Ketulusan Hati

Ketulusan Hati
Bab 50


__ADS_3

walaupun harus bolak balik ke kamar mandi tetapi satria merasa senang karna jenni masih perduli pada nya terlihat dari raut wajah nya yang sangat khawatir.


" Makasih beib kamu masih peduli sama aku !" Ucap Satria membuat jenni Resflek melepas genggaman tangan nya pada tangan satria.


" Sama-sama, lagian kamu kaya gini juga karna aku !" Sahut Jenni berusaha biasa saja menatap Satria padahal hati nya sudah ketar-ketir takut kembali terpesona.


" Gak peduli yang penting kamu masih perhatian sama aku, gapapa aku rela walaupun harus masuk rumah sakit sekalipun asalkan kamu tetep sama aku !" Ucap Satria membuat pipi Jenni merona.


" Apa sih, mana tega aku buat kamu sampe masuk rumah sakit!" Jawab Jenni tanpa menatap wajah Satria.


" Cie pipi nya merah !" Goda Satria sambil mencolek pipi Jenni.


Jenni langsung menepis tangan Satria yang sedang mencolek pipi nya karna ia merasa malu karna ketahuan blushing.


" Balik sama aku ya Jen !" Ucap Satria sontak saja langsung membuat jenni terdiam.


" Kenapa ?" Tanya Jenni membuat Satria menautkan alis nya bingung.


" Kenapa apa nya !" Jawab Satria bingung.


" Kenapa kamu minta aku balik sama kamu ?" Ujar jenni seraya menatap dalam ke arah mata Satria.


" Karna aku cinta sama kamu Beib !" Jawab Satria lugas membuat jenni terkekeh kecil mendengar nya.


" Cinta, kamu lupa apa yang buat kita putus ?" Tanya Jenni membuat Satria terdiam.


" Udah lah Sat aku tau kamu tuh gak cinta sama aku, kalau kamu cinta kamu gak akan mendua !" Lanjut Jenni semakin membuat Satria menundukan kepala nya.


" Jen sumpah saat itu aku khilaf, gak tau kenapa saat aku ngeliat dia aku kaya kembali ke masa lalu sampe aku gak sadar kalau aku udah punya kamu !" Jawab Satria membuat Jenni berdecak sinis.


" Enak yah kamu ngomong nya, kemaren khilaf dan sekarang ke aku lagi besok khilaf lagi terus balik lagi ke aku, kamu pikir aku tempat wisata yang bisa seenaknya kamu datengin di saat kamu jenuh, aku punya hati Sat !" Sentak Jenni membuat Satria terkesiap karna selama berpacaran dengan nya Jenni tidak pernah berbicara tinggi walaupun wanita itu agak bar-bar.


" Maaf Jen !" Ucap Satria yang tidak tau lagi harus bicara apa.

__ADS_1


" Aku rasa Urusan kita udah selesai dan sekarang kamu bisa pergi dari sini !" Ujar Jenni tanpa menatap Satria.


Satria menghela nafas panjang dan berdiri dari duduk nya, sekarang ia benar-benar sudah tidak punya harapan lagi untuk bersama Jenni karna wanita itu sudah sangat membenci nya.


" Aku minta maaf buat semua nya, dan terima kasih sudah menemani aku selama satu tahun kemarin, maaf aku udah buat kamu sakit. semoga nanti kamu dapet pengganti yang jauh lebih baik dari aku, sekali lagi aku minta maaf Jen, aku pamit !" Ujar Satria dengan Lesu dan menatap sedih ke arah wanita itu.


Satria melangkah kan kaki nya meninggalkan kediaman bibi sumi dengan tangan kosong karna ia tidak berhasil membujuk Jenni untuk kembali pada nya, Satria juga harus siap menerima omelan dari sang mommy karna ia sudah menyia-nyiakan calon menantu kesayangan nya itu, bukan tidak ingin berjuang lebih jauh tetapi satria tidak ingin jenni semakin membenci nya jika ia terus bersikap seperti ini.


Setelah Satria menghilang dari pandangan nya tubuh Jenni langsung lurus ke lantai dan air mata pun tidak bisa ia bendung lagi, jujur dalam lubuk hati nya Jenni masih sangat mencintai Satria tetapi wanita itu lelah jika harus menghadapi sikap satria yang seperti itu dan lagi pula di usia Jenni yang sekarang wanita itu ingin sebuah kepastian dan Jenni tau jika Satria masih ingin menikmati masa muda nya.


" Bismillah semoga ini yang terbaik, aku harap kamu bahagia Sat !" Gumam Jenni dan langsung beranjak menuju kamar nya untuk mempacking barang milik nya karna besok ia akan kembali ke ibukota untuk memulai kembali kehidupan nya.


Sedangkan Satria Langsung kembali ke ibukota saat itu juga dalam keadaan kacau Satria berusaha fokus membawa mobil nya.


Satria menyalakan radio di dalam mobil nya untuk mengusir rasa sepi yang sedang menghinggapi nya saat ini tetapi lagu yang muncul malah semakin membuat hati nya galau.


Terasah batin ini saat ku mengingat


sejenak tentang kita bersama


yang takkan pernah aku raih dengan dirimu


namun semua kenangan yang terindah


takkan pernah terkikis meski harus terhempas


oleh sang waktu


walau terasa berat ku rasakan


menjalani kisah ini tanpa engkau di sisi ku


Mata Satria berkaca-kaca mendengar lagu itu walaupun begitu ia tetap tidak berniat mengganti lagu nya.

__ADS_1


*Meski ku coba berpapas dari bayang indah mu


Tak bisa aku pungkiri ku masih mencintai mu


walau ku harus meredam getir menahan pilu


merasakan lara di hati ku*


Satria terus mendengar kan lagu itu hingga selesai dan hati nya semakin kacau saat kembali mengingat Jenni.


Dan tanpa di sadari oleh Satria dari arah depan ada sebuah mobil kontainer yang sedang melaju dengan kencang dan nampak jika mobil besar itu seperti oleng dan tidak lama kemudian mobil kontainer tersebut langsung menghantam mobil Satria tanpa lelaki itu sempat menghindar.


Brak


terdengar suara tabrakan yang sangat memekak telinga membuat orang-orang di sekitar berteriak histeris karna sudah terjadi tabrakan beruntun dan Satria menjadi salah satu korban nya.


Mobil Satria nampak ringsek karna terjepit badan kontainer dan keadaan satria pun terlihat tidak baik-baik saja karna banyak darah di sekujur tubuh nya.


" *Maafin aku Jen, i love you !" Ucap satria sebelum ia menutup mata nya karna tidak sadarkan diri.


Orang-orang di sekitar sana langsung berusaha menyelamatkan mereka yang masih bisa di selamat kan, tidak lama polisi datang bersama beberapa mobil ambulance dan langsung berusaha mengevakusi korban.


Sedangkan di posisi jenni perasaan wanita itu tiba-tiba saja menjadi tidak enak dan hati nya terus saja menggumam kan nama satria, entah kenapa perasaan nya mengatakan jika lelaki itu sedang tidak baik-baik saja.


" Kenapa sama hati aku, kok kaya gak enak begini sih? ya allah semoga kamu baik-baik aja sat !" Do'a jenni tanpa ia tau jika lelaki itu sedang menghadapi maut.


Jenni tetap berusaha tenang dan tidak mau terlalu memikirkan hati nya yang gelisah memikirkan satria karna mulai sekarang ia akan mencoba move on dari lelaki itu walaupun jenni tau itu gak akan mudah karna hati nya sudah sangat mencintai satria.


Jenni terus melanjutkan aktivitas nya tanpa menghiraukan perasaan khawatir nya pada satria.


🍂🍂🍂*


***jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya para kesayangan biar echi makin semangat up nya 🥰 terima kasih 🙏😘

__ADS_1


Luv yu ❤️❤️❤️***


__ADS_2