau sampai saat ini aku gak tau hubungan kamu sama dia apa kamu bakal sadar kalau kamu punya aku saat itu, aku rasa engga karna kamu sangat mencintai nya sehingga kamu lupa jika ada aku saat itu yang jadi pemilik hati kamu !" Hati satria mencelos saat mendengar perkataan jenni yang sial nya pernah terpikir di benak nya.
" Aku capek Sat selalu berusaha ngertiin kamu karna aku sadar usia aku lebih tua dari kamu dan mungkin kamu masih ingin bermain di luar sana sehingga kamu lupa bahwa ada yang selalu khawatir saat kamu gak ada kabar, ada yang selalu nunggu kamu di saat kamu menghilang, dan sekarang aku putusin buat nyerah bukan karna aku gak cinta lagi sama kamu, tapi karna aku sadar hati kamu belum sepenuh nya buat aku !" Lanjut Jenni dengan menggebu menahan segala emosi yang sudah ia tahan sejak lama.
__ADS_1
" Sekarang hubungan kita selesai sampai di sini dan kamu bebas untuk menjalin hubungan dengan siapa aja karna sudah gak ada aku yang menjadi penghalang kamu !" Ucap Jenni dan tanpa sadar air mata menetes dari sudut mata nya membuat satria ikut merasa sesak di dada nya.
" Jen pliss aku minta maaf, tolong jangan kaya gini. bilang sama aku apa yang harus aku lakuin biar kamu bisa maafin aku dan kita bisa kaya dulu lagi !" Sahut Satria mengiba membuat jenni memalingkan wajah nya ke arah lain karna ia yakin hati nya tidak akan kuat melihat raut sendu di wajah tampan itu.
" Kamu gak perlu melakukan apapun karna aku udah maafin kamu, tapi untuk kembali bersama kaya dulu maaf aku gak bisa, karna kaca yang pecah tidak akan bisa kembali lagi walaupun bisa ia tidak akan sama begitu juga dengan hati aku !" Ucap Jenni semakin membuat dada satria seperti terhimpit beban berat dan itu sangat menyesakan.
" Jen !" Lirih satria tetapi jenni hanya acuh tak acuh mendengar nya.
Jenni pun merasakan sesak yang sama bagaimana pun ia masih mencintai satria karna jenni tulus dengan lelaki itu, tetapi jenni tidak mau jika terus-terusan harus di sakiti dan lagi pula saat ini usia nya semakin bertambah dan jenni butuh sosok yang benar-benar serius dengan nya bukan hanya untuk sekedar main-main saja.
" Kalau sudah tidak ada yang di bicarakan lebih baik kamu pulang !" Usir jenni karna semakin lama ia semakin tidak sanggup melihat wajah sedih pria yang masih dicintai nya hingga saat ini.
Untuk sesat satria bergeming hingga helaan nafas berat pun ia hembuskan guna menghilangkan rasa sesak yang menjalar di hati nya akibat penolakan jenni.
" Aku bakal pulang, tapi harus kamu inget kalau aku gak akan nyerah sampe kamu mau balikan sama aku !" Ucap Satria sebelum ia melangkahkan kaki nya meninggalkan kediaman bibi sumi.
Selepas kepergian satria tangis jenni pecah saat itu juga dengan menekan kuat dada nya ia berharap rasa sesak itu segera menghilang tetapi pada kenyataan nya rasa sakit itu tetap ada.
Bibi sumi menghampiri jenni dan memeluk keponakan nya itu karna ia pun sudah tau permasalahan jenni dengan satria dan tadi ia tidak sengaja menguping pembicaraan mereka.
" Kalau jodoh pasti gusti allah akan kembali mempersatukan kalian, berdoa dan ikhtiar minta sama gusti allah agar kamu di berikan jodoh terbaik, Udah jangan nangis !" Tutur bibi sumi dengan lembut karna ia pun sangat menyayangi jenni seperti anak kandung nya sendiri.
__ADS_1
" Tapi kenapa sakit Bik, padahal jen udah berusaha ikhlas supaya dia bahagia !" Ucap Jenni di sela isak tangis nya.
" Udah jangan nangis lagi mending sekarang kamu istirahat !" Sahut Bik sumi sambil menghapus air mata di pipi jenni.
Jenni pun menuruti ucapan sang bibi dan masuk ke dalam kamar nya jika ia sedang menginap di sini karna untuk saat ini jenni butuh waktu untuk sendiri.
Sementara Satria tidak langsung kembali ke Jakarta ia mencari hotel terdekat atau penginapan karna saat ini pikiran nya benar-benar sangat kacau, karna apa yang ia takuti menjadi kenyataan kalau jenni menolak untuk kembali bersama nya.
" Gue harus gimana biar jenni percaya lagi sama gue?" Gumam satria sendu, saat ini ia sudah berada di. penginapan yang tidak jauh dari kediaman bibi Sumi mungkin hanya 15 menit jika menggunakan mobil.
Saat sedang asik merenung handpone nya berbunyi menandakan ada panggilan masuk dan satria menghela nafas kasar saat melihat nama yang tertera di handpone nya.
" Ck mau apalagi sih dia !" Gerutu satria sambil berdecak sebal saat sang mantan kembali menghubungi nya padahal semalam satria sudah menjelaskan semua nya tetapi wanita itu sudah terlanjur kembali baper oleh pesona satria.
Satria lebih memilih mematikan ponsel nya karna saat ini ia ingin fokus dengan jenni dan memikirkan bagaimana cara nya agar wanita itu mau kembali padanya.
❤️❤️
,***JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG KARYA ECHI YA PARA KESAYANGAN 🥰 MAACIHHH 🙏🙏
LUV YU ❤️❤️❤️❤️❤️***
__ADS_1